14:00 . Uniknya Lukisan Siluet dari Kantung Plastik Bekas   |   13:00 . Penjahit Kebaya Modern Raup Omzet Menggiurkan   |   12:00 . Asa Produsen Arang di Pinggiran Hutan   |   11:00 . Desa Tlogorejo Dicanangkan Menjadi Sentra Perikanan   |   09:00 . Bupati Bojonegoro Beri Penghargaan ke Kades Pelopor Kampung Tangguh Semeru   |   08:00 . Stikes Rajekwesi Produksi Sabun Antiseptik Lucu   |   07:00 . 5 Tips Sukses Wawancara Kerja setelah Kamu Kena PHK   |   23:30 . Peletakan Batu Pertama Jembatan Bojonegoro-Blora, Target 5 Bulan   |   23:00 . Siapkan Strategi Pendidikan di Era Pandemi   |   22:30 . 1 Orang Sembuh, ada 5 Tambahan Positif Covid-19   |   22:00 . Bupati Jalankan Eskavator, Tandai Pembukaan TMMD   |   21:30 . Atas Permintaan Keluarga dan Pemdes, Pencarian Warga Pilang Dihentikan   |   20:30 . DPRD: Diharap Bisa Urai Kemacetan   |   20:00 . Program Petani Mandiri, Petani Jaya, Bojonegoro Sejahtera   |   19:30 . Begini Proses Produksi Tahu Susu Sapi Murni Khas Ledok   |  
Thu, 02 July 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 28 January 2017 18:00

Bisnis Waralaba Mulai Merambah ke Pinggiran

Bisnis Waralaba Mulai Merambah ke Pinggiran

Reporter: Maratus Shofifah

blokBojonegoro.com - Pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bojonegoro semakin berkembang. Terbukti, bisnis waralaba makanan dan minuman yang mulai merambah ke kecematan. Seperti bisnis Coklat yang saat ini mulai banyak diminati.

"Bisnis warabala memang sudah sangat menyakinkan, karena tidak perlu mengenalkan produk dari awal," kata penjual minuman 'Coklat' di Kecamatan Baureno, Siroj Judin.

Ia menerangkan, bisnis waralaba bisa menjadi pilihan bagi para pemula yang ingin memulai bisnis dan tidak perlu membutuhkan modal yang besar. Pasalnya hanya dengan membayar Rp10juta, pengusaha sudah mendapatkan berbagai fasilitas dari produsen yang menawarkan warabala. Seperti sebuah booth, satu sel alat peracik minuma, dan 500 pcs bahan utama.

"Waralaba memang tepat untuk pebisnis awal," ujarnya.

Sementara itu, bisnis warabala saat ini juga memiliki banyak konsumen. Dari mulai anak-anak, remaja, maupun dewasa. "Semua orang pasti suka coklat, makanya konusmen bisa menyeluruh," imbuhnya.

Senada diungkap pemilik waralaba lain di Kecamatan Sumberrejo, Dessi. menurutnya suatu bentuk usaha yang semakin diminati para pelaku usaha saat ini adalah waralaba. Bisnis waralaba sudah mempunyai standar operasional yang tetap, bahan baku sudah ada, sistem yang sudah teruji, dan peralatan serta perlengkapan usaha sudah tersedia lengkap diberikan oleh franchisor.

"Kita tinggal menjalankan saja, semua sudah dari produsen," imbuhnya. [ifa/ito]

Tag : bisnis, waralaba, kecamatan


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Monday, 29 June 2020 13:00

    Kunjungi Kantor bB, PEPC Ucapkan Selamat Ultah

    Kunjungi Kantor bB, PEPC Ucapkan Selamat Ultah Operator lapangan gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC) mengunjungi kantor Redaksi blokBojonegoro.com di Jalan KS Tubun, Gang Srinayan No.3 Kelurahan Mojokampung, Bojonegoro, Jumat (26/6/2020) siang....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 16 June 2020 19:00

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau Guna meningkatkan SDM petani, khususnya petani tembakau, Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro mengadakan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) tembakau di kelompok tani Sumber Rejeki, Desa Bulu, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat