07:00 . Meski Boleh, Remaja Sebaiknya Tidak Terlalu Banyak Konsumsi Kafein!   |   21:00 . Safari Ramadhan Ke-6, Bupati Himbau Lebaran ini Agar Tidak Mudik Dahulu   |   20:00 . Proyek Gas JTB Diandalkan Penuhi Kebutuhan Gas Jatim   |   19:00 . Di Masa Pandemi, PEPC Tetap Berkontribusi Besar Pada Pajak Negeri   |   18:00 . Panen Kayu Putih di Wilayah Selatan Bojonegoro   |   17:00 . Penjual Nasi Kotak Dapatkan Pelanggan Banyak Saat Bulan Ramadan   |   16:00 . Permudah Masyarakat Mencari Kerja di Website Disperinaker   |   15:00 . UNUGIRI Langsungkan Pelantikan Ormawa Secara Online   |   14:00 . Disnakkan Pantau Stok Dan Harga Komoditas Peternakan   |   12:00 . Perusahaan Tempat Kerja Mangkir Bayar THR? Laporkan ke Sini   |   10:00 . Pemkab Bojonegoro Tindaklanjuti Inpres Optimalisasi Pelaksanaan Program Jamsostek   |   09:00 . Tak Boleh Mudik, Layanan KAI Dibatasi Hingga 5 Mei   |   08:00 . Meriah, Yayasan Bina Mulia Gelar Lomba se-Karisedanan   |   07:00 . Hati-hati, Jam Kerja Tak Teratur Bisa Tingkatkan Risiko Masalah Jantung!   |   20:00 . Hari Kartini, Polwan Polres Bagi Masker dan Imbauan Larangan Mudik   |  
Fri, 23 April 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Ha...! Kades dan PNS di Bojonegoro Diduga Gunakan Sabu

blokbojonegoro.com | Friday, 17 February 2017 15:00

Ha...! Kades dan PNS di Bojonegoro Diduga Gunakan Sabu

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Dalam operasi tumpas Narkoba Polres Bojonegoro yang digelar mulai tanggal 2 sampai 13 Februari, diamankan sepuluh tersangka. Namun yang mengejutkan dari beberapa tersangka itu ada mantan Kepala Desa (Kades) dan Kades aktif yang masih menjabat.

"Ada salah seorang pelaku Kades yang masih aktif dan juga mantan Kades," terang Kapolres Bojonegoro, AKBP Wahyu Sri Bintoro saat press rilis di lapangan Kodim 0813 Bojonegoro, Jumat (17/2/2017).

Kapolres yang didampingi Komandan Kodim (Dandim) 0813 Bojonegoro, Letkol Inf M. Herry Subagyo, juga menyampaikan, ada pula salah seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Kabupaten Bojonegoro, namun tidak ditahan karena ancaman hukumannya di bawah satu tahun.

"PNS itu tahu, tapi tidak melaporkan. Serta diindikasi PNS itu turut serta menggunakan, tapi alat bukti kurang dan masih dites urine," ujarnya.

Polres Bojonegoro juga mengantongi seseorang yang menjadi TO (Target Operasi), untuk dilakukan penangkapan. Untuk itu agar mempersempit gerak Narkotika di Kota Ledre, akan dilakukan kerja sama lintas sektoral untuk terus bersinergi.

"Kita bersama akan memberantas penyalahgunaan Narkoba. Tidak ada oknum yang membengkingi peredaran Narkoba di Bojonegoro," jelas Kapolres.

Diimbau kepada masyarakat apabila mengetahui, melihat, mendengar adanya transaksi obat terlarang agar segera melaporkan ke polisi. "Bisa juga melapor ke Babinkamtibmas, TNI-Polri dan Kepala Desa," pungkasnya.[zid/lis]

Tag : Narkoba, marak


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat