20:20 . 15 Atlet Akan Perkuat Tim Basket Bojonegoro pada Porprov 2019   |   19:00 . IB Gratis Solusi Stabilkan Ketersedian Sapi   |   18:00 . Tim PPKD Diusulkan, SK Bupati Belum Turun   |   17:00 . Palang Pintu Rel Kereta Bisa Dibangun, Jika...   |   16:00 . Penerima Kartu Pedagang Produktif Harus Terverifikasi   |   15:00 . Komisi A DPRD Rapat Kerja dengan Bawaslu Bojonegoro   |   14:00 . KBM IAI Sunan Giri Galang Dana untuk Korban Bencana   |   13:00 . Target KPP 2019 Sebanyak 5.000 Kartu   |   12:00 . Bupati Anna: KPP Bisa Memudahkan Akses Para Pedagang   |   11:00 . Ratusan Pedagang Hadiri Launching Kartu Pedagang Produktif   |   10:00 . Geser Rokan, Produksi Minyak Blok Cepu Tertinggi di RI   |   09:00 . Inilah Tiga Item Anggaran Diselewengkan   |   08:00 . Minim Sarpras dan Siswa, 2 SMA Gabung Sekolah Lain   |   07:00 . Konsumsi "Obat Kuat" Pria Berisiko Ganggu Penglihatan   |   06:00 . Setiap Tahun Tanah Bojonegoro Bergeser 3,3 Milimeter   |  
Wed, 16 January 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 12 March 2017 07:00

Menutup Luka Pakai Kasa Tak Dianjurkan

Menutup Luka Pakai Kasa Tak Dianjurkan

Reporter: --

blokBojonegoro.com - Penggunaan kain kasa untuk menutup luka ternyata tak dianjurkan. Menurut dokter spesialis luka, Adisaputra R. CWSP, FACCWS, penggunaan kasa sebenarnya tidak efektif menyembuhkan luka, malah kasa dapat menjadi media infeksi bakteri pada luka.

"Kasa membuat bakteri dari luar mudah masuk untuk mengontaminasi luka. Ada studi mengatakan, bakteri bisa menembus 64 lapis kasa," kata Adi dalam jumpa pers Indonesia Wound Summit yang diadakan oleh Kalbe di Jakarta, Sabtu (11/3/2017).

Membalut luka dengan kasa juga tidak dianjurkan karena bisa menyebabkan luka menjadi kering. Padahal, kondisi luka harus lembap agar jaringan baru bisa tumbuh dan luka pun menutup. Kondisi lembap artinya tidak kering dan juga tidak basah.

Namun, banyak masyarakat beranggapan jika luka harus cepat kering. Menurut Adi, kesalahan pola pikir inilah yang sering terjadi di masyarakat.

Meski demikian, bukan berarti luka tidak perlu ditutup. Menurut Adi, luka harus ditutup agar terhindar dari bakteri. Saat ini sudah ada penutup luka modern terbukti secara ilmiah dapat menjaga kelembapan.

Selain itu, ada pula foam dressing yang dapat menyerap cairan sehingga membuat luka tetap lembap dan menghalangi kontaminasi bakteri.

Menurut Adi, masalah luka tidak bisa dianggap sepele. Perawatan luka yang salah bisa menyebabkan luka kronis yang tak kunjung sembuh. Apalagi pada pasien dengan kondisi tertentu,  seperti diabetes yang memang sulit pemulihan lukanya. [lis]

Sumber: kompas.com

Tag : luka, kasa

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Thursday, 03 January 2019 16:30

    Raker BMG 2019

    GM Bacakan SK, Inilah Leader Baru di Redaksi bB dan bT

    GM Bacakan SK, Inilah Leader Baru di Redaksi bB dan bT Dalam rangka menjalankan roda perusahaan di bawah naungan Blok Media Grup (BMG) dengan semangat mengawali tahun 2019 ini, ada penyegaran yang dilakukan pada anak-anak perusahaan BMG, termasuk dalam redaksi blokBojonegoro.com...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 24 October 2018 09:00

    LoKer dan Iklan Baris di bB

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi Untuk mengakomodir permintaan dari masyarakat luas, terutama pembaca setia blokBojonegoro.com, redaksi menyediakan kanal khusus untuk informasi lowongan kerja (LoKer) dan iklan baris....

    read more