01:01 . Teatrikal Lawan Hoax   |   22:00 . Semakin Dewasa, Ini Harapan Bupati untuk blokBojonegoro.com   |   21:00 . Sewindu, blokBojonegoro Ingin Kampanyekan Internet Positif ke Pelajar   |   20:00 . Live Streaming Sewindu blokBojonegoro.com   |   18:00 . Serunya Gladi Resik Anniversary Ke-8 blokBojonegoro   |   17:00 . Polres Gelar Doa Bersama dengan Anak Yatim Jelang Pilkades   |   16:00 . Selama 5 Tahun, DLH Target 491 Pendirian Bank Sampah   |   14:00 . Semester Pertama, Gepeng Dominasi Pelanggar Ketertiban   |   13:00 . Komunitas KBM Gelar Halal Bihalal dan Kopdar   |   11:00 . Pendaftaran Ditutup, 14 SMK Tak Penuhi Pagu Siswa   |   10:00 . Sepekan, Akhirnya Sampai di Kantor PBNU   |   09:00 . Penderita Penyakit Kronis Bakal Mendapat Bantuan?   |   08:00 . Hampir Setiap Hari Ada Pemohon Paspor untuk Umroh   |   07:00 . Lebih Baik Mana, Membiarkan Anak Main di Dalam atau Luar Rumah?   |   19:00 . Saksikan Mahakarya Cinta Live Streaming   |  
Tue, 25 June 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 12 March 2017 07:00

Menutup Luka Pakai Kasa Tak Dianjurkan

Menutup Luka Pakai Kasa Tak Dianjurkan

Reporter: --

blokBojonegoro.com - Penggunaan kain kasa untuk menutup luka ternyata tak dianjurkan. Menurut dokter spesialis luka, Adisaputra R. CWSP, FACCWS, penggunaan kasa sebenarnya tidak efektif menyembuhkan luka, malah kasa dapat menjadi media infeksi bakteri pada luka.

"Kasa membuat bakteri dari luar mudah masuk untuk mengontaminasi luka. Ada studi mengatakan, bakteri bisa menembus 64 lapis kasa," kata Adi dalam jumpa pers Indonesia Wound Summit yang diadakan oleh Kalbe di Jakarta, Sabtu (11/3/2017).

Membalut luka dengan kasa juga tidak dianjurkan karena bisa menyebabkan luka menjadi kering. Padahal, kondisi luka harus lembap agar jaringan baru bisa tumbuh dan luka pun menutup. Kondisi lembap artinya tidak kering dan juga tidak basah.

Namun, banyak masyarakat beranggapan jika luka harus cepat kering. Menurut Adi, kesalahan pola pikir inilah yang sering terjadi di masyarakat.

Meski demikian, bukan berarti luka tidak perlu ditutup. Menurut Adi, luka harus ditutup agar terhindar dari bakteri. Saat ini sudah ada penutup luka modern terbukti secara ilmiah dapat menjaga kelembapan.

Selain itu, ada pula foam dressing yang dapat menyerap cairan sehingga membuat luka tetap lembap dan menghalangi kontaminasi bakteri.

Menurut Adi, masalah luka tidak bisa dianggap sepele. Perawatan luka yang salah bisa menyebabkan luka kronis yang tak kunjung sembuh. Apalagi pada pasien dengan kondisi tertentu,  seperti diabetes yang memang sulit pemulihan lukanya. [lis]

Sumber: kompas.com

Tag : luka, kasa

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 24 June 2019 13:00

    Komunitas KBM Gelar Halal Bihalal dan Kopdar

    Komunitas KBM Gelar Halal Bihalal dan Kopdar omunitas Kita Belajar Menulis (KBM) Bojonegoro menggelar halal bihalal sekaligus kopi darat keempat. Acara tersebut dilaksanakan di kediaman salah satu rumah Anggota KBM, Roni Hardiawan, di Dusun Bakalan, Kepohbaru Bojonegoro....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Friday, 24 May 2019 13:00

    Apprentice Program PEPC 2019

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak Beberapa jam lagi menjelang penutupan pendaftaran, jumlah pelamar beasiswa pendidikan diploma guna menjaring Calon Operator Proyek Jambaran-Tiung Biru yang dikelola oleh PT Pertamina EP Cepu (PEPC). Hingga Jumat (25/4/2019) pagi...

    read more