22:00 . Pedagang 3 Pasar di Rapid Test, 2 Orang Rekatif   |   21:00 . Sekarang Urus Administrasi, e-KTP, KK, Akte Bisa dari Rumah   |   20:00 . Total 3 Orang Sembuh Covid-19 di Bojonegoro   |   19:00 . Kanor Zona Merah, Baureno Tambah 3 Positif   |   18:00 . Warga Talok Manfaatkan Bantaran Bengawan Solo untuk Ditanami Ale   |   17:00 . Reaktif, 2 Pedagang Pasar Baureno Diisolasi ke BLK   |   16:00 . Rapid Tes RS Swasta Tak Diakui   |   15:00 . Inilah Hasil Lengkap Rapid Test 3 Pasar   |   14:00 . Pedagang Pasar Sumberrejo Ikuti Rapid Test   |   13:00 . Sempat Ketakutan, Pedagang Sambut Positif Rapid Test   |   12:00 . Disdik Rumuskan Kebijakan Normal Baru di Sekolah   |   11:00 . Ditemukan Meninggal, Korban Terseret Sejauh 8 Kilometer   |   10:00 . Diduga Takut, Banyak Pedagang Pasar Sumberrejo Tutup Stand   |   09:00 . Kades Sukorejo, Pasar Krempyeng Dipindah Sudah Difikirkan Matang   |   08:00 . Pedagang Tiga Pasar Tradisional di Rapid Test   |  
Sun, 31 May 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 29 March 2017 12:00

Pemdes Ngasem Uji Coba Tanam Padi Transplanter

Pemdes Ngasem Uji Coba Tanam Padi Transplanter

Kontributor : Sutopo

blokBojonegoro.com -
Pemerintah Desa (Pemdes), Desa/Kecamatan Ngasem, melakukan uji coba penanaman benih padi dengan cara transplanter atau alat modern untuk menanam padi.

Menurut Kepala Desa Ngasem, Suwondo mengatakan, uji coba tersebut dilakukan dalam rangka untuk mensiasati kondisi wilayah geografis di Desa/Kecamatan Ngasem, yang sebagian wilayah pertanianya adalah tadah hujan.

"Oleh karena itu harus dilakukan penanaman yang cepat panen," ungkapnya.

Lanjut dikatakan,pihaknya sementara ini masih dalam tahap uji coba. Nantinya, jika sudah menunjukan hasil positif maka, pihaknya baru akan mensosialisasikan kepada para warga masyarakat.

"Warga sini tidak mudah percaya, maka harus dibuktikan dulu," tegas Suwondo.

Sementara itu, untuk untuk menggunakan transpanter, sebelumnya benih padi di tanam di atas wadah kering. Setelah berumur 17 hari baru akan ditanam di persawahan dengan menggunakan alat transplerer. Benih yang digunakan sebagai uji coba memang tidak menggunakan beni padi khusus,

"Benih padi yang digunakan bisa padi 64, padi serang, dan lain lain," pungkasnya. [top/ito]

Tag : pemdes, ngasem, tanam, padi, transplanter


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat