14:00 . Triwulan Empat, 851 Klaim Asuransi Diterima Jasa Raharja   |   12:00 . Peran Guru Tangkal Radikalisme   |   11:00 . Pelatih Persibo Berharap Suporter Tetap Berangkat Ke Gresik   |   08:00 . Panggil Diknas, DPRD Akan Kawal Sampai Pusat   |   07:00 . Tips Berpakaian di Cuaca Panas Untuk Hijaber   |   21:00 . Cak Nun Jawab Gamblang Semua Pertanyaan   |   20:00 . Ratusan Sapi Produktif Dipamerkan, Yuk Lihat   |   19:00 . Sinau Bareng Cak Nun   |   18:00 . Ingin Turut Kembangkan Ekonomi Syariah   |   17:00 . Datangi DPRD, PPPK Diknas Bojonegoro Minta Kejelasan   |   16:00 . Bupati Ajak Tingkatkan Protein Hewani dengan Minum Susu   |   15:00 . Menjadi Guru PAI, Bagi Irma Lutfiana adalah Tanggungan Moral Anak   |   14:00 . Inilah Juara Lomba Sapi Betina Produktif dan Gelar Panen Pedet 2019   |   13:00 . Bupati Targetkan Bojonegoro Bisa Duduki Nomor Dua Populasi Sapi Se-Jatim   |   12:00 . Bupati Melihat Sapi yang Mendapat Juara   |  
Thu, 17 October 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 29 March 2017 12:00

Pemdes Ngasem Uji Coba Tanam Padi Transplanter

Pemdes Ngasem Uji Coba Tanam Padi Transplanter

Kontributor : Sutopo

blokBojonegoro.com -
Pemerintah Desa (Pemdes), Desa/Kecamatan Ngasem, melakukan uji coba penanaman benih padi dengan cara transplanter atau alat modern untuk menanam padi.

Menurut Kepala Desa Ngasem, Suwondo mengatakan, uji coba tersebut dilakukan dalam rangka untuk mensiasati kondisi wilayah geografis di Desa/Kecamatan Ngasem, yang sebagian wilayah pertanianya adalah tadah hujan.

"Oleh karena itu harus dilakukan penanaman yang cepat panen," ungkapnya.

Lanjut dikatakan,pihaknya sementara ini masih dalam tahap uji coba. Nantinya, jika sudah menunjukan hasil positif maka, pihaknya baru akan mensosialisasikan kepada para warga masyarakat.

"Warga sini tidak mudah percaya, maka harus dibuktikan dulu," tegas Suwondo.

Sementara itu, untuk untuk menggunakan transpanter, sebelumnya benih padi di tanam di atas wadah kering. Setelah berumur 17 hari baru akan ditanam di persawahan dengan menggunakan alat transplerer. Benih yang digunakan sebagai uji coba memang tidak menggunakan beni padi khusus,

"Benih padi yang digunakan bisa padi 64, padi serang, dan lain lain," pungkasnya. [top/ito]

Tag : pemdes, ngasem, tanam, padi, transplanter

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 16 October 2019 09:00

    Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT

    Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT Untuk melancarkan mobilitas petani khususnya saat membawa benih, pupuk, dan hasil pertanian, Dinas Pertanian Bojonegoro membantu jalan usaha tani (JUT) kepada kelompok tani Tani Makmur I, Dukuh Mulung, Desa Ngrandu,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat