17:00 . Harga Logam Mulia, Hari Ini Dibuka Naik Rp 2.000 per Gram   |   16:00 . Sanksi Penunggak BPJS Kesehatan, Tak Bisa Mengurus Pelayanan Publik   |   15:00 . PT Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field Libatkan Stekholder Latih PKDB   |   14:00 . 2.700 Pendaftar CPNS Sudah Tentukan Formasi Pilihannya   |   13:00 . Kodim Bojonegoro Gelar Lomba Menjahit Disabilitas   |   12:00 . Tingkatkan Kecerdasan Motorik Anak Melalui Baby Spa   |   11:00 . 4 Proyek Strategis Hulu Migas di Jabanusa ini Diharapkan Sesuai Jadwal   |   10:00 . Sisi Lain Bisnis Pet Shop, Merawat Hewan Peliharaan Seperti Anak Sendiri   |   09:00 . Gagal Lelang, Hingga Kini Pembagian Seragam Gratis SMA/SMK Belum Jelas   |   08:00 . Dinsos Anggarkan Bantuan Bagi 500 Penyandang Disabilitas Berat   |   07:00 . Mimpi Basah di Tempat Umum Punya 2 Arti, Ini dan Itu....   |   06:00 . Asyik..! Family Gathering Kampus Ungu di Jogja   |   22:00 . Tingkatkan Kepuasan Pelayanan, Satlantas Polres Bojonegoro Resmikan Gedung Baru   |   21:00 . Sebelum Injeksi Sumur, Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field Gelar Sosialisasi   |   20:00 . Air Tidak Keluar, Warga Desa Ini Kompak Turunkan Mesin Pompa Air   |  
Wed, 20 November 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 30 March 2017 11:00

Akibat Tambang, Tepi Bengawan di Kanor Memanas

Akibat Tambang, Tepi Bengawan di Kanor Memanas

Kontributor: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Belakangan ini, situasi bantaran Bengawan Solo di Kecamatan Kanor, Bojonegoro, mulai memanas. Penyebab utamanya karena puluhan perahu penambang pasir di bengawan mengambil material di wilayah Kecamatan Kanor. Bahkan, pagi tadi kondisi menghangat di Desa/Kecamatan Kanor, Kamis (30/3/2017).

Informasi blokBojonegoro.com di lapangan menyebutkan, jika kemarin diawali dari polemik di Desa Kabalan, Kecamatan Kanor. Puluhan perahu yang menyetor material berupa pasir di sisi Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, "menyerang" ke wilayah Kecamatan Kanor.

"Memang benar, kemarin sempat memanas, tetapi sudah bisa kita redam dengan musyawarah," kata Sekretaris Desa (Sekdes) Kabalan, Nur Chasan.

Dijelaskan, kalau sekarang ini yang ramai malah di Desa Kanor dengan persoalan serupa. Pagi tadi, aparat dari kepolisian sampai TNI apel di tepi bengawan untuk memberikan rasa aman dan mengawal hasil musyawarah kemarin sore.

"Yang Kabalan sudah kondusif, tetapi di desa lain yang ramai, dengan persoalan sama. Yakni tambang pasir," tegasnya.

Sementara itu Camat Kanor, Subiyono membenarkan kondisi warga di desa bantaran Bengawan Solo mempersoalkan pengambilan pasir di wilayah Kanor. Namun, semuanya sudah bisa diselesaikan dengan cara musyawarah bersama tokoh dan warga desa. 

"Kalau untuk Desa Kanor kondusif, belum ada laporan lagi dari Kapolsek," pungkasnya. [din/ito]

Tag : Kanor, rengel, tambang, bengawan

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat