18:00 . Protokol Cek dan Ricek Cegah Penularan Virus Hoaks   |   17:00 . Gubernur Khofifah Ajak Donor Plasma Konvalesen   |   16:00 . Rumah Akikah di Desa ini, Satu Bulan Sembelih Kambing Sampai 170 Ekor   |   15:00 . Usulkan 1000 Formasi, 615 untuk CPNS dan 385 PPPK   |   14:00 . Tahun 2021, Pemkab Bojonegoro Anggarkan 18 Milyar untuk Santunan Kematian   |   13:00 . Warga Ngumpakdalem Gotong Royong Bangunkan Rumah untuk Disabilitas   |   12:00 . BUMDES Lohjinawe Sarangan Perkuat Ekonomi Desa Melalui UMKM   |   11:00 . 190 KM Jalan Cor dan 20 KM Jalan Aspal Bakal Dibangun Tahun Ini   |   10:00 . Santunan Korban Catat Tetap Jasa Raharja 2020 Menurun   |   09:00 . Tingkatkan Layanan Masyarakat, Kesra Gunakan Aplikasi SANDUK   |   08:00 . Begini Alur Pelayanan Vaksinasi Covid-19 di Fasilitas Kesehatan   |   07:00 . Penyebab dan Cara Mencegah Bau Badan, Biar Nggak Minder Saat Bergaul!   |   06:00 . Manfaat Vaksin COVID-19   |   05:00 . 21 Sembuh, Tambahan 23 Kasus di Bojonegoro dan 1 Meninggal   |   04:00 . 822 Pasien di Jatim Sembu, Kasus Baru Tambah 848 Orang   |  
Tue, 19 January 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Satu Oknum Debt Collector Diminta Menyerahkan Diri

blokbojonegoro.com | Friday, 31 March 2017 13:00

Satu Oknum Debt Collector Diminta Menyerahkan Diri

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com -
MU, warga Desa Maibit, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban satu di antara tiga oknum debt collector yang berurusan dengan pihak kepolisian, karena kasus tindak pidana perbuatan tidak menyenangan dan pemerasan. Sehingga pelaku diminta menyerahkan diri.

Pasalnya dua pelaku lainnya sudah diamankan Polres Bojonegoro yakni SA (40), warga Desa Sumberagung, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban dan KU (46), warga Desa Ngraseh, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro. "Satu pelaku segera menyerahkan diri dan juga anggota sudah mencarinya," kata Kapolres Bojonegoro, AKBP Wahyu Sri Bintoro, Jum'at (31/3/2017).

Seperti diberitakan sebelumnya, peristiwa terjadi di Jalan Veteran Desa Sukorejo, Senin (27/3/2017) ketiga pelaku oknum debt collector eksternal telah melakukan penarikan terhadap satu unit sepeda motor Honda Beat yang dikendarai Lutfi Octavia. "Antara korban dan pelaku terjadi adu mulut," jelasnya.

Saat bersamaan, melintas dua wartawan televisi nasional dan mau meliput terkait penarikan sepeda motor Honda Beat tersebut oleh para debt collector. Namun para pelaku tidak senang dan keberatan adanya kedua wartawan itu dan akhirnya terjadi adu mulut.

"Para pelaku tersinggung dan menutupi handycam milik kedua wartawan media, serta mengancam dan mengumpat kedua wartawan tersebut sebelum akhirnya meninggalkan tempat," imbuhnya.

Barang bukti yang diamankan, satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam bernomor polisi S 6719 AF, mobil Agya warna merah bernomor polisi S 1137 C, sebendel surat tugas dari PT Lestari Duta Usaha dan sebendel kertas dari selembar sertifikat jaminan fidusia. [zid/ito]

Tag : oknum, debt collector, polres


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat