22:30 . Hujan Deras, Wilayah Selatan Bojonegoro Diterjang Banjir Bandang   |   20:00 . Tahun 2020, Perhiasan Emas Dominasi Agunan di Pegadaian   |   19:00 . Capaian Kapasitas Testing Menjadi Evaluasi Peningkatan Penanganan Covid-19   |   18:00 . Chip Dalam Vaksin Adalah Berita Bohong, Begini Penjelasannya   |   17:30 . Waspada Gelombang Dua Puncak Covid di Jawa Timur   |   17:00 . Gubernur Khofifah Ingkatkan Waspada Covid-19 Gelombang ke-2   |   16:30 . Melihat Aktivitas Gadis Manis di Kandang Kambing   |   16:00 . Mayat Wanita di Sungai Bengawan Solo di Kanor   |   15:00 . Satgas Covid-19: Daerah Harus Fokus Menjadi Zona Hijau   |   14:00 . DLH Bojonegoro Syukuran Gedung Baru   |   13:00 . Warga Hilang Diduga Tenggelam, Akhirnya Ditemukan   |   12:00 . Akurasi Data Menjadi Kunci Kebijakan yang Efektif   |   11:00 . Penambang Perahu di Kanor Temukan Mayat Mengambang   |   10:30 . Hari Ketiga Pencarian Warga Diduga Tenggelam, Tim SAR Siapkan 4 Perahu Karet   |   10:00 . Di Kecamatan Ngambon, Pelanggar Prokes Dihukum Push Up   |  
Wed, 20 January 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Usai UN SMA, Penjualan Buku Masih Tinggi

blokbojonegoro.com | Sunday, 23 April 2017 09:00

Usai UN SMA, Penjualan Buku Masih Tinggi

Reporter: Maratus Shofifah

blokBojonegoro.com - Meski Ujian Nasional (UN) SMA/SMK/sederajat sudah selesai digelar, buku detik-detik untuk SMP, buku psikotes dan Seleksi Bersama Masuk Perguran Tinggi (SBMPTN) masih banyak dicari bahkan stok sering mengalami kekosongan.

"Penjualan buku detik-detik dan psikotes dan SBMPTN mengenai masih tinggi," kata Lisa Nur Fauzi, customer service area Toko Toga Mas.

Ia menerangkan saat ini penjualan buku latihan UN mulai dari SD, SMP, dan SBMPTN sangat ramai. Penjualan salah satu penerbit buku UN pun ada yang tidak ada satu bulan sudah habis.

"Seperti buku pembantu SMBPTN setiap hari bisa menjual 10-20 buku," ungkapnya.

Menurut Lisa, saat ini untuk penjualan buku latihan UN tingkat SD dan SMP sudah hampir mencapai 300 buku lebih. Tidak hanya sejumlah siswa dan orang tua yang datang, namun juga pengelola perpustakaan dengan cara langsung memesan buku dalam jumlah banyak.

"Banyak pula dari guru-guru yang membeli dalam jumlah besar," imbuhnya kepada blokBojonegoro.com.

Senada diungkap penjual di Toko Buku Pustaka, Ira mengaku penjualan buku detik-detik memiliki prospek yang cukup bagus apalagi saat menjelang Ujian Nasional (UN) ini. Bahkan tak sedikit pula, konsumen yang kecewa akibat kehabisan stok.

"Meski UN SMA/sederajat sudah selesai digelar, penjualan buku penuntut ujian masih tinggi," jelasnya. [ifa/lis]

Tag : sekolah, unbk, ujian


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat