07:00 . Meski Boleh, Remaja Sebaiknya Tidak Terlalu Banyak Konsumsi Kafein!   |   21:00 . Safari Ramadhan Ke-6, Bupati Himbau Lebaran ini Agar Tidak Mudik Dahulu   |   20:00 . Proyek Gas JTB Diandalkan Penuhi Kebutuhan Gas Jatim   |   19:00 . Di Masa Pandemi, PEPC Tetap Berkontribusi Besar Pada Pajak Negeri   |   18:00 . Panen Kayu Putih di Wilayah Selatan Bojonegoro   |   17:00 . Penjual Nasi Kotak Dapatkan Pelanggan Banyak Saat Bulan Ramadan   |   16:00 . Permudah Masyarakat Mencari Kerja di Website Disperinaker   |   15:00 . UNUGIRI Langsungkan Pelantikan Ormawa Secara Online   |   14:00 . Disnakkan Pantau Stok Dan Harga Komoditas Peternakan   |   12:00 . Perusahaan Tempat Kerja Mangkir Bayar THR? Laporkan ke Sini   |   10:00 . Pemkab Bojonegoro Tindaklanjuti Inpres Optimalisasi Pelaksanaan Program Jamsostek   |   09:00 . Tak Boleh Mudik, Layanan KAI Dibatasi Hingga 5 Mei   |   08:00 . Meriah, Yayasan Bina Mulia Gelar Lomba se-Karisedanan   |   07:00 . Hati-hati, Jam Kerja Tak Teratur Bisa Tingkatkan Risiko Masalah Jantung!   |   20:00 . Hari Kartini, Polwan Polres Bagi Masker dan Imbauan Larangan Mudik   |  
Fri, 23 April 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

4 Jenis Wanita yang Tidak Masuk Kriteria Istri Idaman

blokbojonegoro.com | Saturday, 29 April 2017 07:00

4 Jenis Wanita yang Tidak Masuk Kriteria Istri Idaman

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Kita para pria mungkin pernah jatuh cinta pada wanita karena sifat-sifatnya yang unik. Namun nyatanya tidak semua yang unik itu menyenangkan. Ada juga yang mungkin memberi dampak kurang baik.

Sayangnya, pria lebih mudah dibutakan oleh kecantikan sehingga tidak menyadari bahwa perempuan di hadapannya termasuk kategori “sulit”, bukan sulit ditaklukkan tetapi sulit dipahami dengan cara kita berpikir.

Padahal bila tujuan hubungan adalah pernikahan yang bahagia, baik pria maupun wanita harus memilih yang paling cocok untuk mereka, bukan dari sisi fisik, namun lebih dari sifat-sifatnya. Kebanyakan pria, se-macho apapun, berharap menemukan pasangan yang bisa mendukungnya, dan bisa diandalkan dalam situasi baik atau buruk.

Nah, bila Anda bukan termasuk Superman yang memiliki hati seluas samudera, maka ada beberapa jenis perempuan yang sebaiknya tidak Anda pertimbangkan untuk menjadi istri Anda. Berikut adalah sifat-sifat kurang baik menurut psikolog Marni Feuerman, penulis sekaligus terapis masalah perkawinan.

Si Pengeluh

Banyak pria merasa berarti ketika mendengarkan perempuan-perempuan yang curhat soal masalahnya. Karena si perempuan butuh orang yang mau mengerti dan si pria suka dengan perasaan menjadi pahlawan, tak jarang keduanya lalu jatuh cinta. Tentu tidak ada yang salah dengan hal itu.

Tapi Anda harus mulai waspada bila dia terlalu sering curhat untuk masalah yang berbeda-beda. Anda harus bertanya-tanya mengapa ia selalu memiliki masalah? Mengapa hal-hal buruk terjadi padanya? Jangan-jangan ia memang memiliki sifat yang membuatnya sering bermasalah dengan orang lain, atau dia menganggap segala sesuatu sebagai masalah.

Bila Anda menjadikan dia sebagai pasangan hidup Anda, maka bersiap-siaplah mendengar keluhan sepanjang waktu. Hari-hari Anda mungkin menjadi kurang ceria karena segala sesuatunya dianggap tak sempurna. Bagaimana bila suatu saat Anda butuh seseorang untuk menguatkan Anda di saat sulit? Jangan-jangan Anda tidak punya kesempatan untuk mengeluh karena semua sudah diborong pasangan Anda.

Si Psiko

Saya tidak tega untuk menyebutnya sebagai sakit jiwa. Tapi itulah kenyataan untuk menyebut mereka yang terganggu kepribadiannya. Gangguan ini bisa muncul dalam perilaku yang menurut kita “ajaib”. Misalnya dengan cepat berubah mood-nya, dari senang menjadi sebal tanpa alasan jelas, atau marah-marah untuk hal sepele.

Saya pernah menjumpai seorang gadis cantik di kereta komuter yang tanpa basa-basi memarahi pasangannya di depan umum hanya karena tidak mendengar bunyi telepon sehingga dia harus mencari-cari cowok itu di stasiun. Dia berteriak dan memaki habis-habisan, sampai-sampai pasangannya kehabisan kata-kata dan memilih diam.

Bila Anda mendambakan kehidupan rumah tangga yang damai, pasangan dengan sifat seperti ini jelas tidak cocok. Anda tentu tidak ingin menyetel musik metal keras-keras setiap hari untuk mengimbangi amarahnya kan?

Si Pengendali


Ini adalah jenis perempuan yang berperilaku seperti boss. Ia adalah satu-satunya pengambil keputusan dan tidak menganggap usulan kita sebagai sesuatu yang patut dipertimbangkan. Ia yang menentukan ke mana Anda harus mengajaknya makan, pakaian apa yang harus Anda pakai, dengan siapa Anda boleh bergaul dan hal-hal lain.

Pasangan yang sangat mendikte ini akan menjauhkan para pria dari teman-temannya. Lama kelamaan Anda akan kehilangan harga diri. Maka sudah saatnya Anda meninggalkan dia dan mendapatkan kembali kehidupan merdeka Anda.

Si Penuntut


Anda tentu suka bila dirindukan pasangan, atau merasa senang bila pasangan mengingatkan agar Anda tidak lupa makan. Tapi bayangkan bila pasangan begitu posesif sehingga Anda tidak boleh meninggalkan dia meski hanya sebentar. Bayangkan bila tiap 30 menit dia menanyakan Anda ada di mana. Bayangkan bila setiap Anda terlambat membalas pesannya atau tidak segera mengangkat telpon dia akan merajuk.

Memiliki pasangan seperti ini bakal membuat gerak Anda terbatas. Lupakan kumpul bersama teman-teman, lupakan nonton konser ramai-ramai, lupakan juga hobi Anda, karena setiap saat Anda harus siap melapor.

Nah bila saat ini Anda mengencani orang yang memiliki salah satu sifat tersebut, pikirkan kembali dampaknya terhadap hidup Anda. Dengan sifat-sifat seperti itu, akan sulit menciptakan kebahagian dalam rumah tangga kita. Bukankah kita menginginkan keluarga yang harmonis dan penuh cinta?

Sumber: Kompas.com

Tag : pendidikan, kesehatan


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat