19:00 . Bermain di Sungai, Anak 9 Tahun Ditemukan Meninggal Tenggelam   |   18:00 . Ngabuburit, Masyarakat Disuguhi Lukisan Komunitas Sangrupa   |   17:00 . Banyak Warga Keluar Ngabuburit, Jembatan Glendeng Sesak   |   16:00 . Antre Lewat Jelang Berbuka   |   14:00 . Calon Jema’ah Haji Khususnya Lansia Divaksin   |   13:00 . Upaya Penanganan Pertamina EP Direspons Positif   |   12:00 . Melesat Naik, Harga Emas Dibanderol Rp937.000   |   11:00 . Bersama Realfood, DMI Bojonegoro Bagi Takjil di Ribuan Masjid   |   10:00 . Perempuan Asal Bojonegoro Diamankan Satpol PP Tuban di Eks Lokalisasi Gandul   |   09:00 . Gerak Cepat, Jasa Raharja Santuni Korban Laka di Sumberrejo   |   08:00 . Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Kab. Bojonegoro Resmi Dilantik   |   07:00 . Tips Memilih Makanan Sehat Agar Tetap Bugar Selama Puasa   |   05:00 . Kasus Baru Tambah 2, Konfirmasi Positif Menjadi 14 Orang   |   17:00 . Asal Muasal Desa Ngringinrejo, Sesepuh: Ada Senopati Moksa di Beringin Raksasa   |   16:00 . Menuju Smart Green City, Bojonegoro Berupaya Jadi Kota Ramah Disabilitas   |  
Sun, 18 April 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Petani Blewah Was-was, Curah Hujan Masih Tinggi

blokbojonegoro.com | Saturday, 29 April 2017 15:00

Petani Blewah Was-was, Curah Hujan Masih Tinggi

Reporter: Sutopo

blokBojonegoro.com - Petani blewah yang ada di Dusun Sampang, Desa Buntalan, Kecamatan Temayang, Bojonegoro, saat ini tengah dihantui rasa was-was. Pasalnya, tanaman yang bernama latin cucumis melo var cantalupensis yang ditanam para petani bisa mengalami kerusakan, lantaran hujan di daerah tersebut masih sering terjadi.

Pantauan blokBojonegoro.com di lapangan, Sabtu (29/4/207), tampak para petani sedang melakukan perawatan intens dengan cara membersikan rumput di sekitar tanaman blewah.

Tini (40), salah seorang petani blewah menuturkan, untuk saat ini tanaman yang berjumlah sekitar 8 ribu pohon tersebut baru berumur sekitar 15 hari, dan masih rentan terkena penyakit serta mengalami kerusakan jika hujan masih sering turun.

"Saya was-was kalau hujan masih terus berlanjut, bisa-bisa tanaman blewah rusak," katanya saat diwawancarai blokBojonegoro.com.

Sementara itu, tambah Tini, tanaman blewah baru bisa dipanen sekitar umur 40 hari, sehingga masih membutuhkan perawatan yang ekstra.

"Untuk perawatan blewah sendiri agar bisa panen harus dilakukan beberapa hal, seperti penyemprotan pestisida, pemupukan, serta membersikan rumput di sekitar pohon blewah," pungkasnya, sembari membersihkan rumput yang ada di sekitar tanaman blewah. [top/mu]

Tag : petani blewah, blewah bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat