21:00 . Pelaksanaan PTM Terbatas SMA-SMK di Bojonegoro Dinilai Lancar   |   20:00 . Tiga Pilar di Bojonegoro Terus Optimalkan 3T Saat Pandemi Covid-19   |   19:00 . Tiga Pekerja Migran Bojonegoro Dipulangkan Usai Karantina di Surabaya   |   18:00 . Rental Novel dan Komik Ini Masih Bertahan di Tengah Digitalisasi   |   17:00 . Telat Cutting, Ruas Kumpulrejo-Bendo Bentuk Pola Retak   |   16:00 . Kupas Tuntas Cara Berlaboratorium yang Baik Bersama Prodi Farmasi UNU Sunan Giri Bojonegoro   |   15:00 . Targetkan Rampung November, Proyek Jargas di Bojonegoro Capai 70 Persen   |   14:00 . Tahap Akhir Pengerjaan, Bendungan Gongseng Mulai Dilakukan Pengisian Awal   |   13:00 . Konferwil IPNU Jatim di Bojonegoro Usung Tema Akselerasi Pelajar   |   07:00 . Benarkah Berjalan 10.000 Langkah Bisa Menurunkan Berat Badan? Begini Faktanya   |   18:00 . Petani Toge Desa Talok, Omzet Jutaan, Ciptakan Lapangan Kerja Bagi   |   17:00 . Mapping dan Konseling Anggota Polres Bojonegoro di Masa Pandemi Covid-19   |   16:00 . 2 Bulan, Ada 9 Peristiwa Kebakaran Akibat Ulah Orang Tak Bertanggung Jawab    |   15:00 . Catat...! Ini Jadwal Tes SKD CASN di Bojonegoro   |   14:00 . 10 Karya Terbaik Akan Mendapatkan Piagam Penghargaan   |  
Thu, 23 September 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Petani Blewah Was-was, Curah Hujan Masih Tinggi

blokbojonegoro.com | Saturday, 29 April 2017 15:00

Petani Blewah Was-was, Curah Hujan Masih Tinggi

Reporter: Sutopo

blokBojonegoro.com - Petani blewah yang ada di Dusun Sampang, Desa Buntalan, Kecamatan Temayang, Bojonegoro, saat ini tengah dihantui rasa was-was. Pasalnya, tanaman yang bernama latin cucumis melo var cantalupensis yang ditanam para petani bisa mengalami kerusakan, lantaran hujan di daerah tersebut masih sering terjadi.

Pantauan blokBojonegoro.com di lapangan, Sabtu (29/4/207), tampak para petani sedang melakukan perawatan intens dengan cara membersikan rumput di sekitar tanaman blewah.

Tini (40), salah seorang petani blewah menuturkan, untuk saat ini tanaman yang berjumlah sekitar 8 ribu pohon tersebut baru berumur sekitar 15 hari, dan masih rentan terkena penyakit serta mengalami kerusakan jika hujan masih sering turun.

"Saya was-was kalau hujan masih terus berlanjut, bisa-bisa tanaman blewah rusak," katanya saat diwawancarai blokBojonegoro.com.

Sementara itu, tambah Tini, tanaman blewah baru bisa dipanen sekitar umur 40 hari, sehingga masih membutuhkan perawatan yang ekstra.

"Untuk perawatan blewah sendiri agar bisa panen harus dilakukan beberapa hal, seperti penyemprotan pestisida, pemupukan, serta membersikan rumput di sekitar pohon blewah," pungkasnya, sembari membersihkan rumput yang ada di sekitar tanaman blewah. [top/mu]

Tag : petani blewah, blewah bojonegoro



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 30 August 2021 20:00

    HMP PIAUD Unugiri Dukung Pemenuhan Hak Anak Usia Dini

    HMP PIAUD Unugiri Dukung Pemenuhan Hak Anak Usia Dini Semarak HUT RI ke-76 masih menyelimuti jiwa-jiwa pendidik millenial. Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (HMP PIAUD) UNU Sunan Giri (Unugiri) turut meramaikan bulan kemerdekaan tersebut dengan...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Monday, 02 August 2021 08:00

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB Perkembangan blokMedia Group (blokBojonegoro media dan blokTuban media) semakin pesat dengan pembaca yang terus meningkat untuk wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Hal itu membuat manajemen melakukan pembenahan, termasuk menambah jumlah reporter...

    read more