21:00 . Mahasiswa IKIP Bojonegoro Ciptakan Aplikasi Android untuk Media Pembelajaran   |   20:00 . BPJS Kesehatan Gelar Media Gathering Bersama Awak Media   |   18:00 . Jabat Sebagai Rektor UNUGIRI, Gus Arif Prioritaskan Konsolidasi Internal   |   17:00 . Peduli Korban Longsor, Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field Berikan Bantuan   |   16:00 . Ini Target Produksi Migas Asset 4 Field Cepu   |   15:00 . Begini Tahapan dan Syarat Menjadi Donor Plasma Konvalesen   |   14:00 . PMI Bojonegoro dan Stakeholder Rakor Terkait Plasma Konvalesen, ini Hasilnya   |   13:00 . Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Bengawan Solo Gendungarum   |   12:00 . Banyak Hoaks Covid-19, Masyarakat Harus Saring Informasi   |   11:00 . Hujan Deras Disertai Angin Sebabkan Banjir dan Kantor Kecamatan Rusak   |   10:00 . Bupati Bojonegoro Lantik 15 Pejabat   |   09:00 . 12 Pejabat Pemkab Bojonegoro akan Divaksin Pertama   |   08:00 . 6 Pegawai Positif, Minggu Depan Pengadilan Agama Tutup   |   07:00 . Gejala dan Tips Cara Mengatasi Pilek pada Bayi   |   06:00 . Sudah Divaksin Tetapi Bisa Positif Covid-19   |  
Thu, 28 January 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Petani Blewah Was-was, Curah Hujan Masih Tinggi

blokbojonegoro.com | Saturday, 29 April 2017 15:00

Petani Blewah Was-was, Curah Hujan Masih Tinggi

Reporter: Sutopo

blokBojonegoro.com - Petani blewah yang ada di Dusun Sampang, Desa Buntalan, Kecamatan Temayang, Bojonegoro, saat ini tengah dihantui rasa was-was. Pasalnya, tanaman yang bernama latin cucumis melo var cantalupensis yang ditanam para petani bisa mengalami kerusakan, lantaran hujan di daerah tersebut masih sering terjadi.

Pantauan blokBojonegoro.com di lapangan, Sabtu (29/4/207), tampak para petani sedang melakukan perawatan intens dengan cara membersikan rumput di sekitar tanaman blewah.

Tini (40), salah seorang petani blewah menuturkan, untuk saat ini tanaman yang berjumlah sekitar 8 ribu pohon tersebut baru berumur sekitar 15 hari, dan masih rentan terkena penyakit serta mengalami kerusakan jika hujan masih sering turun.

"Saya was-was kalau hujan masih terus berlanjut, bisa-bisa tanaman blewah rusak," katanya saat diwawancarai blokBojonegoro.com.

Sementara itu, tambah Tini, tanaman blewah baru bisa dipanen sekitar umur 40 hari, sehingga masih membutuhkan perawatan yang ekstra.

"Untuk perawatan blewah sendiri agar bisa panen harus dilakukan beberapa hal, seperti penyemprotan pestisida, pemupukan, serta membersikan rumput di sekitar pohon blewah," pungkasnya, sembari membersihkan rumput yang ada di sekitar tanaman blewah. [top/mu]

Tag : petani blewah, blewah bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat