11:00 . Selama Pandemi, Laju Penjualan Toko Buku Ini Tetap Stabil   |   10:00 . Kebakaran Ludeskan Rumah Warga Gondang   |   09:00 . Jumlah Pendonor Darah di UDD PMI Bojonegoro 2020 Menurun   |   07:00 . Meski Divaksin, Orang Masih Bisa Tularkan Virus Corona?   |   17:00 . Imunisasi saat Pandemi? Jangan Ditunda   |   16:00 . Hadir di Pelantikan IMM, Komisi C Bahas Masalah Pembelajaran Daring   |   15:00 . Pengurus Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Bojonegoro Resmi Dilantik   |   14:00 . Satgas Minta Tokoh Muda Ajak Kaum Milenial Sukseskan Vaksinasi   |   13:00 . Mengantisipasi Masuknya Varian Baru, Pintu Masuk Luar Negeri Diperketat   |   12:00 . Satgas Kedepankan Edukasi Masyarakat Manfaat Vaksinasi   |   11:00 . Perhutani Bersama CEC Bojonegoro Tanam Bibit Durian, Alpukat dan Kayu Putih   |   10:00 . Kesembuhan Pasien Nasional Bertambah Menjadi 718.696 Orang   |   09:30 . Bertekad Kembangkan Lembaga, Siapkan Siswa Mengabdi pada Masyarakat   |   09:00 . Turun Rp3.000 di Akhir Pekan, Harga Emas Dibanderol Rp940.000   |   08:00 . Warga Kedungadem Nekat Bunuh Diri Masuk Sumur   |  
Sun, 17 January 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Lapangan Unitisasi Jambaran-Tiung Biru (J-TB)

Mei, Dewan Agendakan Panggil Operator J-TB

blokbojonegoro.com | Sunday, 30 April 2017 08:00

Mei, Dewan Agendakan Panggil Operator J-TB

Reporter: Parto Sasmito, M. Yazid
 
blokBojonegoro.com - Sempat tidak ada kabar, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro dalam waktu dekat akan memanggil operator Lapangan Unitisasi Gas Jambaran-Tiung Biru (J-TB), PT Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC). Tepatnya sekitar bulan Mei 2017 dan agenda rapat bersama telah dimasukan ke jadwal Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kabupaten Bojonegoro.
 
Selain PEPC, wakil rakyat juga sekalian mengundang Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi ( SKK Migas) dan pihak lain yang mempunyai kompetensi untuk mengambil kebijakan di megaproyek gas tersebut. "Memang benar, sudah kita agendakan memanggil PEPC dan SKK Migas," kata Ketua Komisi B DPRD Bojonegoro, Sigit Kushariyanto, kepada blokBojonegoro.com.
 
Komisi yang membidangi masalah anggaran dan keuangan tersebut ingin mengetahui lebih lanjut tahapan kelanjutan pembangunan Engineering, Procuremend and Constructions (EPC) gas pasca penetapan Konsorsium PT Rekaya Industri (Rekind)-JGC sebagai pemenang tender. Sebab, banyak pertanyaan masyarakat seputar proyek yang bisa menyerap banyak tenaga kerja tersebut.
 
"Kita memantau khusus, karena hajat Bojonegoro juga tertambat disitu. Jangan sampai nanti masyarakat dan daerah tertinggal lagi," jelasnya.
 
Politisi Partai Golkar tersebut berharap pengambil kebijakan di proyek gas yang ada di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro tersebut bisa menjelaskan rencana detail pelaksanaan proyek dan juga waktunya. Jadi, akan semakin terang tahapan-tahapanya. 
 
Seperti diketahui, dari Lapangan J-TB, operator menargetkan produksi gas sebesar 172 juta standar kaki kubik per hari (MMMSCFD) pada 2020. Jumlah tersebut terentang dari tahun 2020 sampai 2035 dan bisa dimanfaatkan untuk pembangkit listrik dan industri pupuk. Ada pun proyek pengembangan lapangan gas J-TB dalam Plan of Development (POD) akan menelan biaya hingga US$2,5 miliar. [ito/zid/mu]

Tag : pepc, jtb, migas


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat