17:00 . Imunisasi saat Pandemi? Jangan Ditunda   |   16:00 . Hadir di Pelantikan IMM, Komisi C Bahas Masalah Pembelajaran Daring   |   15:00 . Pengurus Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Bojonegoro Resmi Dilantik   |   14:00 . Satgas Minta Tokoh Muda Ajak Kaum Milenial Sukseskan Vaksinasi   |   13:00 . Mengantisipasi Masuknya Varian Baru, Pintu Masuk Luar Negeri Diperketat   |   12:00 . Satgas Kedepankan Edukasi Masyarakat Manfaat Vaksinasi   |   11:00 . Perhutani Bersama CEC Bojonegoro Tanam Bibit Durian, Alpukat dan Kayu Putih   |   10:00 . Kesembuhan Pasien Nasional Bertambah Menjadi 718.696 Orang   |   09:30 . Bertekad Kembangkan Lembaga, Siapkan Siswa Mengabdi pada Masyarakat   |   09:00 . Turun Rp3.000 di Akhir Pekan, Harga Emas Dibanderol Rp940.000   |   08:00 . Warga Kedungadem Nekat Bunuh Diri Masuk Sumur   |   07:00 . Punya Penyakit Penyerta, Apakah Harus Tetap Vaksinasi Covid-19?   |   06:00 . Tambah 4 Kota/Kabupaten di Jatim yang Terapkan PPKM   |   05:00 . 23 Sembuh, 27 Tambahan Kasus Baru di Bojonegoro, dan 1 Meninggal   |   04:00 . 1198 Kasus Baru di Jatim, Pasien Sembuh 868, dan Pasien Meninggal 63   |  
Sun, 17 January 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Ponpes Al-Islah Pancur Gelar Haflah Akhirussanah ke-18

blokbojonegoro.com | Thursday, 18 May 2017 20:00

Ponpes Al-Islah Pancur Gelar Haflah Akhirussanah ke-18

Pengirim : Diki Alamzyah

blokBojonegoro.com - Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Islah Pancur menyelenggarakan haflah akhirussanah ke-18 yang dirangkai dengan pengajian umum, Rabu (17/05/2017).

Pengajian umum sendiri menghadirkan Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Luhur Al-Husna Surabaya dan Guru Besar Uinsa. Dalam acara tersebut dihadiri dari pihak Muspika Kecamatan Temayang, MWC NU beserta banomnya, Wali Santri, serta masyarakat sekitar.

Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Islah, KH. Ahmad Roqib mengatakan, dalam haflah akhirussanah yang ke-18 ini merupakan acara yang sangat istimewa karena di bulan sya'ban dan juga dalam menyambut bulan suci ramadan.

"Diharapkan santri bisa intropeksi diri dalam segi pembelajarannya, bukan hasil yang dicari tapi proses pencarian ilmu iti sendiri yang lebih utama" jelasnya.

Serta, masyarakat sekitar juga mendukung kegiatan-kegiatan pondok pesantren (Ponpes) agar kedepannya bisa saling bersinergi dalam hal apapun.

Sementara dalam ceramahnya, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si menyampaikan bahwa, santri dan warga Nahdlatul Ulama' (NU) itu sangat erat hubungannya. Kearifan budaya lokal harus dijaga agar sikap toleransi itu terwujud dalam sifat diri manusia.

Pesan moral yang diberikan beliau mengutip yang mulia guru besar Imam Syafi'i "Jadilah air walaupun kecil volume mengalirnya pasti bersih. Berbeda air yang  besar volumenya tetapi tidak mengalir maka air itu akan keruh dan kotor," pesannya. [ito]

Tag : ponpes, al islah, pancur, Temayang


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat