13:00 . Program Pemulihan Ekonomi Nasional Sokong Pendidikan Nasional Hadapi Pandemi Covid-19   |   12:00 . Bantuan Bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Non PNS di Kemenag   |   11:00 . Kemenag Alokasikan Bantuan Pemulihan Ekonomi untuk Pendidikan Keagamaan   |   10:00 . Mayoritas Provinsi Prioritas Mengalami Penurunan Kasus Positif   |   09:00 . Dakwah Islam Indonesia: Merangkul Bukan Memukul (Munas X MUI 2020)   |   08:00 . Indonesia Berpengalaman dan Siap Distribusi Vaksin Sampai ke Pelosok   |   07:00 . Nyeri Haid Hilang Setelah Menikah, Mitos atau Fakta?   |   06:00 . Ayo Warga Jatim Jangan Lengah Lur.....   |   05:00 . 4 Pasien di Bojonegoro Sembuh, Tambahan Baru 5 Orang   |   20:00 . UPDATE Perkembangan Penanganan Covid-19 Indonesia   |   19:00 . Optimisme Pendidik di Tengah Tantangan Pandemi Covid-19   |   18:00 . Pembelajaran di Tengah Pandemi Covid, Pemkab Semangati Guru   |   17:00 . Vaksin Upaya Serius Negara Melindungi Masyarakat   |   16:00 . 36 Pelanggar Prokes di Ngasem Diberikan Sanksi Sosial   |   15:00 . Selamat, Kak Bibin Resmi Lepas Lajang   |  
Fri, 27 November 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 31 May 2017 15:00

Depresi, Perempuan di Ngasem Gantung Diri

Depresi, Perempuan di Ngasem Gantung Diri

Reporter : Joel Joko
 
blokBojonegoro.com - Seorang perempuan ditemukan tewas karena diduga gantung diri di dalam rumahnya, Rabu (31/5/2017) siang. Korban, Uswatun Khasanah (33) warga Desa Wadang RT.18/06 Kecamatan Ngasem, Bojonegoro.
 
Perempuan nahas itu mengidap gangguan jiwa. Pertama kali yang mengetahui peristiwa tersebut adalah suaminya, Edi Susanto (35). Mengatahui istrinya gantung diri spontan dia berteriak histeris hingga mengundang warga berdatangan. 
 
Kapolsek Ngasem AKP Dumas Barutu mengatakan, petugas segera meluncur TKP begitu mendapat laporan warga. Hasil pemeriksaan pada tubuh korban, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan.
 
"Diduga korban memang bunuh diri. Tidak ditemukan luka selain jeratan tali plastik di leher korban," jelas Kapolsek.
 
‌Korban gantung diri dengan cara mengikatkan tali plastik yang ada pengait besi diikatkan pada kayu usuk rumah di bagian kamar tempat penyimpanan padi. Semua ciri-ciri yang ditemukan menguatkan korban bunuh diri.
 
‌Menurut catatan keluarga dan medis, korban 3 bulan terakhir mengalami gangguan jiwa dan pernah berobat di Puskesmas jiwa Kalitidu serta Dokter Spesialis Saraf Sunarto di Bojonegoro. Keluarga korban tidak menghendaki dilakukan autopsi, sehingga jenazah langsung diserahkan untuk dimakamkan. [oel/lis]

Tag : gantung diri, korban, depresi


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Thursday, 26 November 2020 15:00

    Selamat, Kak Bibin Resmi Lepas Lajang

    Selamat, Kak Bibin Resmi Lepas Lajang Momen bahagia kembali dirasakan Keluarga besar Blok Media Group (BMG). Personil dari Blok Multimedia (anak perusahaan BMG), M. Tholibin resmi melepas masa lajangnya setelah menyunting pujaan hatinya, Siti Muza'roah....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat