21:00 . Rumah Sakit Tambah Alokasi Kamar Pasien Covid-19 Hingga 40%   |   20:00 . Tembus 1 Juta, Evaluasi Kasus Covid di Provinsi yang Menerapkan PPKM   |   19:00 . Dari 5 Pasang Ekor Cupang di Awal Pandemi, Kini Menjadi 4000 Ekor   |   18:00 . Begini Alur Tahapan Proses Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro   |   17:30 . Pusat Pembibitan Sukowati di Lahan 2,2 Hektar Diresmikan Bupati Anna   |   17:00 . Viral, Prospek Bisnis Penjualan Batik Jembatan Sosrodilogo Positif   |   16:30 . Peduli Banjir, Muslimat Bojonegoro Salurkan Ribuan Paket Sembako   |   16:00 . Vaksin Sinovac Didistribusikan ke 48 Faskes   |   15:00 . Sempat Naik, Harga Telur Ayam Turun   |   14:00 . Vaksinasi Covid-19 di Bojonegoro Dimulai   |   13:00 . Ansor Sekar Bedah Rumah Korban Banjir Bandang   |   12:00 . Angka Kesembuhan Pasien Nasional Meningkat Mencapai 10.974 Orang   |   11:00 . Pertama Divaksin Sinovac, Begini Kata Bupati Bojonegoro   |   10:00 . Lolos Screening, Bupati bersama Pejabat yang Ada di Bojonegoro Awali Vaksinasi   |   09:00 . PMII Unugiri Galang Dana Bantu Korban Bencana Alam   |  
Thu, 28 January 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Jus Belimbing Berbahaya bagi Penderita Ginjal?

blokbojonegoro.com | Wednesday, 07 June 2017 07:00

Jus Belimbing Berbahaya bagi Penderita Ginjal?

Reporter:-

blokBojonegoro.com - Belimbing merupakan salah satu buah yang sarat vitamin C dan relatif mudah didapat. Tak sedikit orang yang meyakini jus buah ini bisa membantu menurunkan tekanan darah. Meski begitu, buah ini tidak direkomendasikan untuk mereka yang memiliki gangguan ginjal.

Dilansir dari laman Mensjournal.com, jus belimbing memiliki kadar neurotoksin yang sulit untuk dinetralisasi oleh ginjal. Konsumsi yang disarankan adalah tidak lebih dari 100 milimeter setiap hari untuk mereka yang mengalami gangguan ginjal.

Bahaya konsumsi belimbing juga dikatakan dr. Salim Lim Sp.PD-KGH, dalam seminar "Ginjal dan obat tradisional" di Rumah Sakit Husada, Jakarta seperti dilansir dari Kompasiana.

Dokter Salim mengatakan, belimbing mengandung asam oxalat. Pada orang yang sehat, asam ini bisa disaring oleh ginjal dan dibuang keluar tubuh.  Sedangkan pada pasien ginjal, racun ini tidak dapat dibuang dan memperburuk keadaan ginjalnya.

"Karena terjadi obstruksi atau sumbatan di ginjal, sehingga menjadi gagal ginjal akut atau mendadak," ujar konsultan di Renal Medicine Singapura ini.

Gejala kelebihan neurotoksin belimbing pada otak antara lain cegukan, mual, muntah, penurunan kesadaran, kejang, dan epilepsi. "Cegukan adalah ciri khas dari efek konsumsi belimbing bagi penderita ginjal," tambahnya.

Ia mencontohkan beberapa kasus yang ditemuinya di RS Husada dan RS Grha Kedoya Jakarta. Salah satunya KY (43) pasien yang mengidap penyakit ginjal, diabetes, dan hipertensi. Ia dirawat di rumah sakit karena cegukan terus menerus selama 2 hari, mual, muntah, dan sesak napas, hingga kejang.

Saat di rawat di ICU Rumah Sakit Grha Kedoya baru diketahui bahwa pasien mengkonsumsi dua iris belimbing.

Kasus serupa dialami SP (56), pasien dengan penyakit ginjal, diabetes, dan hipertensi. Ia dirawat di RS Husada karena cegukan terus menerus, mual dan sesak napas. Saat dirawat, pasien sempat koma. Seminggu baru diketahui, pasien selama ini mengonsumsi belimbing untuk menurunkan tensi darahnya.

Sumber: http://lifestyle.kompas.com/read/2017/06/06/124200220/

jus.belimbing.berbahaya.bagi.penderita.ginjal.

Tag : Bahaya, belimbing, ginjal


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat