12:00 . Hari Santri IPNU-IPPNU PAC Tambakrejo Nobar Film Sang Kyai   |   10:00 . 597 Peserta Ikut Ujian Perangkat Desa di Balen   |   09:00 . Peringati HSN, Satlantas Polres Dukung Prokes di Pondok Pesantren   |   08:00 . 315 Pasien di Jatim Sembuh, 327 Kasus Baru   |   06:00 . Berawal dari Hobi, Gadis Ini Selami Dunia Literasi   |   05:00 . Jumlah Sembuh dan Tambahan Baru di Bojonegoro Masing-masing 6 Orang   |   04:00 . Pasien Sembuh dari Covid-19 di Indonesia Bertambah Menjadi 297.509 Orang   |   22:00 . Libur Panjang Rawan Tambahan Kasus Baru   |   21:00 . EMCL Serah Terimakan 1.250 Pohon ke DLH Bojonegoro   |   20:00 . Dua Desa Ikuti Lomba Keterbukaan Informasi Publik 2020   |   19:00 . Lebihi Target, Pencetakan KPP Capai 33.300 Keping   |   18:00 . Pandemi Covid, Seminar Virtual Dyslexia Banjir Peminat   |   17:00 . Kado Jalan Mulus di Hari Jadi Bojonegoro ke-343   |   16:00 . Cek Suhu dan Lewati Bilik Disinfektan Wajib Dilalui Peserta Ujian Perades   |   15:00 . Ponpes Attanwir Bekali Santri Tata Cara Hidup Sehat di Tengah Pandemi   |  
Thu, 22 October 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 12 June 2017 08:00

Pernyataan Sikap LP Ma’arif NU terhadap Wacana Full Day School

Pernyataan Sikap LP Ma’arif NU terhadap Wacana Full Day School

Reporter: -

blokBojonegoro.com -
Rencana Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menerapkan perpanjangan jam sekolah dasar dan menengah atau yang biasa disebut sebagai full day school menuai banyak respon dari publik. Kritik pun mengalir deras dari berbagai kalangan, termasuk di dunia maya, meski akhirnya Muhadjir membuka kemungkinan akan menarik gagasan tersebut karena pihak banyak yang keberatan.

Dari wacana yang beredar, full day school akan diterapkan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah, tak terkecuali ribuan sekolah atau madrasah yang berada di bawah naungan Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama. Berikut adalah surat pernyataan sikap bernomor 154/SU/PP/LPM-NU/VIII/2016 lembaga NU yang membidangi pendidikan formal tersebut:

Bismillahirrahmanirrahim

Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) sebagai departementasi bidang pendidikan di Nahdlatul Ulama memiliki 12.780 (dua belas ribu tujuh ratus delapan puluh) sekolah dan madrasah di seluruh Indonesia. Berkenaan dengan gagasan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.Ap yang akan memberlakukan Full Day School (sekolah sehari penuh), setelah memperhatikan aspirasi warga Nahdlatul Ulama mulai tingkat Wilayah, Cabang, Majelis Wakil Cabang, dan satuan pendidikan, baik secara tertulis maupun lisan, Pengurus LP Ma’arif NU Pusat menyampaikan hal-hal sebagai berikut :

1. Gagasan sekolah sehari penuh atau full day school (FDS) harus didahului dengan kajian yang matang dan utuh. Dalam kondisi satuan pendidikan yang masih di bawah standar dan sekolah ramah anak belum berjalan dengan baik, maka gagasan FDS tidak akan berjalan efektif. Selain itu, keragaman kondisi peserta didik, orang tua, dan masyarakat sudah terfasilitasi dengan model pembelajaran yang beragam, ada yang reguler/normal dan ada yang sehari penuh sehingga orang tua diberikan keleluasaan untuk memilih. Bahkan dalam kondisi tertentu anak tidakperlu berlama-lama di sekolah, agar cepat berinteraksi dengan orang tua dan lingkungan sekitar, apalagi yang masih di tingkat dasar.

2. Kurikulum 2013 telah mengedepankan nilai-nilai pendidikan karakter yang terintegrasi dalam semua mata pelajaran. Mestinya kurikulum 2013 ini yang dikembangkan dalam penguatan karakter peserta didik, bukan penambahan jam belajar. Selain itu, kurikulum 2013 tidak menganut dikotomi antara ilmu dan akhlak.Semua bidang ilmu yang diajarkan dari pagi hingga jam pulang sekolah dengan bobot nilai agama yang dikedepankan terlebih dahulu. Kalau ini didukung dan dimaksimalkan jauh lebih memberi nilai positif ketimbang FDSyang digagas oleh Mendikbud.

3. Alasan FDS karena anak-anak kota sehari penuh ditinggalkan oleh orang tuanya sehingga khawatir dengan pergaulan bebas yang bisa menjerumuskan peserta didik ke hal-hal negatif juga tidak sepenuhnya benar, karena kota-kota besar di Indonesia tidak sepenuhnya meninggalkan tradisi, nilai-nilai, dan pendidikan agama yang sudah berlangsung selama ini.

4. Tidak semua orang tua peserta didik bekerja sehari penuh, utamanya mereka yang dipelosok bekerja sebagai petani dan nelayan yang separuh waktu dalam sehari tetap bersama dengan putera-puteri mereka. Belajar tidak selalu identik dengan sekolah. Interaksi sosial peserta didik dengan lingkungan tempat tinggalnya juga bagian dari proses pendidikan karakter sehingga mereka tidak tercerabut dari nilai-nilai adat, tradisi, dan kebiasaan yang sudah berkembang selama ini.

Berdasarkan alasan-alasan dan pertimbangan di atas maka LP Ma’arif NU menyatakan menolak penerapan FDS.

Semoga Allah SWT meridhai usaha mulia kita dalam membangun dan mencerdaskan bangsa. Kepada Allah kita berserah diri. Amin.

Wallahul muwaffiq ila aqwamith thariq

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Jakarta, 09 Agustus 2016/06 Dzulqa’dah 1437 H


Z. Arifin Junaidi (Ketua PP LP Ma’arif NU)

Muchsin Ibnu Djuhan (Sekretaris PP LP Ma’arif NU)

Tembusan yth:
1. PBNU di Jakarta
2. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan


Sumber: http://www.nu.or.id/post/read/70357/
pernyataan-sikap-lp-maarif-nu-terhadap-wacana-full-day-school

Tag : full day, school, ma'arif, nu, wacana


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Saturday, 22 August 2020 20:00

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023 Asosiasi Media Siber Indonesa (AMSI) kembali mempercayakan tampuk kepemimpinan kepada Wensesleus Manggut (Pemred Merdeka.com), sebagai Ketua Umum dan Wahyu Dhyatmika/Komang (Pemred Tempo), sebagai Sekretaris Jenderal periode 2020-2023 pada kongres kedua...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat