10:00 . Berdesak-Desakan, Pemilih di Desa Campurejo Pingsan   |   09:00 . Gerakan Pengendalian Penggerek Batang Disperta Lanjut di Balen   |   08:00 . Pilkades Serentak Bukan Hari Libur Daerah   |   07:00 . Riset: Anak Kedua Laki-laki Cenderung Lebih Nakal   |   21:00 . PDAM Macet, Begini Tanggapan Perusahaan   |   20:00 . Masyarakat Keluhkan Air PDAM Macet   |   19:00 . Lini Depan Kurang Tajam, Pelatih Persibo Terus Berburu Striker   |   18:00 . 352.567 Rokok Ilegal Dimushakan   |   17:00 . DPMD Pastikan Seluruh Desa Sudah Terima Dana Oprasional Pilkades   |   16:00 . Persiapkan Kondisi Fisik, Tim Futsal Porprov Bojonegoro Check Up Kesehatan   |   15:00 . Tingginya Pengangguran Pencaker Kurang Manfaatkan Media Informasi   |   14:00 . Kurangi Penggangguran Pasca Kelulusan Sekolah, UPT BLK Gelar Job Market Fair 2019   |   13:00 . PU Fraksi DPRD Dijawab Pemkab   |   12:00 . Sejarah Pilkades dari Masa ke Masa   |   11:00 . Bea Cukai Bojonegoro Musnahkan 352.567 Batang Rokok   |  
Wed, 26 June 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 11 July 2017 19:30

Terindikasi Double Job, Pendamping Desa Diminta Memilih

Reporter: M. Yazid
 
blokBojonegoro.com - Terindikasi double job, puluhan Pendamping Desa (PD) yang tergabung dalam Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) kabupaten Bojonegoro Provinsi Jawa Timur dipanggil. 
 
TA Kabupaten Bojonegoro, Edy suprayitno membenarkan ada 30 pendamping yang diundang, namun tiga orang tidak hadir karena sebelumnya sudah mengundurkan diri sehingga hanya 27 orang pendamping saja. Nama-nama tersebut sesuai data dari Satker Provinsi Jawa Timur.
 
Untuk itu satker Provinsi Jawa Timur yang berjumlah empat turun langsung ke Kota Ledre. "Mereka (pendamping desa) diklarifikasi indikasi pendamping yang doubel job," jelasnya,  Selasa (11/7/2017).
 
Dari mereka yang diundang beberapa sudah siap mengundurkan diri menjadi pendamping. "Namun masih diberi kesempatan berpikir untuk memilih antara keduanya sampai hari Jumat," jelasnya kepada blokBojonegoro.com.
 
Edy Twitty panggilan akrab Edy Suprayitno memastikan kebanyakan merangkap menjadi tenaga pendidik dan mengakui namanya masuk di lembaga pendidikan. "Sesuai SOP tenaga pendamping tidak boleh terikat kontrak kerja dengan pemerintah atau swasta," ungkapnya.
 
Ditambahkan, bagi yang doubel job diharap memilih tetap menjadi atau mundur menjadi pendamping. Jika mundur mengirimkan surat permohonan pengunduran diri ke Provinsi Jawa Timur, namun jika memilih menjadi pendamping harus ada surat pernyataan pengunduran diri ke lembaga, surat keterangan dari lembaga dan nama yang bersangkutan memastikan namanya hilang atau non aktif di daftar guru yang tercantum di online baik web padamunegeri atau web Kemenag. 
 
"Apabila tidak ada kejelasan dikhawatirkan kalau hasil audit BPK ditemukan double job, dikhawatirkan diminta pengembalian gaji yang sudah diterimanya," pungkasnya. [zid/lis]
 

Tag : Pendamping, desa, Double, job

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat