10:00 . Berdesak-Desakan, Pemilih di Desa Campurejo Pingsan   |   09:30 . Pilkades, Kebun Belimbing Ngringinrejo Ditutup   |   09:00 . Gerakan Pengendalian Penggerek Batang Disperta Lanjut di Balen   |   08:00 . Pilkades Serentak Bukan Hari Libur Daerah   |   07:00 . Riset: Anak Kedua Laki-laki Cenderung Lebih Nakal   |   21:00 . PDAM Macet, Begini Tanggapan Perusahaan   |   20:00 . Masyarakat Keluhkan Air PDAM Macet   |   19:00 . Lini Depan Kurang Tajam, Pelatih Persibo Terus Berburu Striker   |   18:00 . 352.567 Rokok Ilegal Dimushakan   |   17:00 . DPMD Pastikan Seluruh Desa Sudah Terima Dana Oprasional Pilkades   |   16:00 . Persiapkan Kondisi Fisik, Tim Futsal Porprov Bojonegoro Check Up Kesehatan   |   15:00 . Tingginya Pengangguran Pencaker Kurang Manfaatkan Media Informasi   |   14:00 . Kurangi Penggangguran Pasca Kelulusan Sekolah, UPT BLK Gelar Job Market Fair 2019   |   13:00 . PU Fraksi DPRD Dijawab Pemkab   |   12:00 . Sejarah Pilkades dari Masa ke Masa   |  
Wed, 26 June 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 20 July 2017 16:00

Wacana Pajak Usaha Rumah Kos

Penyewa Kamar Kos Ketar-ketir Tarif Akan Naik

Penyewa Kamar Kos Ketar-ketir Tarif Akan Naik

Reporter: Maratus Shofifah

blokBojonegoro.com - Adanya wacana pajak bagi usaha rumah kos, ternyata membuat penyewa kos ketar-ketir akan adanya kenaikan untuk sewa kamar. Pasalnya belum ada pajak kos saja biaya untuk sewa kamar kos mewah satu bulan sudah tinggi.

"Saat ini harga sewanya satu bulan Rp750 ribu, dengan fasilitas kamar mandi dalam dan wifi," kata salah satu penghuni kos mewah di Jalan Gajah Mada, Santi.

Menurutnya pajak kos memang bagus untuk menghindari adanya kos liar, namun dengan adanya pajak kos yang akan dibebankan kepada pemilik usaha, kata Santi, justru membuatnya ketar-ketir. Pasalnya apabila benar-benar ada pajak, tentu tarif per kamar akan naik.

"Sewa kamar sudah naik awal tahun lalu, adanya pajak kos ditakutkan akan ada kenaikan tarif lagi," ungkapnya.

Senada diungkap penguni kamar kos lain, Laili. Wacana pajak kos belum pernah ia dengar sebelumnya. Namun dengan adanya wacana tersebut, menurutnya sangat bagus, dan bisa dibayar oleh pemilik usaha dari laba yang diterima tanpa dibebankan kepada penyewa.

"Baru kali ini dengar adanya pajak kos, semoga saja tidak dibebankan ke penyewa kos dengan menaikkan tarif," ujarnya. [ifa/mu]

Tag : usaha kost, pajak kamar kost

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat