07:00 . Kaki Sulit Diangkat, Waspadai Gejala Diabetes   |   05:00 . 4 Hari Berturut-turut, Kasus Konfirmasi Positif di Bojonegoro Tetap 54 Orang   |   17:00 . Nyalip, Oleng, Pengemudi Mobil Meninggal Hantam Pohon   |   16:00 . Pelaksanaan Vaksinasi Dibagi di Rumah Sakit dan GOR SMT   |   15:00 . Pemerintah Upayakan Lansia Mudah Menjangkau Lokasi Vaksinasi   |   14:00 . Mendagri: Damkar Melayani Dalam Mendukung Kebiasaan Baru   |   13:00 . Pengunjung Agrowisata Belimbing Turun 50 Persen Saat Pandemi   |   12:00 . HUT Damkar Ke-102, Begini Pesan Bupati Bojonegoro   |   11:00 . Pemdes Desa Napis Siapkan Tempat Wisata Bersejarah   |   10:00 . Melepaskan Dan Menyimpan Masker Harus Memperhatikan Higienitas   |   09:00 . Lembaga Penyiaran Berperan Mengedukasi Masyarakat Mematuhi Prokes   |   07:00 . Kapan Waktu Paling Tepat untuk Memberi Susu Sapi pada Bayi?   |   06:00 . Pakai Masker yang Bisa Dikalungin? Praktis, Tapi ............   |   05:00 . 2 Bulan, 33 Orang Dinyatakan Positif Covid-19 Meninggal Dunia   |   23:00 . Pengendara Motor Tabrak Truk Parkir di Jalan   |  
Tue, 02 March 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Dewan Kunker ke Sukoharjo

Dewan Belajar Pembangunan Jalan dan Proses Lelang

blokbojonegoro.com | Thursday, 10 August 2017 23:00

Dewan Belajar Pembangunan Jalan dan Proses Lelang

Reporter: M. Yazid
 
blokBojonegoro.com - Sebagai upaya mensukseskan pembangunan di Kabupaten Bojonegoro, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Sukoharjo. Para wakil rakyat itu belajar proses pembangunan jalan dan proses lelang kepada Pemkab Sukoharjo, Rabu (10/8/2017).
 
Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bojonegoro, Muhammad Fauzan menjelaskan, dipilihnya Kabupaten Sukoharjo karena kontruksi jalan dan daerahnya sama dengan di Kabupaten Bojonegoro. Pasalnya di sana ada jalan yang di paving dan rigid pavement (perkerasan jalan beton).
 
"Kontruksi daerah sama, ada paving dan rigid. Serta ada yang aspal, namun pembangunannya melihat kebutuhan," jelasnya kepada blokBojonegoro.com.
 
Menurutnya, pembangunan jalan paving di Kota Ledre sudah baik tetapi sedikit mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Sehingga, pembangunan jalan paling bagus memakai rigid. 
 
"Seharusnya dalam pembangunan jalan harus fokus dan konsen. Nanti akan tercapai pengerjaan pembangunan jalan melihat anggaran di Bojonegoro," terang politisi Partai Demokrat Kabupaten Bojonegoro itu.
 
Selain itu dalam Keadaan tersebut juga belajar penerapan sistem lelang pekerjaan yang dilakukan Kabupaten Sukoharjo menggunakan Unit Layanan Pengadaan (ULP) sendiri. "Nantinya di Bojonegoro mendorong badan lelang sendiri tidak seatap dengan PU lagi," harapnya.
 
Ditambahkan, terkait dengan ULP mandiri itu juga didiskusikan dan kajian bersama untuk mencari masukan agar bisa diterapkan di Kota Ledre. "Penggunaan itu sesuai program yang dicanangkan Pemkab Bojonegoro, OGP (Open Government Partnership). Nantinya pelaksana pekerja dengan PU tidak ketemu," imbuhnya.
 
Sementara itu disinggung terkait kesiapan peserta ULP itu, politisi asal Kecamatan Ngasem mengakui sebenarnya sudah siap. "Tinggal menunggu good will dari Bupati. Sejauh ini Blitar, Surabaya Kota sudah berdiri sendiri," imbuhnya.
 
Dari hasil Kunker di Dinas PU Bina Marga dan Pemerintahan Kabupaten Sukoharjo ada beberapa saran, agar DPRD dan Bupati duduk bersama membangun jalan baik Nasional maupun Provinsi. [zid/lis]

Tag : Dprd, kunker, bumdes


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat