17:00 . Tanpa 2 Pemain Inti, Persibo Optimis Kalahkan Nganjuk Ladang   |   16:00 . Conjo, Teknik Percepat Tanam Tembakau Tanpa Guludan   |   15:00 . Biasa Tanam Palawija, Kemarau Kali Ini Petani Mayangkawis Beralih Tembakau   |   13:00 . Disbudpar Targetkan 1,5 Juta Wisatawan Tahun Ini   |   12:00 . Persibo Waspadai Ancaman Tim Tamu   |   11:00 . Sempat Meroket, Harga Cabai Berangsur Turun   |   10:00 . Semakin Bugar dan Banyak Aktifitas di Masa Pensiun   |   09:00 . Bahagia Tampil di Istana Negara, Ini Cerita Penari Thengul   |   08:00 . Terus Diperhatikan, Kualitas dan Kuantitas UDD PMI Harus Ditingkatkan   |   07:00 . Tips Anti Stres untuk Ibu Bekerja yang Baru Jadi IRT   |   22:00 . Kodim Bojonegoro Rotasi Jabatan Perwira   |   21:00 . Majukan PMI, Jejaring Wilayah V Gelar Pertemuan di Bojonegoro   |   20:00 . Puluhan Regu Meriahkan Gerak Jalan SD-MI Kecamatan Kapas   |   19:00 . 8 Tahun Berjualan Kuliner Gloso, Warung Ini Dapat Penghargaan Bupati   |   18:00 . Usai Jawara di Kancah Internasional, Nedi Bertekad Kuliah di Amerika   |  
Thu, 22 August 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 16 August 2017 17:00

Disperindag: Belum Ditemukan Garam Bercampur Kaca di Bojonegoro

Disperindag: Belum Ditemukan Garam Bercampur Kaca di Bojonegoro

Kontributor: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com -
Setelah isu tentang garam bercampur kaca menyebar luas di beberapa derah di Jawa Timur, ternyata hal tersebut juga sampai ke Kabupaten Bojonegoro. Pasalnya, ada salah satu masyarakat yang mengatakan menemukan adanya garam bercampur kaca di salah satu merek garam beryodium.

Setelah blokBojonegoro.com (bB) mendapatkan informasi terkait hal tersebut, bB langsung membawa produk garam untuk diselidiki di Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bojonegoro. Namun, sebelumnya Disperindag juga sudah pernah melakukan pemeriksaan terkait beberapa merek garam yang ditenggarai bercampur kaca, di beberapa merek garam beryodium yang menyebar di tengah masyarakat.

Baca juga [Haa! Garam Diduga Bercampur Kaca Beredar di Bojonegoro?]

"Kemarin sudah melakukan pengecekan terhadap beberapa produk, namun tidak ditemukan adanya campuran kaca. Tapi, untuk produk ini belum kami cek," ujar Kabid Bina Usaha Perdagangan, Agus Haryana.

Untuk memastikan bahwa ada campuran kaca di dalam garam tersebut, pria berumur 50 tahun itu melakukan beberapa pengecekan dengan memasukan garam kedalam segelas air. Pada pengecekan pertama, saat dimasukan kedalam air biasa ternyata ada sebuah serpihan kecil-kecil yang berwarna bening yang sulit untuk larut walaupun sudah diaduk beberapa kali.

Yang kedua, ia memasukan garam tersebut kedalam air panas, dengan tujuan agar garam tersebut cepat larut lantaran panasnya air. Namun, selang beberapa waktu masih ada beberapa serpihan kecil yang juga sulit untuk larut.

"Biasanya juga tergantung seberapa lama mengaduknya, dan jika itu benar-benar serpihan kaca, walaupun diaduk lama pun tidak bakal hancur," lanjut Agus, sapaan akrabnya.

Untuk memastikan yang terakhir, Agus mengambil serpihan yang sulit larut tersebut dan kemudian digigit untuk memastikan bahwa itu garam atau serpihan kaca. Setelah digigit, ternyata serpihan tersebut bisa hancur dan mempunyai rasa asin.

"Kalau kaca sangat sulit untuk hancur, dan walaupun hancur tidak akan mempunyai rasa asin, dan kelihatanya garam tersebut mempunyai tekstur yang sulit untuk larut bersama air," kata pria asal Mojokampung itu menjelaskan.

Untuk memastikan garam tersebut tidak bercampur kaca, Agus juga membagikan kepada para pekerja yang ada di Disperindag untuk mencobanya. Dan ternyata sama halnya yang diungkapkan oleh Agus, serpihan tersebut adalah garam yang mengkristal bukan serpihan kaca. [din/mu]

Tag : disperindag, garam bercampur kaya, garam

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 07 August 2019 15:00

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten Sebanyak 29 wartawan telah bekerja keras melewati Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-27 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, yang bekerjasama dengan SKK Migas dan KKKS. Selama dua hari 6-7...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 13 August 2019 08:00

    Teladani Auliya, Jemaah Tahli Ziarah dan Wisata Religi

    Teladani  Auliya, Jemaah Tahli Ziarah dan Wisata Religi Demi memperkuat spiritual keagamaan dan meneladani perjuangan para waliyullah, sekaligus menyambut Kemerdekaan RI-47, jemaah tahlil Dukuh Ngantulan, RT.19/RW.03, Desa Bulu, Kecamatan Balen, mengadakan ziarah ke makam auliya. Selain itu dalam...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat