17:00 . Lestarikan Lingkungan DLH dan Muspika Tanam Ratusan Pohon   |   16:00 . Dinsos Dapat 500 Bantuan Kursi Roda, Berharap Tak Terpakai   |   14:00 . Begini Peran Keberadaan Posko Desa dalam Penanganan Covid-19 Secara Nasional   |   13:00 . Daerah Yang Masih Zona Oranye Harus Segera Berbenah   |   12:00 . BMKG Djuanda Prediksi Musim Hujan Selesai Dasarian II   |   11:00 . Peningkatan Kualitas Penanganan Jawa - Bali Berdampak Menekan Kasus Nasional   |   10:00 . Pasien Sembuh dari Covid-19 di Indonesia Terus Meningkat Menjadi 1.176 356 Orang   |   09:00 . Satgas Covid-19 Monitoring Strain Virus Baru   |   08:00 . Makin Pedas, Harga Cabai Rawit Tembus Rp105 Ribu Perkilogram   |   07:00 . 30 Persen Anak Muda Disebut Alami Kecanduan Smartphone, Ini Saran Pakar   |   05:00 . 3 Hari Berturut-turut Kasus Konfirmasi Positif di Bojonegoro 53 Orang   |   21:00 . Razia Kamar Kos, Dua Pasangan Diamankan, Satu Diantaranya Masih Pelajar   |   20:00 . Dinsos Tiadakan Pemberian Santunan Korban Covid-19 Meninggal Dunia   |   19:00 . Personil Binamulia Bantu Masyarakat Terdampak Bencana Banjir   |   18:00 . Asiknya Mancing di Embung Ngraden Kecamatan Padangan   |  
Sat, 06 March 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Usai Mancing, Siswa SD Tenggelam Saat Mandi

blokbojonegoro.com | Sunday, 20 August 2017 20:00

Usai Mancing, Siswa SD Tenggelam Saat Mandi

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com -
Nasib nahas dialami Nuruddin Jauhari (9), alamat RT.08/RW.02 Dusun Merbong, Desa Payaman, Kecamatan Ngraho Kabupaten Bojonegoro, Minggu (20/8/207). Pasalnya siswa kelas 4 SDN Payaman 2 itu meninggal dunia saat mandi usai memancing di Bengawan Solo.

Kepala pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Andik Sudjarwo menjelaskan, korban memancing di bengawan solo sekitar pukul 15.00 WIB, setelah itu korban mandi di bengawan tempatnya memancing.

"Korban memancing di sungai kemudian mandi dan tenggelam," jelasnya kepada blokBojonegoro.com.

Setelah kejadian tersebut masyarakat sekitar bersama instansi terkait melakukan pencarian korban. "Sampai saat ini korban belum ditemukan," terangnya.

Untuk itu dihimbau meskipun debit bengawan solo berkurang, masyarakat harus tetap waspada dan memantau anak-anaknya yang bermain. Setelah tenggelamnya anak pasangan Amir dan Siti Komariyah menjadi pembelajaran bersama. [zid/ito]

Tag : bpbd, tenggelam, bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat