19:00 . Suporter Sambut Positif Gebrakan Manajemen Persibo Bojonegoro   |   18:00 . Persibo Incar Klub Besar untuk Turnamen Pra Musim   |   17:00 . Target Naik Kasta, Pelatih Persibo Incar Pemain Liga 2 dan 1   |   16:00 . Persibo Bojonegoro Perkenalkan Dua Pelatih Sekaligus   |   14:00 . Perki Desa, Pedoman Pelayanan Informasi Publik   |   13:00 . Rektor Unigoro Tolak Kerusuhan, Berharap Masyarakat Hormati Hukum   |   11:00 . Usai Wisuda, Siswa SLB Diharap Lanjutkan Pendidikan dan Buka Usaha   |   10:00 . Bojonegoro Jadi Tuan Rumah HKIN, ini Alasannya..   |   09:00 . 18 Siswa-Siswi SLB Putra Harapan Bojonegoro Diwisuda   |   07:00 . Bayi Suka Menjulurkan Lidah, Normal Enggak Ya?   |   20:00 . Bojonegoro Ditunjuk Menjadi Tuan Rumah Keterbukaan Informasi Nasional   |   18:00 . Brownies Nagagini STIE Cendekia Raih Pendanaan Kemenristekdikti   |   18:00 . Pemohon Pembuatan Paspor Kebanyakan untuk Wisata   |   17:00 . Sulit Dapatkan Air, Begini Cara Petani Tanam Kedelai   |   16:00 . Petani Bojonegoro Dapat KPM, ini Syaratnya...   |  
Fri, 21 June 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 21 August 2017 12:00

Serpihan Agresi Militer Belanda II di Tuban-Bojonegoro (17)

Kemenangan Gerilya Diawali dari Gondang

Kemenangan Gerilya Diawali dari Gondang

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com - Pada lereng utara Pegunungan Kendeng yakni mulai Sugihwaras, Bubulan hingga Ngambon, Bojonegoro menjadi tempat dan kedudukan unsur-unsur pimpinan militer dan sipil pada masa agresi militer Belanda ke dua.

Pembagian wilayah tersebut, di antaranya adalah Residen dengan Staf berada di Desa Deling, Kecamatan Ngambon (waktu itu). Kemudian, di Kecamatan Bubulan, yakni di Desa Jari ada Bupati Bojonegoro dengan staff  dan Desa Gondang Ngepeh ada Komando STM, serta Komando Militer. Di Kecamatan Sugihwaras, yakni Desa Papringan diduduki Komando Brigade dan Desa Temayang ada Batalyon XVI.

[Baca juga: Hari-Hari Menjelang Pertempuran Letda Soetjipto ]

Sekitar dua bulan, kepentingan rakyat tidak terurus, karena pemerintahan mengalami tekanan dan pukulan sehingga menjadi keadaan Gedesorganiseerd. Sehingga perlu diatasi dengan teratur.

"Dalam hal ini pemerintah harus tetap menjadi pegangan dan merupakan pusat pengharapan serta kepercayaan seluruh masyarakat," Panitia Penyusunan Sejarah Brigade Ronggolawe, Pengabdian Selama Perang Kemerdekaan Bersama Brigade Ronggolawe, 1984, 297.

Oleh karenanya, pada tanggal 2 dan 3 Maret 1949, di Desa Gondang telah berkumpul pimpinan pemerintahan militer dan sipil. Kemudian terselenggara rapat Koordinasi yang dipimpin oleh Letkol Sudirman (Letjen purn) dihadiri aparat pemerintahan dari 3 kabupaten.

Setelah dilakukan rapat kordinasi, maka seluruh ketentuan yang tertuang dalam bidang masing-masing mulai bagian umum, perekonomian, kemasyarakatan, penerangan, pendidikan, kesehatan, sosial, dan pertahanan, telah dimengerti dan dilaksanakan. Sehingga roda pemerintahan militer berjalan sesuai garis yag ditentukan.

Pertahanan rakyat mulai disusun dan diatur kembali, tiap desa membentuk pagar desa bekekuatan satu regu dan dipimpin oleh kader-kade desa yang umumnya terdiri dari anggota tentara yang bertempat di desa itu. Selain tugas tersebut, pager desa juga menjalankan tugas mengadakan sabotase, menjadi kurir, menjaga keamanan dan lainnya.

Aparat pemerintah mulai berjalan kembali untuk melakukan kewajibannya. Pasukan yang tercerai berai tela dapat melakukan konsolidasi. Hubungan antara komandan dan anggota telah berjalan normal. Antara pasukan tetangga sudah dapat saling memberikan informasi mengenai keadaan lawan.

Bahkan gerakan-gerakan mengadakan serangan ke pos-pos Belanda, penghadangan konvoi kendaraan dan pasukan lawan yang sedang mengadakan patroli dan sebagainya mulai aktif dijalankan oleh pasukan gerilya rakyat.

Sumber:Pengabdian Selama Perang Kemerdekaan Bersama Brigade Ronggolawe, Panitia Penyusunan Sejarah Brigade Ronggolawe.

Tag : agresi, militer, belanda

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 02 June 2019 08:00

    IPNU-IPPNU Temayang Gelar Grand Finas Festival Oklek

    IPNU-IPPNU Temayang Gelar Grand Finas Festival Oklek Mengambil tema "Pelajar Millineal Menjaga Tradisi Budaya Lokal" Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Temayang gelar grand final Festival Oklek Ke-7,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Friday, 24 May 2019 13:00

    Apprentice Program PEPC 2019

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak Beberapa jam lagi menjelang penutupan pendaftaran, jumlah pelamar beasiswa pendidikan diploma guna menjaring Calon Operator Proyek Jambaran-Tiung Biru yang dikelola oleh PT Pertamina EP Cepu (PEPC). Hingga Jumat (25/4/2019) pagi...

    read more