16:00 . Vaksin Sinovac Didistribusikan ke 48 Faskes   |   15:00 . Sempat Naik, Harga Telur Ayam Turun   |   14:00 . Vaksinasi Covid-19 di Bojonegoro Dimulai   |   13:00 . Ansor Sekar Bedah Rumah Korban Banjir Bandang   |   11:00 . Pertama Divaksin Sinovac, Begini Kata Bupati Bojonegoro   |   10:00 . Lolos Screening, Bupati bersama Pejabat yang Ada di Bojonegoro Awali Vaksinasi   |   09:00 . PMII Unugiri Galang Dana Bantu Korban Bencana Alam   |   08:00 . Januari 2021, Kantor Pos Selesai Cairkan BST   |   07:00 . Ketahui 5 Manfaat Sinar Matahari Pagi untuk Bayi   |   06:00 . Presiden Jokowi Terima Dosis Kedua Vaksin Covid-19   |   23:00 . Gejala Covid-19 Ini Sering Tak Disadari   |   22:00 . Persiapan Donor Plasma di Bojonegoro   |   21:00 . Mahasiswa IKIP Bojonegoro Ciptakan Aplikasi Android untuk Media Pembelajaran   |   20:00 . BPJS Kesehatan Gelar Media Gathering Bersama Awak Media   |   18:00 . Jabat Sebagai Rektor UNUGIRI, Gus Arif Prioritaskan Konsolidasi Internal   |  
Thu, 28 January 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Truk Molen Terguling, 1 Pekerja Tewas

Polres Belum Tetapkan Tersangka

blokbojonegoro.com | Wednesday, 23 August 2017 22:30

Polres Belum Tetapkan Tersangka

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com -
Satreskrim Polres Bojonegoro masih melakukan penyelidikan termasuk pemanggilan beberapa saksi  terkait kasus kecelakaan kerja pada proyek pengecoran tanggul penahan tanah (TPT) yang dikerjakan oleh CV Putra Nuraitu, di jalan poros desa Kalianyar-Ngampel, turut wilayah Desa Wedi, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, pada Senin (21/8/2017). Namun Polres Bojonegoro belum menetapkan tersangka dalam kasus kecelakaan kerja tersebut.

Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu Sri Bintoro mengatakan, saat ini peristiwa tersebut masih dalam penyelidikan Sat Reskrim Polres Bojonegoro. "Empat orang saksi telah dimitai keterangan, termasuk pemilik perusahaan CV Putra Nuraitu, selaku kontraktor pemenang tender," jelasnya, Rabu (22/8/2017).

Selain itu penyidik juga terus mendalami apakah dalam kasus tersebut ditemukan adanya unsur pidana, sebagaimana dimaksud pada Pasal 359 KUHP, yaitu dugaan karena adanya kesalahan (kealpaan) yang menyebabkan orang lain meninggal dunia.

"Apabila terpenuhi unsur pidananya maka akan kami tingkatkan pada proses penyidikan. Namun hingga hari ini belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka," terang Kapolres.

Seperti diketahui Hamawi (57), warga Desa Dander RT.36/RW.04, Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro, meninggal dunia setelah tertimpa truk semen curah nomor polisi W 9216 NQ yang dikemudikan Siswanto (37) warga Dusun Jepar, Desa/Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro.

Saat itu, korban bersama ketiga rekannya sedang meratakan curahan semen curah dari truk, pada proyek pengecoran tangggul penahan tanah (TPT) di jalan poros desa Kalianyar-Ngampel, turut wilayah Desa Wedi Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro.

Diduga, penyebab tergulingnya truk tersebut karena tanah urukan di tepi jalan yang dipergunakan parkir truk masih baru dan labil (gembur). Akibatnya, saat ditempati parkir oleh truk tersebut amblas dan longsor, yang mengakibatkan truk miring hingga akhirnya terguling dan menimpa korban.

Sementara, guna mengevakuasi korban, didatangkan bantuan dari Tim Fire Rescue Dinas Kebakaran Kabupaten Bojonegoro serta dibantu mobil crain  dari JOB-PPEJ. Setelah berhasil dievakuasi jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Sosodoro Djatikoesomo Bojonegoro, guna dilakukan visum. [zid/lis]

Tag : truk,molen


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat