21:00 . Tabrak Tiang PJU, Pemotor di Bojonegoro Terpental hingga Meninggal   |   18:00 . Gempa Lagi, Tercatat 580 Kali Gempa Sejak Maret   |   13:00 . Tradisi Lebaran, UKMP Griya Cendekia dan LPM Spektrum Unugiri Halal Bihalal ke Pembina   |   18:00 . Libur Lebaran DLH Bojonegoro Kumpulkan 490,4 Ton Sampah   |   11:00 . PKC PMII Minta Angka Diska di Bojonegoro Ditekan   |   09:00 . Hendak Mancing di Embung, Bocah SMP di Bojonegoro Tenggelam   |   07:00 . Cuti Bersama Usai, ASN dan PPPK Ketahuan Bolos akan Kena Sanksi   |   18:00 . Tenggang Rasa Berkendara   |   12:00 . Kenang Masa Sekolah, Konco Selawase Attanwir Gelar Reoni   |   11:00 . Kasat Lantas Bojonegoro: Viralkan Jika Ada Bus Ugal-ugalan, Akan Kami Tindak   |   20:00 . Kru Bus yang Adu Jotos dengan Pemudik di Bojonegoro Diamankan Polisi   |   18:00 . Puncak Arus Balik, Jalur Bojonegoro Ramai Lancar   |   17:00 . Jumlah Pemudik di Rest Area Bojonegoro Meningkat Saat Arus Balik   |   16:00 . Viral! Sopir Bus dan Pemudik di Bojonegoro Adu Jotos, Kenapa?   |   15:00 . Libur Lebaran Okupansi Hotel Naik Hingga 90 Persen   |  
Thu, 18 April 2024
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Biadap..! Bayi Dibuang di Rumah Warga Sembung

Tersangka Tinggal di Rumah Nenek Sejak Kecil

blokbojonegoro.com | Tuesday, 24 October 2017 14:00

Tersangka Tinggal di Rumah Nenek Sejak Kecil

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com -
Tersangka yang tega membuang darah  dagingnya sendiri beberapa waktu lalu di Desa Sembung, Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro, EA (21) sebenarnya bukan asli warga Desa Sembung. Namun, sejak kecil EA memang ikut di rumah Asnarti yang merupakan neneknya.

Kepada blokBojonegoro.com Kepala Desa Sembung, Susilawati menjelaskan, bapak EA warga asli Desa Sembung, sedangkan ibunya dari Kabupaten Mojokerto.

[Baca juga: Tersangka EA Masih Keluarga dengan Pemilik Rumah ]

"Namun orang tua EA bercerai saat ia masuk SMA, bahkan Ibunya sempat menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW) di luar negeri," papar Kades.

Sejak bapak EA menikah lagi, kata kades, identitas tersangka bukan lagi penduduk Desa Sembung, tetapi ikut salah satu desa yang ada di Kecamatan Dander.

Meskipun begitu, lanjut kades, EA masih ikut di rumah sang nenek yakni Asnarti di Desa Sembung. Bahkan usai lulus sekolah, dirinya sempat mencari kerja di luar daerah selama kurang lebih satu setengah tahun.

"Lama tak terlihat akhirnya EA beberapa tahun ini tinggal kembali bersama neneknya," lanjut Susilawati.

Seperti diketahui, EA merupakan tersangka yang tega membuang anak kandungnya yang baru saja dilahirkan, pada Kamis (19/10/2017), dan ditemukan oleh Asnarti selaku pemilik rumah, sehingga penemuan bayi tersebut sempat membuat geger warga Desa Sembung, Kecamatan Kapas. [saf/ito]

Tag : bayi, kapas, sembung, pembuangan bayi



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Monday, 19 February 2024 20:00

    PEPC JTB Kunjungi Kantor Baru BMG

    PEPC JTB Kunjungi Kantor Baru BMG Perwakilan PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Zona 12, Regional Indonesia Timur, Subholding Upstream Pertamina mengunjungi kantor redaksi blokBojonegoro.com (Blok Media Group/BMG), di BMG CoWorking Space, Jalan Semanding-Sambiroto, Desa Sambiroto, Kecamatan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat