20:00 . Kader Baureno Nahkodadi PDPM Bojonegoro   |   18:00 . Diduga Kelelahan, Staf Perhutani Ditemukan Meninggal Dunia   |   17:00 . Bus Baru Pemkab, Bupati: Untuk Pelayanan dan Sosial   |   16:00 . Maba IAI Sunan Giri Antusias Ikuti Seminar Pembuatan Makalah   |   15:00 . Mekanisme Berbeda, Pemilihan Ketua Lewat Formatur   |   14:00 . Pemuda Muhammadiyah Bojonegoro Gelar Musda   |   13:00 . Serunya Lomba Mancing Merdeka Berebut Sepeda Motor   |   12:00 . Bupati Kunjungi Exit Tol Nganjuk ini Tujuannya   |   11:00 . Bak Moto GP, Ibu-Ibu Ikut Balap Traktor di Desa Tejo   |   10:00 . Mancing Merdeka, Berebut Ikan Dengan Bobot Terberat   |   08:00 . Ratusan Pemancing Turut Mancing Merdeka   |   07:00 . Apakah Asma Menular?   |   18:00 . Sutrac Bantu Droping Air Bersih di Tlogohaji   |   17:00 . Besok, Desa Tejo Kembali Gelar Lomba Balap Traktor   |   15:00 . MI Islamiyah Sarangan Sabet Juara Satu di Pesta Siaga Kwaran Kanor   |  
Sun, 15 September 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 28 November 2017 21:00

Maulid Nabi untuk Bersyukur dan Meneladani

Maulid Nabi untuk Bersyukur dan Meneladani

Pengirim: Mario Tatak

blokBojonegoro.com – Bertempat di Masjid Attaqwa, ratusan warga Desa Sarangan, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (28/11/2017) malam, menggelar peringatan maulid Nabi Muhammad SAW. Mereka ingin meneladani dan mencontoh kehidupan Nabi terakhir tersebut.
 
Seperti biasa, di awal acara diisi dengan pembacaan salawat dan juga puji-pujian bagi Sang Nabi. Setelah itu diisi pengajian oleh KH. Hamim Sanadi, dari Pondok Pesantren Attanwir yang berdomisili di Desa Ngemplak, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro.
 
“Harusnya jika tepat tanggal kelahiran Nabi pada 12 Rabiul Awal, jatuh 1 Desember mendatang. Namun karena Pak Kiai bisanya malam ini ya bersepakat dimajukan,” kata salah satu panitia, Suwardi.
 
Sementara itu, Kiai Hamim, sapaan karib KH Hamim Sanadi menjelaskan jika mauludan kata masyarakat kampung sangat diperlukan untuk mengingat-ingat tekadan ahlak Nabi Muhammad. Sebab, Sang Nabi lahir untuk memperbaiki ahlak yang kurang baik menjadi terpuji.
 
“Jika saat ini ada ahlak yang kurang baik, harus dikembalikan untuk mencontoh Nabi,” julas Kiai Hamim.
 
Ditambahkan, teladan tersebut harus terus disiarkan untuk generasi sekarang. Karena, keberadaan ahlak semakin merosot belakangan ini. Sebab, manusia punya akal yang bisa membedakan mana baik dan buruk.
 
“Perlu terus diberi contoh anak zaman sekarang dengan ahlak yang baik, agar ikut terbawa ke kebaikan,” pungkasnya. [lis]

Tag : maulid, nabi, muhammad

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 07 August 2019 15:00

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten Sebanyak 29 wartawan telah bekerja keras melewati Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-27 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, yang bekerjasama dengan SKK Migas dan KKKS. Selama dua hari 6-7...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 08 September 2019 15:00

    Semarak HUT, 17 Perlombaan Satukan Warga Semanding

    Semarak HUT, 17 Perlombaan Satukan Warga Semanding Peringatan HUT Republik Indonesia merupakan suatu kegiatan yang rutin dilaksanakan seluruh masyarakat Indonesia, sebagai bentuk rasa syukur atas kemerdekaan Republik Indonesia yang diperjuangkan oleh pahlawan terdahulu....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat