21:00 . PDAM Macet, Begini Tanggapan Perusahaan   |   20:00 . Masyarakat Keluhkan Air PDAM Macet   |   19:00 . Lini Depan Kurang Tajam, Pelatih Persibo Terus Berburu Striker   |   18:00 . 352.567 Rokok Ilegal Dimushakan   |   17:00 . DPMD Pastikan Seluruh Desa Sudah Terima Dana Oprasional Pilkades   |   16:00 . Persiapkan Kondisi Fisik, Tim Futsal Porprov Bojonegoro Check Up Kesehatan   |   15:00 . Tingginya Pengangguran Pencaker Kurang Manfaatkan Media Informasi   |   14:00 . Kurangi Penggangguran Pasca Kelulusan Sekolah, UPT BLK Gelar Job Market Fair 2019   |   13:00 . PU Fraksi DPRD Dijawab Pemkab   |   12:00 . Sejarah Pilkades dari Masa ke Masa   |   11:00 . Bea Cukai Bojonegoro Musnahkan 352.567 Batang Rokok   |   10:00 . Suporter Persibo Sambut Mantan Pemain Persipura di Juanda Surabaya   |   09:00 . Festival Tari Thengul Internasional, ini Rangkaian Acaranya...   |   08:00 . Juli, di Bojonegoro ada Acara Berskala Internasional   |   07:00 . 8 Cara Ciptakan Suasana Makan yang Menyenangkan untuk Anak   |  
Wed, 26 June 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 28 November 2017 21:00

Maulid Nabi untuk Bersyukur dan Meneladani

Maulid Nabi untuk Bersyukur dan Meneladani

Pengirim: Mario Tatak

blokBojonegoro.com – Bertempat di Masjid Attaqwa, ratusan warga Desa Sarangan, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (28/11/2017) malam, menggelar peringatan maulid Nabi Muhammad SAW. Mereka ingin meneladani dan mencontoh kehidupan Nabi terakhir tersebut.
 
Seperti biasa, di awal acara diisi dengan pembacaan salawat dan juga puji-pujian bagi Sang Nabi. Setelah itu diisi pengajian oleh KH. Hamim Sanadi, dari Pondok Pesantren Attanwir yang berdomisili di Desa Ngemplak, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro.
 
“Harusnya jika tepat tanggal kelahiran Nabi pada 12 Rabiul Awal, jatuh 1 Desember mendatang. Namun karena Pak Kiai bisanya malam ini ya bersepakat dimajukan,” kata salah satu panitia, Suwardi.
 
Sementara itu, Kiai Hamim, sapaan karib KH Hamim Sanadi menjelaskan jika mauludan kata masyarakat kampung sangat diperlukan untuk mengingat-ingat tekadan ahlak Nabi Muhammad. Sebab, Sang Nabi lahir untuk memperbaiki ahlak yang kurang baik menjadi terpuji.
 
“Jika saat ini ada ahlak yang kurang baik, harus dikembalikan untuk mencontoh Nabi,” julas Kiai Hamim.
 
Ditambahkan, teladan tersebut harus terus disiarkan untuk generasi sekarang. Karena, keberadaan ahlak semakin merosot belakangan ini. Sebab, manusia punya akal yang bisa membedakan mana baik dan buruk.
 
“Perlu terus diberi contoh anak zaman sekarang dengan ahlak yang baik, agar ikut terbawa ke kebaikan,” pungkasnya. [lis]

Tag : maulid, nabi, muhammad

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 24 June 2019 13:00

    Komunitas KBM Gelar Halal Bihalal dan Kopdar

    Komunitas KBM Gelar Halal Bihalal dan Kopdar omunitas Kita Belajar Menulis (KBM) Bojonegoro menggelar halal bihalal sekaligus kopi darat keempat. Acara tersebut dilaksanakan di kediaman salah satu rumah Anggota KBM, Roni Hardiawan, di Dusun Bakalan, Kepohbaru Bojonegoro....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat