21:00 . Les LaSiNase, Belajar Sesuai Minat Anak   |   20:00 . Pengendara Keluhkan Banyak Mobil Parkir di Jalan Panglima Polim   |   20:00 . Pengendara Keluhkan Banyak Mobil Parkir di Jalan Panglima Polim   |   20:00 . Pengendara Keluhkan Banyak Mobil Parkir di Jalan Panglima Polim   |   20:00 . Pengendara Keluhkan Banyak Mobil Parkir di Jalan Panglima Polim   |   20:00 . Pengendara Keluhkan Banyak Mobil Parkir di Jalan Panglima Polim   |   20:00 . Pengendara Keluhkan Banyak Mobil Parkir di Jalan Panglima Polim   |   19:00 . Kemenag Mutasi dan Lantik 26 Kepala KUA Bojonegoro Baru.   |   18:30 . Berikut Informasi tentang Rincian Formasi CPNS 2018   |   18:00 . Anna-Wawan Fokus Benahi 61% Infrastruktur Rusak   |   15:00 . Jelang Pelantikan, Anna-Wawan Foto Kedinasan   |   14:00 . Siswa Semangat Lestarikan Lomba Olahraga Tradisional   |   13:00 . Retak, Jalan Depan Pasar Pungpungan Membahayakan Pengendara   |   12:45 . Dagongan..! Ayo Semangat   |   12:30 . Adu Cepat di Permainan Egrang   |  
Wed, 19 September 2018
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 11 December 2017 21:00

KAJAT: Sarana Kembangkan Keilmuan Mahasiswa

Pengirim: Diki Alamzyah
 
blokBojonegoro.com - Dalam rangka menambah wawasan keilmuan, Pengurus Himpunan Mahasiswa Program Studi (Himaprodi) Pendidikan Agama Islam (PAI) Institut Agama Islam (IAI) Sunan Giri Bojonegoro gelar kajian bermanfaat (KAJAT) yang bertempat di Aula PCNU Bojonegoro. Senin, (11/12/2017).
 
Acara yang dilaksanakan pukul 10.30 WIB - 13.00 WIB ini diikuti sekitar 54 mahasiswa. KAJAT kali ini membahas tentang "Pengantar Filsafat" dengan Narasumber H. Yogi Prana Izza, Lc.,MA. sekaligus Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan IAI Sunan Giri Bojonegoro.
 
Dalam pelaksanaannya Ketua Himaprodi PAI M. Banjar Kaharunia menjelaskan diharapkan dengan adanya KAJAT mahasiswa benar-benar berperan aktif dalam proses pengembangan keilmuan serta mengawal penuh kehidupan yang ada di kampus. Sebab, kehidupan di kampus ibarat sebuah miniatur suatu negara. 
 
"Mahasiswa jangan menjadi kupu-kupu dalam artian kuliah pulang - kuliah pulang, Akan tetapi dengan adanya KAJAT ini bisa mewadahi proses pencarian ilmu", Harap Mahasiswa asal Desa Sukowati ini.
 
Sementara itu peserta KAJAT M. Andy Syaiful'Alim (19) mahasiswa semester 3 jurusan PAI menuturkan turut bangga dalam mengikuti KAJAT kali ini. Dalam pembahasannya pun sangat dalam disini kita diajak untuk memahami pemaknaan hidup, serta mencintai diri sendiri dalam berfilsafat.
 
Pada akhirnya, nilai dan suatu permasalahan itu harus diselesaikan melalui cinta dan menghilangkan egosentris. "Kamu harus mensyukuri apapun yang kamu miliki hari ini. Walaupun yang kau tunggu tak pernah datang. Walaupun yang kau perjuangkan tak pernah sadar. Nikmati saja. Kelak, semua akan tahu betapa kerasnya kita memperjuangkannnya," pungkasnya. [lis]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.


You need to sign in or register for this service



Video bB

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Tabloid bB