09:00 . Perkuat BUMDes Agrobis dan Pariwisata   |   08:00 . DCT, Calon Belum Boleh Kampanye   |   07:00 . Cepat Bangkit dari Patah Hati dengan Mengingat Kenangan Pahit   |   06:00 . Rupiah Melemah, Harga Kain Melonjak   |   22:00 . Kerjasama dengan Jepang, Akes Rajekwesi Buka Kelas Internasional   |   21:00 . Les LaSiNase, Belajar Sesuai Minat Anak   |   20:00 . Pengendara Keluhkan Banyak Mobil Parkir di Jalan Panglima Polim   |   19:00 . Kemenag Mutasi dan Lantik 26 Kepala KUA Bojonegoro Baru.   |   18:30 . Berikut Informasi tentang Rincian Formasi CPNS 2018   |   18:00 . Anna-Wawan Fokus Benahi 61% Infrastruktur Rusak   |   15:00 . Jelang Pelantikan, Anna-Wawan Foto Kedinasan   |   14:00 . Siswa Semangat Lestarikan Lomba Olahraga Tradisional   |   13:00 . Retak, Jalan Depan Pasar Pungpungan Membahayakan Pengendara   |   12:45 . Dagongan..! Ayo Semangat   |   12:30 . Adu Cepat di Permainan Egrang   |  
Thu, 20 September 2018
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 10 January 2018 16:00

Cukupkah Entas Kemiskinan dengan Rp3,1 Miliar?

Cukupkah Entas Kemiskinan dengan Rp3,1 Miliar?

Reporter: Maratus Shofifah

blokBojonegoro.com - Kepala Dinas Sosial, Helmy Elisabeth mengatakan, di tahun 2018 ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menganggarkan dana Rp3,1 miliar diperuntukkan guna mengatasi kemiskinan yang ada. Data terpadu dari Kementrian Sosial, ada sebanyak 575.439 masyarakat Kota Ledre yang masih berstatus miskin.

"Di tahun ini ada anggaran Rp3,1 M untuk mengentaskan kemiskinan," ujarnya.

Total anggaran dari Dinas Sosial di tahun 2018 ini sebesar Rp4,06 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk kegiatan operasional kantor, dan kebutuhan di dinas lainnya. "Kegiatan langsung ke masyarakat sebesar Rp3,1 miliar," imbuhnya.

Di tahun 2017 lalu, kata Helmy, ada anggaran sekitar Rp2,3 miliar, jumlah anggaran tersebut tidak bisa diserap karena adanya pengurangan anggaran dalam P-APBD, dan terealisasi Rp1,7 miliar. Jumlah masyarakat miskin 575.439 tersebut bisa berubah, apabila ada penambahan pelaporan dari pemerintah desa tentang masyarakat yang miskin.

"Jumlah tersebut juga berkurang jika masyarakat yang terdaftar mengalami peningkatan ekonomi," terangnya. [ifa/mu]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.


You need to sign in or register for this service



Video bB

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Tabloid bB