09:00 . Perkuat BUMDes Agrobis dan Pariwisata   |   08:00 . DCT, Calon Belum Boleh Kampanye   |   07:00 . Cepat Bangkit dari Patah Hati dengan Mengingat Kenangan Pahit   |   06:00 . Rupiah Melemah, Harga Kain Melonjak   |   22:00 . Kerjasama dengan Jepang, Akes Rajekwesi Buka Kelas Internasional   |   21:00 . Les LaSiNase, Belajar Sesuai Minat Anak   |   20:00 . Pengendara Keluhkan Banyak Mobil Parkir di Jalan Panglima Polim   |   19:00 . Kemenag Mutasi dan Lantik 26 Kepala KUA Bojonegoro Baru.   |   18:30 . Berikut Informasi tentang Rincian Formasi CPNS 2018   |   18:00 . Anna-Wawan Fokus Benahi 61% Infrastruktur Rusak   |   15:00 . Jelang Pelantikan, Anna-Wawan Foto Kedinasan   |   14:00 . Siswa Semangat Lestarikan Lomba Olahraga Tradisional   |   13:00 . Retak, Jalan Depan Pasar Pungpungan Membahayakan Pengendara   |   12:45 . Dagongan..! Ayo Semangat   |   12:30 . Adu Cepat di Permainan Egrang   |  
Thu, 20 September 2018
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 15 January 2018 20:00

Video Viral Anak Mabuk

Komisi C Sayangkan Dugaan Intimidasi Anak di Margomulyo

Komisi C Sayangkan Dugaan Intimidasi Anak di Margomulyo

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro, Sally Atyasasmi menyayangkan perlakuan oknum polisi yang berlebihan saat mengintrogasi anak yang mabuk dan videonya viral di media sosial.

Sally Atyasasmi menuturkan, setelah membaca kronologi yang dirilis oleh pihak kepolisian terkait awal penemuan anak tersebut saat mabuk malam hari di pinggir jalan kemudian membawa ke Mapolsek dan mengantarkannya pulang merupakan tindakan yang tepat.

"Tetapi melihat video isi rekaman tersebut sangat memprihatinkan, apalagi terjadi di Kantor Polsek. Di situ juga disaksikan oleh anggota kepolisian, terlepas dari siapa yang berbicara kepada anak tersebut baik oknum anggota kepolisian maupun sipil, tetapi pembicaraan yang terekam dalam video sangat tidak ramah cenderung intimidatif terhadap anak," tuturnya.

Menurut politisi Gerindra itu, saat ini Bojonegoro berupaya membangun lingkungan yang ramah anak, karena perlindungan anak menjadi tanggung jawab bagi semua elemen masyarakat. "Mengapa sentivitas dan perlakuan khusus kepada anak itu penting, karena anak merupakan kelompok rentan," ujarnya.

Karena rawan menjadi korban kekerasan baik verbal maupun non verbal negara membuat UU (undang-undang) Perlindungan Anak, dan secara khusus UU Peradilan Anak. Karena memang diperlukan perlakuan dan kebutuhan khusus terhadap anak-anak sebagai penerus generasi masa depan.

"Saat ini Komisi C DPRD Bojonegoro sedang menyusun Raperda (Rancangan Peraturan Daerah) perindungan anak sebagai langkah, upaya dan komitmen kami dalam melindungi anak-anak kita," pungkas politisi asal Kecamatan Sumberejo itu. [zid/lis]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.


You need to sign in or register for this service



Video bB

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Tabloid bB