20:00 . Peduli Sesama, FKPAI Bantu Air Bersih di Kedungadem   |   19:00 . Nita Artsen dan Jean Sebastian Tampil Memukau   |   18:00 . Kios di Kacangan Terbakar, Kerugian Capai Rp50 Juta   |   17:00 . Wabup Resmikan Nasi Buwohan jadi Makanan Khas Bojonegoro   |   16:00 . Wabup Buka Jazz Bengawan 2018   |   13:00 . Meski Sederhana, Warung Belut Chemenk jadi Favorit Pengunjung   |   12:00 . Seramnya Bangunan RSUD Lama Bojonegoro   |   11:00 . Total 1.151 Madin Terdaftar di Kemenag Bojonegoro   |   10:00 . Ajak Kades Wilayah Barat Diskusi, Banyak Harapan Terlontar   |   09:00 . Antisipasi Pupuk Kurang, Disperta Ajukan Tambahan   |   08:00 . Muhammadiyah dan Keindonesiaan   |   07:00 . 8 Keuntungan Berstatus Jomblo   |   06:00 . Demi Kebersamaan, Pompa Air Tradisional Jadi Alternatif Warga Sumberagung   |   23:00 . Hujan Disertai Angin, 7 Rumah di Gondang Roboh   |   22:00 . Pratikno: Banyak Program Pusat yang Belum Sampai Bojonegoro   |  
Tue, 20 November 2018
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 19 January 2018 12:00

Sintia Gadis Kecil Penderitaan Kelainan Jantung

Sintia Gadis Kecil Penderitaan Kelainan Jantung

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Masa kecil adalah masa dimana sang anak senang-senangnya bermain, dan juga sekolah, namun lain halnya dengan gadis kecil yang bernama Dewi Sintia Sari, yang saat ini harus menanggung sakit akibat kelainan jantung. Sehingga bocah asal Desa Sumbertlaseh RT.03/RW.01 Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro ini harus tergolek lemas di rumahnya.

Dengan kondisi seperti itu, saat Sintia pangilan gadis kecil itu sedang kelelahan, bagian tangan tepatnya kuku jarinya akan mulai nampak kebiru-biruan dan kehitaman, sehingga sang ibu Marmi harus menjaga buah hatinya agar tidak sampai kelelahan dan kecapekan. Bahkan saat sekolah pun gadis berusia 9 tahun ini harus diantar dan ditunggu.

Marmi sang ibu mengaku, baru mengetahui penyakit Sintia saat duduk di bangku kelas satu. Saat itu Sintia hendak membeli jajanan di sekitar rumahnya, namun secara tiba-tiba Sintia pingsan, dan langsung dibawa ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas).

Dari situ, dokter menyuruh memeriksakan lebih lanjut ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sosodoro Djatikoesumo milik Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, dari RSUD Sintia dirujuk ke rumah sakit Dr. Soetomo Surabaya dan untuk pengobatan lebih lanjut diarahkan ke dokter spesialis jantung.

Hingga kini, gadis kecil 9 tahun ini masih terus melakukan pengobatan setiap sebulan sekali, dan terkadang dua minggu sekali. Padahal saat berobat, Marmi paling tidak harus mempunyai uang saku minimal Rp500 ribu.

"Kalau periksa dan obat memang tidak ada biaya, namun untuk vitamin Sintia itu harus beli sendiri, harganya sekitar Rp300 ribu untuk satu bulan," keluh Marmi kepada blokBojonegoro.com.

Marmi melanjutkan, dua kakak Sintia semua masih bersekolah di madrasah. Kakak pertamanya kelas XII dan kakak kedua masih VII.

Dengan keadaan seperti itu, Marmi berharap dirinya terus diberikan kesehatan agar bisa menjaga Sintia dan terlebih berharap adanya para dermawan yang mau memberikan bantuan untuk kesembuhan anak perempuannya tersebut. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Marmi bekerja sebagai buruh rumah tangga, sedang sang suami sudah meninggal dunia.

"Sintia kehidupannya masih panjang, dan semoga penyakitnya lekas sembuh serta dapat bermain seperti anak sebayanya," harap Marmi dengan mata berkaca-kaca penuh harap akan kesembuhan anaknya. [saf/mu]

Tag : sintia, sakit, kelainan jantung, sakit jantung

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 14 November 2018 14:00

    Pelatihan Menulis Bersama EMCL dan Tempo Institute

    Tulisan Tiga Wartawan Bojonegoro Terbaik

    Tulisan Tiga Wartawan Bojonegoro Terbaik Selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu (12-14/11/2018), awak media dari Kabupaten Bojonegoro, Tuban dan Blora mengikuti pelatihan menulis feature/story telling dan digital marketing di Disaster Oasis, KM 21,5, Sleman,...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Saturday, 10 November 2018 20:00

    MINU Karakter Bojonegoro Gelar Educatif of Leadership

    MINU Karakter Bojonegoro Gelar Educatif of Leadership Hari Sabtu adalah hari libur bagi anak-anak MINU Karakter Bojonegoro. Tetapi tidak untuk Sabtu (10/11/2018) ini. Mengetahui akan pentingnya menjadi pemimpin yang baik sejak dini, diadakanlah Outbond di Maibit, Kecamatan...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 24 October 2018 09:00

    LoKer dan Iklan Baris di bB

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi Untuk mengakomodir permintaan dari masyarakat luas, terutama pembaca setia blokBojonegoro.com, redaksi menyediakan kanal khusus untuk informasi lowongan kerja (LoKer) dan iklan baris....

    read more