21:00 . Pembangunan Maju, Bojonegoro Semakin Produktif   |   20:00 . Rakor KONI, Bahas Evaluasi dan Penyusunan Program Kerja 2021   |   19:30 . Hujan Deras, Banjir Bandang Terjang Malo dan Dander   |   19:00 . Semua Umat Agama Rindu Beribadah Bersama   |   18:00 . Pemerintah Kawal Kesiapan Sarana Vaksin Covid-19   |   17:00 . Bupati Anna: Mas Safuan Wartawan Baik   |   16:00 . Begini Harapan Bupati Bojonegoro pada Pembukaan Raker KONI   |   15:00 . Satgas Covid-19 Harap Tak ada yang Menghalangi Petugas Kesehatan   |   14:00 . Buka Konfercab IPNU-IPPNU, Bupati Ingatkan Pemuda untuk Melek Media   |   13:00 . Kerumunan Berpotensi Besar Pemicu Klaster Baru Covid-19   |   12:00 . Perempuan Produktif, Muslimat Bojonegoro Latihan Wirausaha   |   11:00 . Ciri Kelelahan Akibat Covid-19   |   10:00 . Melepas Mas Safuan   |   09:00 . Begini Pesan Satgas Covid-19 saat Pembelajaran Tatap Muka   |   08:00 . Kiat Lansia Tetap Sehat di Masa Pandemi   |  
Mon, 30 November 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 02 February 2018 16:00

Kabar Gembira...! Benarkah GTT Akan Terima SK Bupati ?

Kabar Gembira...! Benarkah GTT Akan Terima SK Bupati ?

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Kekurangan guru di Kabupaten Bojonegoro memang jumlahnya tidak bisa dibilang sedikit, sehingga keberadaan Guru Tidak Tetap (GTT) bisa dikatakan punya andil penting untuk kelancaran Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah.

Namun sayang, andil para GTT tidak sebanding dengan kesejahteraan yang diterima setiap bulannya, apalagi mereka yang mengabdi untuk sekolah yang berada di pelosok Kota Ledre, yang notabenya akses yang harus dilalui tidaklah mudah.

Para GTT yang mengabdi untuk sekolah negeri tidak bisa menerima tunjangan seperti para guru yang berada di sekolah swasta yang berada dibawah naungan suatu yayasan, lantaran mereka bisa menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan sebagai guru tetap dari yayasan yang bersangkutan, selanjutnya bisa mengajukan tunjangan atau yang lainnya kepada pemerintah.

Sedangkan untuk GTT yang berada di sekolah negeri hanya bisa pasrah dan terus berusaha memberikan yang terbaik untuk para siswa, lantaran terganjal tidak adanya SK sebagai guru tetap, tetapi hanya SK sebagai guru kontrak atau honorer.

Bagi GTT yang mengajar di SMA maupun SMK bisa bernafas lega, lantaran mereka berada di bawah naungan Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Timur langsung, dan seperti yang diberitakan blokBojonegoro.com beberapa waktu lalu, bahwa GTT untuk SMA/SMK tahun 2018 ini akan mendapat tunjangan dari Disdik Provinsi. Juga bagi para GTT yang berada di bawah Dinas Pendidikan Daerah (Disdikda) Bojonegoro, tersiar kabar bahwa mereka akan segera menerima SK dari bupati.

"Rencananya GTT di Bojonegoro dalam waktu dekat akan segera diberikan SK bupati," kata Ainur Rofiq, Kepala Bidang Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (PTK), Disdikda Bojonegoro, Jumat (2/2/2018).

Untuk jumlah guru yang akan mendapatkan SK nanti, kata Ainur Rofiq, sampai saat ini pihaknya belum mengetahui secara pasti berapa total keseluruhannya. "Ya pokoknya banyak, jangan menyebut berapa jumlahnya yang akan menerima SK itu," sambungnya.

Untuk diketahui, kekurangan tenaga guru untuk tingkat sekolah dasar ada sejumlah 2.500 guru, jumlah itu hanya untuk kekurangan guru kelas, belum lagi kekurangan guru mata pelajaran lainnya. Kekurangan itu dikarena adanya beberapa guru yang sudah masuk masa purna dan naik jabatan.

Disamping itu, sudah lama GTT Bojonegoro mendesak kepada bupati agar segera menerbitkan SK, dengan tujuan agar kesejahteraan GTT bisa diperhatikan oleh Pemkab Bojonegoro. Pasalnya selama ini GTT kesejahteraannya kurang diperhatikan oleh Pemkab, bahkan saat ada kekurangan guru seperti saat ini, peran GTT menjadi garda terdepan mengatasinya masalah tersebut. [saf/mu]

Tag : gtt, sk bupati


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Sunday, 29 November 2020 00:00

    Selamat Jalan Mas Safuan

    Selamat Jalan Mas Safuan Innalillahi wainna ilaihi roojiuun. Reporter blokBojonegoro.com, Mochamad Safuan meninggal dunia, Sabtu (28/11/2020) petang....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat