00:00 . Jembatan Ambruk Diterjang Banjir   |   23:00 . Dukung Anak Belajar dari Rumah saat Pandemi   |   22:00 . Peduli di Masa Pandemi Covid-19, Disabilitas di Bojonegoro Bagikan Ribuan Masker   |   21:00 . Datangi Kejari di Pantura, Kajati Jatim Sebut Banyak Inovasi Kejari Bojonegoro   |   20:30 . Waspada Efek Jangka Panjang Covid-19   |   20:00 . Dishub Bojonegoro Himbau Masyarakat Gunakan Jalur Alternatif Menuju Tuban   |   19:00 . Jembatan Glendeng Penghubung Bojonegoro-Tuban Kembali Ditutup Total   |   18:30 . Gejala Covid-19 Pada Lansia   |   18:00 . Dinsos Bojonegoro Rakor Terkait Evaluasi PKH 2020 dan Rencana PKH 2021   |   17:00 . Covid-19 Masih Mengancam, Kapolres Bojonegoro Gencar Operasi Yustisi   |   16:00 . Hujan Disertai Angin Kencang, Tiga Pohon Tumbang ke Jalan   |   15:00 . BMG Sabet Juara 2 Kategori AJP   |   14:00 . Pameran Virtual Bulan Desember, dari 30 Perupa untuk Indonesia   |   13:00 . Zahrotul Aini Peraih IPK Tertinggi yang Hobi Main Game   |   10:00 . Kasus Aktif Covid-19 Indonesia Lebih Baik dari Rata-Rata Dunia   |  
Fri, 04 December 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 04 February 2018 21:00

Zaman Now, Anak Bubulan Setia Bermain 'Blentik'

Zaman Now, Anak Bubulan Setia Bermain 'Blentik'

Reporter: Sutopo

blokBojonegoro.com - Di saat beberapa anak di 'zaman now' asyik bermain dengan gawai, ternyata hal berbeda terlihat di Desa/Kecamatan Bubulan, Kabupaten Bojonegoro. Terlihat, beberapa anak kecil tengah menikmati permainan tradisional di halaman rumah seorang warga.

Berbekal dua buah ranting kayu berukuran panjang 10 centimeter dan satu lagi panjang 25 centimeter permainan yang oleh anak kampung setempat dinamai "Blentik" itu bisa dilakukan.

Awalnya mereka melubangi tanah, setelah itu lubang tersebut dibuat tempat kayu pendek. Selanjutnya, permainan bisa dimulai ketika ada satu pemain yang bisa mencongkel kayu pendek yang diletakkan di lubang tadi dengan kayu panjang dan melemparnya sejauh mungkin.   

Untuk bermain 'Blentik' dibutuhkan teman bermain. Artinya, permainan tidak bisa dilakukan seorang diri karena selain ada yang melempar, ada pula yang berebut untuk mendapatkan lemparan kayu pendek dari lubangnya.

"Ini bermain 'Blentik'," kata Galuh, anak asli Desa/Kecamatan Bubulan, kepada blokBojonegoro.com, Minggu (4/2/2018).

Galuh bermain Blentik bersama tiga orang sahabatnya dan secara bergiliran bermain satu per satu. Pemenang permainan adalah pemain yang mendapatkan tangkapan terbanyak.

"Ya, seru aja. Soalnya murah meriah mainannya," sahut anak lain, Cery saat sedang asik bermain. [top/lis]
 

Tag : permainan, tradisional


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Sunday, 29 November 2020 00:00

    Selamat Jalan Mas Safuan

    Selamat Jalan Mas Safuan Innalillahi wainna ilaihi roojiuun. Reporter blokBojonegoro.com, Mochamad Safuan meninggal dunia, Sabtu (28/11/2020) petang....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat