09:00 . Perkuat BUMDes Agrobis dan Pariwisata   |   08:00 . DCT, Calon Belum Boleh Kampanye   |   07:00 . Cepat Bangkit dari Patah Hati dengan Mengingat Kenangan Pahit   |   06:00 . Rupiah Melemah, Harga Kain Melonjak   |   22:00 . Kerjasama dengan Jepang, Akes Rajekwesi Buka Kelas Internasional   |   21:00 . Les LaSiNase, Belajar Sesuai Minat Anak   |   20:00 . Pengendara Keluhkan Banyak Mobil Parkir di Jalan Panglima Polim   |   19:00 . Kemenag Mutasi dan Lantik 26 Kepala KUA Bojonegoro Baru.   |   18:30 . Berikut Informasi tentang Rincian Formasi CPNS 2018   |   18:00 . Anna-Wawan Fokus Benahi 61% Infrastruktur Rusak   |   15:00 . Jelang Pelantikan, Anna-Wawan Foto Kedinasan   |   14:00 . Siswa Semangat Lestarikan Lomba Olahraga Tradisional   |   13:00 . Retak, Jalan Depan Pasar Pungpungan Membahayakan Pengendara   |   12:45 . Dagongan..! Ayo Semangat   |   12:30 . Adu Cepat di Permainan Egrang   |  
Thu, 20 September 2018
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 18 February 2018 17:00

Pokja Mojoranu Kunjungi Bank Sampah Kalianyar

Pokja Mojoranu Kunjungi Bank Sampah Kalianyar

Pengirim: Ika Fari 

blokBojonegoro.com - Bank Sampah Desa Kalianyar, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro menerima kunjungan dari Pokja Desa Sehat Desa Mojoranu, Kecamatan Dander pada hari Minggu (18/2/2018). 

Rombongan ini terdiri dari 7 anggota Pokja Desa Sehat dan 8 warga Mojoranu, yang disambut ramah oleh pengelola Bank Sampah Desa Kalianyar, Eryul Mufidah beserta tim, Ketua PKK, dan perwakilan Pemerintah Desa Kalianyar.

Tujuan kunjungan ini adalah dalam rangka studi banding untuk mendapatkan tambahan ilmu tentang pengelolaan sampah dari lembaga yang ada di RT 08, RW 02 , Desa Kalianyar.

Dalam sambutannya, Eryul mengucapkan terima kasih atas kedatangan rombongan Desa Mojoranu ke Bank Sampah yang ia kelola. Menurutnya, yang perlu dilakukan untuk pengelolaan Bank Sampah adalah sosialisasi dan memberi contoh ke masyarakat. 

"Yang penting adalah action, karena masyarakat butuh contoh bagaimana mengelola sampah,” ujarnya.

Selanjutnya, Dosen STAI At-Tanwir ini juga menjelaskan bagaimana Bank Sampah ini berdiri pada Januari 2017 lalu yang juga didanai Pemerintah Desa Kalianyar. Selain bekerja sama dengan warga, juga bekerja sama dengan pengepul. Ia juga mempekerjakan 4 orang untuk proses pemilahan sampah dan produksi kerajinan. 

Sekarang nasabah Bank Sampah yang Ia kelola sejumlah 200 orang dan telah memproduksi tas, topi, tempat tisu, tikar dan aneka produk lain dari bungkus yang tak terpakai. "Produk handmade di sini telah sering mengikuti pameran UKM di berbagai tempat di Bojonegoro," imbuhnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan tanya jawab atau diskusi dengan peserta studi banding. Sebagian besar peserta ingin tahu bagaimana mendirikan Bank Sampah di desa agar bisa mengurangi sampah dan memberi pemasukan bagi warganya.

Setelah acara diskusi selesai, para peserta tertarik untuk membeli produk hasil kerajinan dari Bank Sampah Desa Kalianyar untuk dijadikan oleh-oleh dari studi banding ini. [lis]

Pengirim adalah Sekretaris Desa Kalianyar, Kecamatan Kapas

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.


You need to sign in or register for this service



Video bB

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Tabloid bB