11:00 . Hobi Crafter, Kini Sukses Tekuni Usaha Backdrop   |   07:00 . Nasihat Ahli untuk Para Jomblo Menghadapi Kesepian di Masa Pandemi   |   21:00 . Ada 2 Orang Sembuh, 3 Pasien Dinyatakan Positif   |   20:00 . Usaha Kerupuk Girut, Pelanggan Hingga Luar Daerah   |   19:00 . RUPS Pemkab dan PT SER Sepakati Direktur Baru PT ADS   |   18:00 . PMI Serahkan Bantuan untuk 15 Ponpes dan 9 Sibat Desa   |   16:00 . Diduga Depresi, Pasien Shelter PPKS Dinsos Bojonegoro Melarikan Diri   |   15:00 . Sidang Perdana Gugatan PI Blok Cepu Ditunda, ini Sebabnya...   |   14:00 . Pandemi Covid-19, Pengangguran di Bojonegoro Capai 39.182 Orang   |   13:00 . Ini Daftar Harga Kebutuhan Pokok Usai Idul Adha   |   12:00 . Ada Beberapa Kendala KBM Via Daring, Disdik Siapkan Skema Baru   |   11:00 . Adaptasi New Normal, Pengusaha Dekor Pernikahan Kembali Bergeliat   |   10:00 . Masalah Selesai, Partai Beringin Tetap 'Adem'   |   09:00 . Pengepul Banjir Kulit Kurban   |   08:00 . Cara Cepat Merobohkan Sapi Kurban   |  
Wed, 05 August 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 03 March 2018 19:00

Buah Sulit Didapat, Produksi Olahan Salak Turun

Buah Sulit Didapat, Produksi Olahan Salak Turun

Kontributor: Apriani

blokBojonegoro.com - Para pembuat olahan salak khas Desa Wedi Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro, mengeluh sulitnya mendapatkan bahan baku salak Wedi untuk produksi menjadi 'kurma salak'.

Salah satunya Rumisah, yang mengatakan saat musim seperti ini bahan baku salak Wedi sulit didapatkan. Kebun yang dimilikinya belum bisa mencukupi untuk bahan baku.
"Sementara beli salak dari kebun tetangga yang masih ada buahnya, untuk kebutuhan produksi," tutur Rumisah saat ditemui blokBojonegoro.com.

Saat tidak musim panen, tentu produksi olahan salak yang ia buat turun. Jika musim panen ia bisa menghabiskan sekitar 3000 buah salak wedi untuk diolah, namun berbeda dengan musim sekarang ini. "Sekarang hanya bisa sekitar 1000 buah salak saja untuk diproduksi," tutur pemilik label produksi Bunda Arum itu.

Karena ada penurunan produksi, tentu berakibat pada permintaan pasar yang tidak dapat terpenuhi secara maksimal. "Pesanan ada banyak, tapi bahan bakunya sekarang sulit didapatkan karena masih belum musim panen," pungkasnya. [ani/mu]

Tag : olahan salak, salak wedi


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Monday, 20 July 2020 23:00

    Ultah 9 Tahun blokBojonegoro.com

    Inilah Juara Video Pendek New Normal

    Inilah Juara Video Pendek New Normal Sebanyak 50 video telah naik di saluran youtube blokBojonegoroTV sebagai peserta lomba video pendek dalam rangka 9 tahun blokBojonegoro.com....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 16 June 2020 19:00

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau Guna meningkatkan SDM petani, khususnya petani tembakau, Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro mengadakan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) tembakau di kelompok tani Sumber Rejeki, Desa Bulu, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat