22:00 . Sempat Ditemukan PDP, Puskesmas Balen Jadi Atensi DPRD   |   21:00 . Bantu Stok Darah di UDD PMI, Polres Gelar Donor Darah   |   20:00 . Jumlah Penumpang Turun Drastis, Bus Bojonegoro - Nganjuk Tak Beroperasi   |   19:00 . Kompak, Warga PSHT Semprot Desinfektan   |   18:00 . Perhatikan Dampak Ekonomi, Wihadi Bagikan Sembako   |   17:00 . Hari ini Bojonegoro Ada 1 PDP dan 2 orang ODP Baru   |   16:00 . Tiba di Terminal, Santri Amanatul Ummah Mojokerto Diperiksa Secara Ketat   |   15:00 . Kemenag Tetap Laksanakan Rukyatul Hilal   |   14:00 . Pengusaha Dekorasi Hingga Rias Atur Ulang Jadwal Pemesanan   |   13:00 . Daftar Sebelum April, 529 Calon Pengantin Bisa Akad Nikah di KUA   |   12:00 . DPRD Bojonegoro Minta TPP PNS Tak Dipotong   |   11:00 . Corona Tak Pengaruhi Bulog   |   10:00 . Kapolres Mohon Doa dan Ajak Kiai Imbau Masyarakat Taati Instruksi Pemerintah   |   09:00 . Hujan Deras, 3 Desa Terendam Luapan Sungai Anak Kali Pacal   |   08:00 . Update Perkembangan Covid-19 di Jawa Timur dan Bojonegoro Per 7 April   |  
Thu, 09 April 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 03 March 2018 19:00

Buah Sulit Didapat, Produksi Olahan Salak Turun

Buah Sulit Didapat, Produksi Olahan Salak Turun

Kontributor: Apriani

blokBojonegoro.com - Para pembuat olahan salak khas Desa Wedi Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro, mengeluh sulitnya mendapatkan bahan baku salak Wedi untuk produksi menjadi 'kurma salak'.

Salah satunya Rumisah, yang mengatakan saat musim seperti ini bahan baku salak Wedi sulit didapatkan. Kebun yang dimilikinya belum bisa mencukupi untuk bahan baku.
"Sementara beli salak dari kebun tetangga yang masih ada buahnya, untuk kebutuhan produksi," tutur Rumisah saat ditemui blokBojonegoro.com.

Saat tidak musim panen, tentu produksi olahan salak yang ia buat turun. Jika musim panen ia bisa menghabiskan sekitar 3000 buah salak wedi untuk diolah, namun berbeda dengan musim sekarang ini. "Sekarang hanya bisa sekitar 1000 buah salak saja untuk diproduksi," tutur pemilik label produksi Bunda Arum itu.

Karena ada penurunan produksi, tentu berakibat pada permintaan pasar yang tidak dapat terpenuhi secara maksimal. "Pesanan ada banyak, tapi bahan bakunya sekarang sulit didapatkan karena masih belum musim panen," pungkasnya. [ani/mu]

Tag : olahan salak, salak wedi


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 30 March 2020 12:00

    Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh

    Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh Petani Desa Tinumpuk, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro berhasil menanam waluh (labu kuning) tumpangsari dengan pohon pisang di tegalannya. Suparno bisa memanen waluh muda 40 buah setiap hari, karena sayuran...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat