19:00 . Rakernas AMSI, Rumuskan Strategi Dorong Ekosistem Digital yang Adil bagi Media Siber   |   18:00 . Pemkab Peringatkan Modus Penipuan Mengatasnamakan Bupati Bojonegoro   |   17:00 . Peduli Korban Bencana Alam Indonesia, PGMI UNUGIRI Lakukan Penggalangan Dana   |   16:00 . Guna Atasi BOR, Daerah Diminta Berkoordinasi ke Pusat   |   15:00 . Stok Menipis, Harga Cabai rawit Merah Merangkak Naik   |   14:00 . Ranting Nahdlatul Ulama Mulyorejo dan Banom Tanam Seribu Pohon   |   13:00 . Musim Penghujan Tiba Penjualan Belimbing Ngringinrejo Turun Drastis   |   12:00 . Tenaga Ahli BNPB: Belum Divaksi, Ketua Satgas Terpapar Covid-19   |   11:00 . Begini Alur Pelayanan Vaksinasi di Fasilitas Kesehatan   |   10:00 . Ketua Satgas Covid-19 Terkonfirmasi Positif, Diduga Terpapar Saat Makan Bersama   |   09:00 . Pengaruh Cuaca, Harga Seafood Merangkak Naik   |   08:00 . Pasien Sembuh di Indonesia Terus Meningkat Menjadi 9.912 Orang   |   07:00 . 7 Tips Tampil Berkelas Tanpa Bikin Isi Dompet Amblas   |   05:00 . 21 Pasien di Bojonegoro Sembuh, Tambahan Kasus 17 Orang dan 1 Meninggal   |   20:00 . 172 Ribu Lebih Orang Sudah Divaksinasi Covid-19   |  
Mon, 25 January 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Ha...! Puluhan Peserta Pertikara Jatim Diduga Kerasukan?

blokbojonegoro.com | Monday, 05 March 2018 10:00

Ha...! Puluhan Peserta Pertikara Jatim Diduga Kerasukan?

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Kegiatan Perkemahan Bhakti Saka Bhayangkara (Pertikara) Daerah Jawa Timur 2018 di wana wisata Dander Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur yang awalnya berjalan lancar saat acara Pentas Seni (Pensi), Minggu (4/3/2018) malam terpaksa dihentikan.

Dihentikannya pensi itu lantaran ada hujan deras disertai petir yang beberapa kali menyambar area Pertikara diadakan, selain itu beberapa peserta juga ada yang diduga kesurupan (kerasukan) saat ada kilatan petir menyambar saat penampilan reog.

"Banyak peserta perempuan yang mengalami kesurupan tadi malam, awalnya satu orang yang tiba-tiba berteriak, kemudian puluhan siswa ikut kesurupan," ucap salah satu siswa peserta Pertikara yang enggan disebutkan namanya.

Siswa yang berasal dari Bojonegoro ini menceritakan awal mula kejadian tadi malam, yang mana saat pertunjukan seni reog yang disertai cuaca gerimis, saat itu bunyi pecutan reog tiba-tiba dibarengi suara kilatan petir yang menyambar dengan keras, saat itu pula salah satu siswi berteriak.

"Pas pecut reog berbunyi bersamaan dengan petir menyambar, dan salah satu siswi kesurupan disusul puluhan siswi lainnya juga ikut berteriak. Banyak sekali," papar siswa tersebut, yang dibenarkan teman-temannya. 

Terpisah, saat dikonfirmasi blokBojonegoro.com mengenai perihal tersebut, koordinataor Pertikara, Agus mengatakan, tidak ada peserta yang kesurupan, tapi hanya mengalami kelelahan dan kedinginan, karena pada waktu itu banyak peserta yang hujan-hujanan sehingga mengalami hypotermia karena perubahan cuaca.

"Bahkan saat itu banyak peserta menginap di rumah warga, karena lokasi kemah juga becek tergenang air," jelas Agus. [saf/mu]

Tag : kapolda, pertikarada, dander, kerasukan, kemah


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat