08:00 . Ayo Wisata dengan Tetap Patuh Prokes   |   07:00 . 6 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Mengencani Pria yang Lebih Muda   |   06:00 . Melirik Potensi dan Inovasi Desa Pilanggede   |   00:00 . Sambut Maulid Nabi, Polres Gelar Santunan dan Ajak Anak Bermasker   |   23:00 . Ada yang Berbeda, Apel Kebangsaan Sumpah Pemuda di Atas Angin   |   22:00 . Mengenal Lebih Dekat Kampus Unugiri   |   21:00 . Damkar Evakuasi Sarang Tawon di Desa Suwaloh   |   20:00 . Pemkab Ajak Perguruan Tingi Kesehatan Ikut Membangun Bojonegoro   |   19:00 . Patuhi Prokes Ketat, STIKes Rajekwesi Bojonegoro Gelar Wisuda   |   18:30 . Jangan Lupa saat Ingin Berwisata   |   18:00 . Hari Sumpah Pemuda Berbagi Masker   |   17:00 . Mahasiswa Ners STIKes ICSsada Bojonegoro Launching Posyandu Remaja   |   16:00 . BPBD Rutin Lakukan Penyemprotan Disinfektan   |   15:00 . Penyesuaian Tatanan Baru, Jam Kunjung Perpusda Dikurangi   |   13:00 . Pedagang Sayur di Pasar, Patuh Protokol Kesehatan   |  
Thu, 29 October 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 10 March 2018 16:00

Kadisdik Prov: Bukan Tunjangan GTT, Tapi Subsidi Gaji

Kadisdik Prov: Bukan Tunjangan GTT, Tapi Subsidi Gaji

Reporter: M. Safwan

blokBojonegoro.com - Beberapa hari terakhir ini sering diberitakan bahwa Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur akan memberikan tunjangan kepada para Guru Tidak Tetap (GTT) yang mengabdi di SMK maupun SMA di seluruh Jawa Timur, termasuk di Bojonegoro.

Tak pelak hal itu membuat sejumlah guru yang namanya tercatat dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur Jawa Timur Nomor: 188/146/KPIS/013/2018, tentang bantuan kesejahteraan guru tidak tetap pada sekolah menengah atas negeri, sekolah menangah kejuruan negeri, pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus negeri pemerintah provinsi jawa timur tahun anggaran 2018, ditetapkan di Surabaya pada tanggal 14 Februari 2018 ditanda tangani oleh Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo, tersenyum sumringah. Lantaran dalam benaknya, mereka akan mendapatkan tunjangan disamping gaji yang tiap bulan diterima.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur (Kadisdik Prov), Saiful Rachman saat dikonfirmasi blokBojonegoro.com mengatakan, bahwa yang tersiar itu bukan tunjangan untuk GTT, tapi subsidi gaji untuk para GTT yang mengabdi di sekolah negeri yang ada di Jawa Timur.

"Jadi kalau dibilang tunjangan itu tidak benar, saya tidak mengatakan itu. Yang benar adalah subsidi gaji untuk para GTT," tegas Saiful Rachman.

Jadi dari provinsi GTT akan dapat Rp750 ribu tiap bulannya sebanyak 14 kali dalam setahun, lanjut Saiful Rachman, dan ditambah dari sekolah itu tergantung kemampuan masing-masing sekolah.

"Jadi ini bukan tunjangan, tapi gaji para GTT sekarang dari provinsi agar tidak terlalu membebani sekolah. Nanti sekolah bisa memberikan berapa, itu tergantung kekuatan masing-masing, jadi besaran dari provinsi ya Rp750 ribu," jelasnya.

GTT di Bojonegoro sendiri untuk SMA/SMK yang akan digaji dari provinsi total ada 517 guru. [saf/mu]

Tag : gtt, sk, tunjangan, tunjangan gtt


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Thursday, 22 October 2020 16:00

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang M. Anang Febri Efendi reporter blokTuban.com resmi melepas lajang. Ikrar janji suci diucapkan Anang di akad nikah pukul 09.00 WIB hari Senin (19/10/2020) di kediaman mempelai wanita. Resespsi kedua, dilaksanakan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat