22:00 . Mengenal Lebih Dekat Kampus Unugiri   |   21:00 . Damkar Evakuasi Sarang Tawon di Desa Suwaloh   |   20:00 . Pemkab Ajak Perguruan Tingi Kesehatan Ikut Membangun Bojonegoro   |   19:00 . Patuhi Prokes Ketat, STIKes Rajekwesi Bojonegoro Gelar Wisuda   |   18:30 . Jangan Lupa saat Ingin Berwisata   |   18:00 . Hari Sumpah Pemuda Berbagi Masker   |   17:00 . Mahasiswa Ners STIKes ICSsada Bojonegoro Launching Posyandu Remaja   |   16:00 . BPBD Rutin Lakukan Penyemprotan Disinfektan   |   15:00 . Penyesuaian Tatanan Baru, Jam Kunjung Perpusda Dikurangi   |   13:00 . Pedagang Sayur di Pasar, Patuh Protokol Kesehatan   |   12:00 . Update Terbaru Perkembangan Covid di Indonesia   |   11:00 . Momentum Sumpah Pemuda, Satlantas Gandeng FKOB Bagikan Masker   |   10:00 . Hujan Deras, Sejumlah Wilayah Bojonegoro Banjir   |   09:00 . Sempat Merugi Puluhan Juta dan Berhenti Produksi Saat Awal Pandemi Covid-19   |   08:00 . Hari Ke-3 Pencarian, Orang Tenggelam di Bengawan Solo Ditemukan di Balen   |  
Thu, 29 October 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 16 March 2018 09:00

BPKAD Tunggu Data Penerima Bantuan Hingga Akhir Maret

BPKAD Tunggu Data Penerima Bantuan Hingga Akhir Maret

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Hingga kini Badan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD) Bojonegoro, masih belum menerima data nama-nama siswa SMA sederajat di Bojonegoro penerima bantuan pendidikan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro. Padahal BPKAD sudah melayangkan surat pemberitahuan melalui camat untuk diteruskan ke masing-masing kepala desa.

Baca juga [Rp101,4 M untuk Bantuan Siswa SMA Sederajat]

Kepala BPKAD, M. Ibnu Soeyuti saat ditemui blokBojonegoro.com mengungkapkan, surat pemberitahuan terkait bantuan untuk siswa SMA sederajat sudah dikirim sejak bulan Februari lalu, namun sampai saat ini pihaknya belum menerima nama-nama siswa dari pihak kecamatan.

"Data nama siswa harus segara disetorkan, paling tidak pada akhir bulan maret ini," kata Ibnu sapaan akrabnya.

Bantuan untuk meringankan biaya sekolah itu diprioritaskan bagi siswa kelas XII, karena dinilai kebutuhan siswa kelas XII lebih mendesak karena juga akan mengikuti ujian nasional. "Agar nanti siswa tidak terbebani dengan biaya sekolah, sehingga saat ujian bisa fokus," jelasnya.

Seperti diketahui, Pemkab Bojonegoro tahun 2018 ini menganggarkan Rp101,4 miliar dari DBH migas untuk siswa SMA sederajat. Jumlah nominal yang diterima siswa tidak sama, bantuan ini untuk seluruh siswa SMA sederajat baik miskin atau mampu, hingga anak PNS juga menerima.

Untuk siswa miskin pemegang kartu program keluarga harapan (PKH) akan menerima Rp2,1 juta, sedangkan siswa miskin Rp2 juta. Dan untuk siswa anak dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) nominal disesuaikan golongan.

"Yang perlu ditekankan adalah bantuan itu untuk membantu pembiayaan dan membeli peralatan sekolah siswa selama setahun," pesan Ibnu Soeyuti. [saf/mu]

Tag : bantuan pendidikan, dana abadi migas


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Thursday, 22 October 2020 16:00

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang M. Anang Febri Efendi reporter blokTuban.com resmi melepas lajang. Ikrar janji suci diucapkan Anang di akad nikah pukul 09.00 WIB hari Senin (19/10/2020) di kediaman mempelai wanita. Resespsi kedua, dilaksanakan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat