08:00 . Ayo Wisata dengan Tetap Patuh Prokes   |   07:00 . 6 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Mengencani Pria yang Lebih Muda   |   06:00 . Melirik Potensi dan Inovasi Desa Pilanggede   |   00:00 . Peringati Maulid Nabi Muhammad, Polres Bojonegoro Santuni Anak Yatim   |   23:00 . Ada yang Berbeda, Apel Kebangsaan Sumpah Pemuda di Atas Angin   |   22:00 . Mengenal Lebih Dekat Kampus Unugiri   |   21:00 . Damkar Evakuasi Sarang Tawon di Desa Suwaloh   |   20:00 . Pemkab Ajak Perguruan Tingi Kesehatan Ikut Membangun Bojonegoro   |   19:00 . Patuhi Prokes Ketat, STIKes Rajekwesi Bojonegoro Gelar Wisuda   |   18:30 . Jangan Lupa saat Ingin Berwisata   |   18:00 . Hari Sumpah Pemuda Berbagi Masker   |   17:00 . Mahasiswa Ners STIKes ICSsada Bojonegoro Launching Posyandu Remaja   |   16:00 . BPBD Rutin Lakukan Penyemprotan Disinfektan   |   15:00 . Penyesuaian Tatanan Baru, Jam Kunjung Perpusda Dikurangi   |   13:00 . Pedagang Sayur di Pasar, Patuh Protokol Kesehatan   |  
Thu, 29 October 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 16 March 2018 10:00

Penderita TB Tiap Tahun Terus Meningkat

Penderita TB Tiap Tahun Terus Meningkat

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Penderita Tuberkulosis (TB) di Kabupaten Bojonegoro setiap tahunnya terus mengalami peningkatan, meskipun begitu pengobatan untuk para penderita TB tingkat keberhasilannya diklaim mencapai target 98 persen.

Kasi Pengendalian, Pemberantasan Penyakit Menular Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro, Whenny Dyah  mengatakan, penderita TB setiap tahun mengalami peningkatan, hal itu dipicu karena kurang perhatiannya masyarakat dalam memahami pola hidup sehat.

"Walaupun angka yang terkena TB terus meningkat, namun juga keberhasilan pengobatan terhadap penderita tergolong tinggi yakni 98 persen," klaim dr. Whenny sapaan akrabnya kepada blokBojonegoro.com.

Dari data yang diperoleh blokBojonegoro.com, jumlah penderita TB pada tahun 2016 sebanyak 1225 kasus, jumlah itu meningkat drastis pada tahun 2017 lalu sebanyak 1900 penderita. Adapun untuk penderita kasus TB Multi Drug Resistance (MDR) yang pengobatannya hingga dua tahun tercatat sejak tahun 2013 hingga 2017 ada sebanyak 20 kasus, dan yang berhasil menjalani pengobatan dan sembuh total ada dua penderita.

Sedangkan untuk tahun 2018 ini hingga bulan Februari, kata Whenny, Dinas Kesehatan mencatat ada 400 kasus, dan juga terus melakukan pendataan deteksi awal penderita TB, sekaligus menjadi pendamping minut obat (PMO) bagi penderita.

"Pengobatan TB saat minum obat harus rutin tidak boleh putus hingga 6 bulan, biasanya dalam dua bulan penderita itu sudah enggan lagi minum obat," tambah Whenny menandaskan.

Oleh karena itu, diharapkan bagi masyarakat yang mengalami batuk hingga beberapa hari, agar  segera memeriksakan diri ke puskesmas atau rumah sakit, sehingga bisa dilakukan pemeriksaan serta mendeteksi TB sedini mungkin. [saf/mu]

Tag : tb, penderita tb


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Thursday, 22 October 2020 16:00

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang M. Anang Febri Efendi reporter blokTuban.com resmi melepas lajang. Ikrar janji suci diucapkan Anang di akad nikah pukul 09.00 WIB hari Senin (19/10/2020) di kediaman mempelai wanita. Resespsi kedua, dilaksanakan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat