11:00 . Tarik Antusias Pemilih, Ada Undian Berhadiah di Desa Ini   |   10:00 . Berdesak-Desakan, Pemilih di Desa Campurejo Pingsan   |   09:30 . Pilkades, Kebun Belimbing Ngringinrejo Ditutup   |   09:00 . Gerakan Pengendalian Penggerek Batang Disperta Lanjut di Balen   |   08:00 . Pilkades Serentak Bukan Hari Libur Daerah   |   07:00 . Riset: Anak Kedua Laki-laki Cenderung Lebih Nakal   |   21:00 . PDAM Macet, Begini Tanggapan Perusahaan   |   20:00 . Masyarakat Keluhkan Air PDAM Macet   |   19:00 . Lini Depan Kurang Tajam, Pelatih Persibo Terus Berburu Striker   |   18:00 . 352.567 Rokok Ilegal Dimushakan   |   17:00 . DPMD Pastikan Seluruh Desa Sudah Terima Dana Oprasional Pilkades   |   16:00 . Persiapkan Kondisi Fisik, Tim Futsal Porprov Bojonegoro Check Up Kesehatan   |   15:00 . Tingginya Pengangguran Pencaker Kurang Manfaatkan Media Informasi   |   14:00 . Kurangi Penggangguran Pasca Kelulusan Sekolah, UPT BLK Gelar Job Market Fair 2019   |   13:00 . PU Fraksi DPRD Dijawab Pemkab   |  
Wed, 26 June 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 23 March 2018 19:00

Sugeng Perajin Mebel

Tekun, Puluhan Tahun Berjuang Jadi Perajin Kayu

Tekun, Puluhan Tahun Berjuang Jadi Perajin Kayu

Reporter: Sutopo

blokBojonegoro.com - Berbicara tentang kayu, warga asal Desa/Kecamatan Bubulan ini adalah ahlinya. Dirinya sudah puluhan tahun berjibaku mengolah kayu untuk bertahan hidup dengan keluarganya.

Namanya adalah Sugeng (61). Dia, adalah seorang perajin mebel (meja, kursi, almari, tempat tidur dan lain-lain). Sugeng mengaku sudah sejak 30 tahun lebih menjadi perajin kayu.

"Ya dulu pernah jadi seorang panjak (pemain musik gong yaitu gamelan untuk seorang sinden). Setiap malam bergadang tapi bayarannya tak seberapa akhirnya saya coba beralih menjadi perajin mebel," kata Kakek 4 cucu tersebut.

Seiring berjalanya waktu sekitar tahun 1982 yang lalu dirinya mencoba lebih fokus untuk menjadi seorang perajin. Pilihannya tak bertepuk sebelah tangan, semenjak itu dirinya bisa membangun rumah sederhana yang ia tempati hingga saat ini.

"Bisa membangun rumah ini ya hasil dari tukang. Ya walau pun untungnya tak seberapa tapi ada hasilnya," tutur Sugeng.

Keahlian menjadi seorang tukang kayu lanjut Sugeng, ia peroleh dari seorang teman kala dirinya bekerja sebagai pembantu pembuat mebel. Dengan kemampuan dan daya seni yang ia miliki akhirnya dirinya berhasil mengembangkan usahanya.

Pria yang sejak kecil ditinggal mati oleh ayahnya itu mengaku, selain bisa membuat rumah juga bisa menyekolahkan ketiga anaknya hingga perguruan tinggi.

"Bapak saya waktu saya masih kecil sudah tiada. Akhirnya saya bersama 7 saudaranya harus berjuang untuk bertahan hidup," tutur Sugeng.

Kini usianya sudah tak lagi muda. Bahkan usianya kini masuk kepala enam. Namun, karena tuntutan kebutuhan keluarga dirinya tetap berjuang menjadi tukang kayu. [top/lis

Tag : perajin, kayu, mebel

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat