07:00 . Seberapa Sering Bra Harus Dicuci?   |   21:00 . Sembuh 3 Orang, 23 Pasien Positif Covid-19 Dirawat   |   20:00 . Unik, Layang-Layang Penis Terbang di Langit Ngasem   |   18:00 . New Normal: Persewaan Sound System Mulai Normal   |   17:00 . 1 Bulan, 2.296 Warga Bojonegoro Ikut Rapid Test Gratis   |   16:00 . Tim Basket Bojonegoro Bakal Latih Tanding dengan 3 Kabupaten   |   15:00 . Baznas Anggarkan R585 Juta Lebih untuk Beasiswa SD dan SMP   |   14:00 . 36 Siswa SMPN 4 Bojonegoro Dapat Beasiswa dari Baznas   |   13:00 . Pemkab Bojonegoro Gelar Pelatihan Pemulasaran Jenazah Covid-19   |   12:00 . Petani di Semambung Ikuti Sarasehan dan Penyemprotan Massal   |   11:00 . Tusuk Sate Masih Diminati Meski Jumlah Pembeli Menurun   |   08:00 . Kemarau Datang, Air Terjun Kedung Gupit Mengering   |   07:00 . Dampak Anak Nonton Youtube, Baik atau Buruk?   |   15:00 . Berkah Kurban Buat Pengepul Kulit Hewan   |   14:00 . Petani Bawang Merah di Klino Panen Raya   |  
Tue, 04 August 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 27 March 2018 15:00

Potensi Wisata, Komisi C Tinjau Kubur Kalang Malo

Potensi Wisata, Komisi C Tinjau Kubur Kalang Malo

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro melakukan kunjungan lapangan ke situs budaya kubur kalang di Desa Tanggir Kecamatan Malo Kabupaten Bojonegoro, Selasa (27/3/2018). Pasalnya lokasi itu dimungkinkan berpotensi menjadi wisata, jika dimanfaatkan dengan semaksimal mungkin.

Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro, Sally Atyasasmi menuturkan, kubur kalang adalah salah satu situs budaya bagian dari tradisi masyarakat pada masa purba megalitikum. Saat itu proses pemakaman dengan cara dikubur dan kemudian dikelilingi atau dipagar dengan batu-batu lempengan dan ditutup hingga bentuknya menyerupai peti.

"Ini bisa menjadi wisata geoherritage maupun wisata edukasi yang harus dijaga kelestariaannya," jelasnya.

Politisi perempuan Gerindra itu juga menyebut, letaknya ada di tengah hutan dan datarannya tinggi, sehingga akses menuju situs tersebut harus berjalan kaki. "Untuk menjadikan wisata, masih memerlukan banyak perawatan dan perbaikan akses jalan dan fasilitas umum," imbuh Sally.

Ditambahkan, situs tersebut lebih cocok untuk di explore sebagai wisata edukasi geoherritage bukan taman wisata. Pasalnya selain nilainya ada di situs kubur kalang itu sendiri, juga pada kisah suku kalang yang dulu bermukim.

"Itu yang harus dikemas dalam story telling, yang digunakan untuk promosi kepada penggemar geoherritage untuk berkunjung. Selain itu juga akses dan fasilitas umum yang belum memadai harus juga mendapat perhatian," pungkasnya. [zid/mu]

Tag : kubur kalang, situ budaya, budaya, kubur kalang bojonegoro, purba


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Monday, 20 July 2020 23:00

    Ultah 9 Tahun blokBojonegoro.com

    Inilah Juara Video Pendek New Normal

    Inilah Juara Video Pendek New Normal Sebanyak 50 video telah naik di saluran youtube blokBojonegoroTV sebagai peserta lomba video pendek dalam rangka 9 tahun blokBojonegoro.com....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 16 June 2020 19:00

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau Guna meningkatkan SDM petani, khususnya petani tembakau, Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro mengadakan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) tembakau di kelompok tani Sumber Rejeki, Desa Bulu, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat