09:00 . Sempat Bikin Heboh, Alat Berat JTB Sampai Lokasi   |   08:00 . Desa Bondol Punya Sentra Produk Kayu Jati   |   07:00 . Tips buat Orang Tua yang Merasa Sudah Over Protektif pada Anak   |   22:00 . Cuaca Tidak Menentu Petani Ngambon Pasrah   |   21:00 . Hujan Angin, Kota Bojonegoro Berduka   |   20:00 . Para Pemuda Harus Jadi Pelopor Persatuan Bangsa   |   19:00 . 5 Gapoktan di Ngambon Terima 9 Ton Benih Jagung Hibrida   |   18:00 . Hujan Gerimis, Rumah Warga ini Disambar Petir   |   17:30 . 4 Rumah Rusak dan 18 Pohon Tumbang Saat Hujan Angin   |   17:00 . Atap Rumah di Ledok Kulon Terbang Diterjang Angin Puting Beliung   |   16:00 . Pertamina Meraih Predikat Gold di Ajang BUMN CSR Award Bali 2019   |   15:00 . Hujan Angin, Puluhan Pohon Tumbang   |   14:00 . Barokah Sinergi Lintas Komunitas, NH Resmikan TPQ Pelosok Desa   |   13:00 . Pengurangan Pupuk Tidak Pengaruhi Kebutuhan Petani Bojonegoro   |   12:00 . Air Bengawan Solo Lebihi Batas Ambang Mutu   |  
Sun, 08 December 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 29 March 2018 11:00

Penemuan Bayi di Sungai Ngambon

Ha..! Tega, Sempat Tak Mengakui, Ibu Bayi Diamankan Polisi

Ha..! Tega, Sempat Tak Mengakui, Ibu Bayi Diamankan Polisi

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Pihak kepolisian tak perlu butuh waktu lama untuk mengamankan pelaku pembuangan bayi di tepi sungai Desa Karangmangu Kecamatan Ngambon Kabupaten Bojonegoro. Pasalnya Ibu bayi, LA (30), berhasil diamankan polisi meskipun sempat tidak mengakui darah dagingnya.

Baca juga [Miris, Dibuang Orang Tua, Kini Bayi Akan Diasuh Panti]

Kapolres Bojonegoro, AKBP Wahyu Sri Bintoro membebebarkan penemuan bayi berdasarkan informasi dari masyarakat yang mengetahui kardus di tepi sungai. Namun setelah didekati berisi bayi yang baru dilahirkan. Berdasarkan laporan tersebut petugas memeriksa beberapa saksi.

"Termasuk memeriksa yang dicurigai. Awalnya tidak mengakui, setelah tes urin dan pemeriksaan medis lainnya, ternyata betul beberapa hari sebelumnya melahirkan dan baru mengakui," jelasnya.

Dilanjutkan, dengan memeriksa rumah pelaku di bawah ranjang ditemukan kayu untuk menandai ari-ari yang dikuburnya. Selain itu petugas mengamankan barang bukti selembar kardus, kerudung warna hijau, popok, sarung bantal, kaos warna biru muda dan sebatang kayu pohon ketela. Serta dua sarung, dua celana, pembalut terdapat noda darah terbungkus plastik, sebuah daging ari ari bayi, baskom plastik dan cobek dari tanah liat.

"Pelaku terancam pasal 76 B Sub Pasal 76 C dan Pasal 80 (1), (4) Undang-Undang RI No. 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan atas Undang-Undang RI No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak. Dengan ancaman 5 tahun dan apabila perbuatan tersebut dilakukan oleh orang tuanya hukuman di tambah sepertiga," pungkasnya. [zid/mu]

Tag : buang bayi, pembuangan bayi, ngambon


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat