17:00 . Lestarikan Lingkungan DLH dan Muspika Tanam Ratusan Pohon   |   16:00 . Dinsos Dapat 500 Bantuan Kursi Roda, Berharap Tak Terpakai   |   14:00 . Begini Peran Keberadaan Posko Desa dalam Penanganan Covid-19 Secara Nasional   |   13:00 . Daerah Yang Masih Zona Oranye Harus Segera Berbenah   |   12:00 . BMKG Djuanda Prediksi Musim Hujan Selesai Dasarian II   |   11:00 . Peningkatan Kualitas Penanganan Jawa - Bali Berdampak Menekan Kasus Nasional   |   10:00 . Pasien Sembuh dari Covid-19 di Indonesia Terus Meningkat Menjadi 1.176 356 Orang   |   09:00 . Satgas Covid-19 Monitoring Strain Virus Baru   |   08:00 . Makin Pedas, Harga Cabai Rawit Tembus Rp105 Ribu Perkilogram   |   07:00 . 30 Persen Anak Muda Disebut Alami Kecanduan Smartphone, Ini Saran Pakar   |   05:00 . 3 Hari Berturut-turut Kasus Konfirmasi Positif di Bojonegoro 53 Orang   |   21:00 . Razia Kamar Kos, Dua Pasangan Diamankan, Satu Diantaranya Masih Pelajar   |   20:00 . Dinsos Tiadakan Pemberian Santunan Korban Covid-19 Meninggal Dunia   |   19:00 . Personil Binamulia Bantu Masyarakat Terdampak Bencana Banjir   |   18:00 . Asiknya Mancing di Embung Ngraden Kecamatan Padangan   |  
Sat, 06 March 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Nyamar Jadi Hidung Belang, Polsek Trucuk Ciduk Pekerja Seks

blokbojonegoro.com | Wednesday, 11 April 2018 08:00

Nyamar Jadi Hidung Belang, Polsek Trucuk Ciduk Pekerja Seks

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com -
Polisi Sektor (Polsek) Trucuk kembali menangkap dua pekerja seks (PS) yang menjajakan diri kepada pria hidung belang.

Kedua pekerja seks yang diamankan tersebut berinisial SAH 35 tahun warga Desa Margoagung Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro, dan P 49 tahun warga Desa Ngindeng Kecamatan Sawo Kabupaten Ponorogo.

Penangkapan itu terjadi pada Selasa (10/4/2018) malam, kedua pekerja seks tersebut ditangkap petugas yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Trucuk AKP. Wiwin Rusli, yang terlebih dahulu menyamar sebagai pria hidung belang. Kemudian kedua PS yang sedang menunggu pria hidung belang di teras rumah eks Lokalisasi Kalisari Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk itu langsung diamankan.

"Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) ini dalam rangka menciptakan situasi jelang Pilkada 2018," terang AKP. Wiwin Rusli.

Sebelum mengamankan langsung, petugas terlebih dahulu berbincang-bincang terkait tarif dalam sekali main, agar tidak curiga. Selang beberapa menit ngobrol, petugas langsung mendapatkan tawaran sekali main dengan tarif Rp100 ribu atau sampai pagi dengan tarif Rp200 ribu.

"Kita sengaja menyamar. Kalau pakai baju dinas, pasti mereka kabur atau menutup pintu", lanjut Kapolsek Trucuk AKP. Wiwin Rusli.

Kedua pekerja seks itu akan dikenai sangsi tindak pidana ringan (Tipiring) karena melanggar pasal 30 ayat (2a) jo Pasal 38 ayat (1) Perda Kabupaten Bojonegoro No 15 Tahun 2015 tentang prostitusi. Serta akan diproses lebih lanjut di Pengadilan Negeri Bojonegoro.

Selain mengamankan pekerja seks, Polsek Trucuk juga memgimbau kepada warga sekitar eks lokalisasi untuk turut menjaga ketertiban dan menjauhkan lingkungan sekitar dari perbuatan asusila. Sehingga bisa tercipta situasi yang tertib dan aman.

"Mari kita cegah praktek prostitusi dan kita ciptakan situasi yang aman dan kondusif, serta sebagai antisipasi penyebaran penyakit Aids", tutup Kapolsek Trucuk. [din/mu]

Tag : psk, banjarsari


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat