09:00 . Biasa Mangkal di Pasar dan Perempatan, 6 Anak Jalanan Diamankan   |   08:00 . Update Grafik Perkembangan Covid-19 di Jawa Timur dan Bojonegoro Per 3 April   |   07:00 . 6 Nasihat Terbaik untuk Sahabatmu yang Sedang Putus Cinta   |   06:00 . EMCL Berikan Alat Pencegahan Penyebaran Virus Corona   |   19:00 . Timsar Hentikan Pencarian Korban Tenggelam di Kedungbondo   |   18:00 . Sisir Sungai, Warga dan Tim SAR Cari Korban   |   17:00 . Total Ada 60 ODP dan 35 Orang Usai Pemantauan   |   16:30 . Warga Cari 2 Anak yang Tenggelam   |   16:00 . Mandi di Sungai, 2 Anak Kedungbondo Tenggelam   |   15:00 . Disperinaker Sidak Perusahaan di Bojonegoro   |   14:00 . Petugas Haji Sempat Khawatir Sepulang dari Surabaya   |   13:00 . Petugas Haji Bojonegoro yang Ikut Pelatihan di Surabaya Negatif Corona   |   12:00 . Pamit Buang Air Kecil, Warga Desa Jelu Ditemukan Gantung Diri   |   11:00 . Di Tengah Pandemi Corona, Sepasang Kekasih Diamankan di Kos   |   10:00 . Bantu Stok Darah PMI, Kodim Gelar Donor   |  
Sat, 04 April 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 28 April 2018 22:00

UKK Tolak 12 Permohonan Paspor TKI

Reporter : Muhammad Qomarudin
 
blokBojonegoro.com - Kantor Unit Kerja Keimigrasian (UKK) kelas I Tanjung Perak Bojonegoro menolak 12 permohonan paspor calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Penolakan itu lantaran kedua belas calon TKI  ingin berada di luar negeri, dengan cara tidak sesuai prosedur.
 
Belasan TKI non prosedural tersebut, teridentifikasi setelah petugas imigrasi melakukan wawancara saat pengajuan pembuatan paspor. Bahkan, para TKI itu tidak bisa menunjukkan tujuan jelas lokasi kerjanya secara pasti.
 
"Saat ditanya petugas mereka berbelit-belit dan memberi alasan-alasan yang tidak bisa kami terima," ungkap Kepala Penyelia UKK Kelas I Tanjung Perak Bojonegoro, Lando.
 
Bahkan, kebanyakan mereka berdalih ingin berlibur dan bekerja ke Malaysia. Tetapi, mereka tidak bisa menunjukkan lokasi kerja yang jelas dan sekaan akan hanya dijadikan alasan saja.
 
TKI non prosedural sendiri adalah calon pekerja yang melakukan proses pembuatan paspor secara independen. Artinya calon TKI tersebut tidak melalui Dinas Ketenagakerjaan ataupun Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI).
 
"12 TKI itu terdeteksi nonprosedural dan data tersebut berdasarkan pada bulan Februari sampai April 2018," lanjutnya kepada blokBojonegoro.com.
 
Walaupun demikian, mereka masih bisa melampirkan persyaratan umum sebagai imigrasi, tapi secara spesifikasi masih teridentifikasi tidak memenuhi syarat. Sehingga, mereka harus mengajukan persyaratan lain seperti tujuan yang jelas dan berapa lama tinggal di lokasi yang akan dituju tersebut.
 
"Mereka masih diberi kesempatan untuk membenahi persaratan yang belum dilengkapi dan sebelum dilengkapi, kita tidak dapat memprosesnya," terang Lando.
 
Sebab, kelengkapan data tersebut sangatlah penting untuk melindungi calon TKI di tempat asing. Sehingga, ketika mereka terkena masalah diluar negeri pihak imigrasi masih bisa menolong.[din/lis]

Tag : TKI, kerja, paspor


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 30 March 2020 12:00

    Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh

    Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh Petani Desa Tinumpuk, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro berhasil menanam waluh (labu kuning) tumpangsari dengan pohon pisang di tegalannya. Suparno bisa memanen waluh muda 40 buah setiap hari, karena sayuran...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat