18:00 . Ali Fauzi: Terorisme Bukan Hanya Terlihat dari Penampilan Fisik   |   17:00 . Pohon yang Ditebang, Akan Diganti dengan Jenis ini   |   16:00 . KIA di Bojonegoro Masih Tercetak 40 Persen   |   15:00 . Sering Nonton Film Porno, Kakek di Sukosewu Cabuli Anak 8 Tahun   |   14:00 . Siswa SMPLB Putra Harapan Raih Juara Pertama di Peparpenas 2019   |   13:00 . Pentingnya 3 Pilar di Era 4.0   |   12:00 . Pemkab Bojonegoro Ajukan UMK 2020 Sebesar Rp 2.016.720   |   11:00 . Mendorong Generasi Muda Menjadi Energi Penggerak Bangsa   |   10:00 . Awal Pekan, Harga Logam Mulia Naik Rp 1.000 per Gram   |   09:00 . Instalasi Unik, Bikin Pengunjung Geleng-Geleng   |   08:00 . Diduga Akibat Bediang, Rumah di Ngrejeng Terbakar   |   07:00 . Susu dan Makanan yang Harus Dihindari Sebelum Berolahraga   |   18:00 . Pergantian Antar Waktu DKR Kecamatan Kanor Resmi Dilantik   |   17:00 . Layanan Solar di Jawa Timur, Pertamina Pastikan Tersedia   |   16:00 . Usaha Keras Potong Pohon yang Tua   |  
Mon, 18 November 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 08 May 2018 09:00

Muhammad Rafifnafia Hertianto

Raih Nilai Memuaskan, Berkat Usaha dan Doa

Raih Nilai Memuaskan, Berkat Usaha dan Doa

Kontributor: Apriani

blokBojonegoro.com -
Mendapatkan prestasi sebagai peringkat pertama Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2018 di tingkat Provinsi Jawa Timur, sebenarnya bukan menjadi target bagi Muhammad Rafifnafia Hertianto. Namun, dia tentu bersyukur dengan hasil nilai yang memuaskan itu.

Bagi dirinya mendapatkan peringkat pertama merupakan sebuah hadiah karena rajin belajar dan berdoa.

"Tidak pernah membuat target yang tinggi, targetnya dapat lulus dengan nilai sesuai standart kelulusan itu saja, tidak pernah memiliki target sebagai peraih peringkat pertama," ujar siswa laki-laki yang lahir pada 11 Mei 2000 itu.

Selain rajin belajar, anak yang bertempat tinggal di Wisma Indah Timur, Kelurahan Ledokkulon, Kecamatan Kota Bojonegoro tersebut, juga mengimbangi dengan berdoa di setiap usaha-usaha yang ia lakukan.

"Belajar memang penting, akan tetapi yang lebih penting atau yang lebih utama adalah doa," terang siswa lulusan SMA Negeri 1 Bojonegoro tahun ini.

Sama halnya dengan siswa lainnya, saat mengerjakan soal ujian ia juga mengalami sebuah kesulitan. Kesulitan yang ia alami adalah saat mengerjakan soal Matematika. Saat itu, cerita Rafif, waktu ujian hampir habis, akan tetapi masih banyak soal-soal yang belum ia kerjakan, ditambah lagi pengawas ujian berada di sampingnya, hal itu membuat dirinya semakin panik.

"Karena waktu sudah mau habis, ada pengawas di samping saya, jadi saya isi sembarangan saja," imbuh anak terakhir dari dua bersaudara tersebut.

Selain belajar, dan berdoa. Menjalin hubungan pertemanan dengan teman-temannya juga sangat penting, supaya ada hubungan pertemanan yang harmonis. Sedangkan saat ia belajar sebelum UNBK, ia fokus mempelajari materi-materi dari kisi-kisi ujian yang ia miliki.

Siswa yang aktif dikegiatan ekstrakulikuler Olimpiade Sains Nasional (OSN) dan Karya Ilmiah Remaja (KIR), semasa sekolah selalu mendapatkan peringkat sepuluh besar di kelasnya. Dan kini, anak pasangan dari Tatok Heru dan Titik Budi Puji telah diterima sebagai mahasiswa baru di Universitas Gajah Mada dengan mengambil jurusan Hukum jenjang S1. [ani/lis]

Tag : nilai, tinggi, ips, sma, bojonegoro

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat