15:00 . 112 Santri Lirboyo Kediri Pulang Kampung   |   14:00 . Pemuda Kedungadem, Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Rumahnya   |   13:00 . Tingkatkan Stok Darah, PMI Bojonegoro Beri Paket Sembako Bagi Pendonor   |   12:00 . Hujan dan Derasnya Air Kali Kedung, Jembatan di Kedungbondo Ambrol   |   11:00 . Kabar Baik, ODP di Bojonegoro Tinggal 44 Orang   |   10:00 . Perjalanan Kereta Dikurangi, Ramai-ramai Batalkan Tiket   |   09:00 . Lawan Corona, Fatayat NU Kanor Khotmil Quran Online   |   08:00 . Pelantikan Kades Digelar Online   |   07:00 . Kehabisan Masker Sekali Pakai, Bolehkah Pakaikan Anak Masker Kain?   |   06:00 . Perjalanan Kereta Dikurangi, Ribuan Tiket Dibatalkan   |   22:00 . DPRD Pertanyakan Kesiapan Dinkes Tanggulangi Corona   |   21:00 . Gerakan #DiRumahAja Cenderung Setengah Hati, ini yang Bisa Dilakukan   |   20:00 . Sejumlah Komoditi Alami Penurunan Harga, ini Sebabnya   |   19:00 . Respon Instruksi Bupati, Pertamina EP Asset 4 Salurkan Bantuan ke Dinkes   |   18:00 . Gedung Pusdiklat Dander Bakal Jadi Rumah Sakit Sementara   |  
Tue, 31 March 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 12 May 2018 15:00

Kerajinan Toples Hias dari Kalitidu Merambah Pasar Nasional

Kerajinan Toples Hias dari Kalitidu Merambah Pasar Nasional

Reporter: Sutopo

blokBojonegoro.com - Nasib orang tak ada yang tahu, berawal dari coba-coba dengan membuat toples hias, kini jadi jutawan. Adalah Ahmad Sholeh (35) pria yang beralamat, Gang Sukaryo Dusun Kedungkeris, Desa Ngujo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro.

Kerajinan tangan yang ia beri nama  Asna Aksesoris itu bentuknya memang cantik. Yaitu, toples tempat cemilan atau jajanan ringan dilapisi kain dan berwarna warni dengan hiasa  boneka kecil. Hampir setiap hari, banyak orang datang ke rumahnya untuk membeli atau pun memesan terlebih dahulu, kerajinan tangan miliknya itu.

"Berawal  dari modal 100 ribu tepatnya  3 tahun  yang lalu. Alhamdulillah usaha masih berjalan hingga saat ini," kata Ahmad Sholeh kepada blokBojonegoro.com, Sabtu (12/5/2018) di kediamannya.

Kerajinan yang biasa disebut  flanel  toples karakter itu berhasil merambah hingga pasar nasiolal di luar pulau. Menurut dia, tahun ini pengiriman toples hiasnya sudah sampai di luar Jawa. Di antaranya Pulau Sumatra,  Kalimantan,  Lampung  dan Aceh serta Sulawesi.

Untuk harganya pun berfareatif tergantung modelnya. "Ada harga Rp40.000, 70.000, 90.000 bahkan sampai ada harga Rp250.000 per buah," ujar Ahmad sapaan akrabnya.

Selain toples kata dia, dirinya juga membuat kerajinan tangan lainnya. Di antaranya ada tempat minuman, ada jam hias, pensil hian dan lainnya. Berkat jerih payahnya kini dirinya sudah bisa mengembangkan usahnya dan membiaya beberapa karyawannya,

"Jumlah karyawan saya 3 orang semua adalah tetangga saya," tuturnya.

Selama ini, dirinya mempromosikan hasil karyanya itu dengan media sosial (medsos) seperti facebook, instagram, Whatshap. Dari situlah banyak yang menyukai hasil karyanya. [top/ito]

Tag : toples, kalitidu, ngujo


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 30 March 2020 12:00

    Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh

    Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh Petani Desa Tinumpuk, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro berhasil menanam waluh (labu kuning) tumpangsari dengan pohon pisang di tegalannya. Suparno bisa memanen waluh muda 40 buah setiap hari, karena sayuran...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat