08:00 . Mau Kerja dan Sekolah, Mampir Foto Dulu   |   07:00 . 3 Minuman yang Perlu Dibatasi Pemberiannya pada Balita   |   06:45 . Kerja Nanti Dulu, Foto Sekarang   |   06:30 . Sampai Baureno, Alat Jumbo JTB Jadi Tontonan   |   06:15 . Foto Bersama Alat Jumbo di Jembatan Timbang   |   06:00 . Alat Gas JTB Jadi Tontonan Warga   |   20:00 . Meningkat, Tahun 2019 Ada 3.223 Perkara di Pengadilan Agama   |   19:00 . EMCL dan Eksekutif-Legislatif   |   18:00 . EMCL Gelar Lokakarya Bareng Eksekutif dan Legislatif   |   17:00 . Kementrian ESDM Jelaskan Mekanisme Lifting   |   16:00 . IKIP PGRI Bojonegoro Jalin Kerjasama dengan Kemenag Bojonegoro   |   15:00 . Bruak....! Truk Tabrak Pohon   |   14:00 . Warga Resah Marak Tambang Pasir Liar di Bantaran Bengawan Solo   |   13:00 . Jalan Ditutup Pohon Roboh Karena Ditabrak Truk   |   12:00 . Diduga Ngantuk, Truk Hantam Pohon Sampai Roboh   |  
Fri, 06 December 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 17 May 2018 14:00

Anggaran Dipangkas, Setiap Cabor Tak Boleh Pasrah

Anggaran Dipangkas, Setiap Cabor Tak Boleh Pasrah

Reporter : Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com -
Dipangkasnya Anggaran menjadi Rp1.45 Miliyar, menjadikan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bojonegoro harus memutar otak. Sebab, anggaran yang seharusnya turun 3 Miliyar itu malah dipangkas 50 persen.

Dipangkasnya anggaran tersebut dipastikan berdampak dengan persiapan para atleet pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tahun 2019, yang juga Kabupaten Bojonegoro berperan sebagai tuan rumah.

Walaupun demikian, ketua Koni Kabupaten Bojonegoro, Lukman Wafi berharap kepada seluruh Cabang Olahraga (Cabor) tidak boleh pasrah. Sehingga, harus memaksimalkan beberapa even maupun latihan untuk mengukur kekuatan atlet.

"Saya berharap seluruh cabor tidak pasrah begitu saja dengan kondisi seperti ini dan tetap terus meningkatkan kemampuan," terang Lukman Wafi.

Selain itu, KONI juga meminta dukungan dari Komisi C DPRD Bojonegoro untuk mencari solusi agar anggaran tahun 2018 bisa turun seperti semestinya. Pasalnya, walapun anggaran tahun 2018 yang dipangkas bakal berdampak cukup besar terhadap Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) yang mana, menjadi persiapan para atlet untuk mengembangkan potensi yang ada.

"Sejauh ini kita sudah mengadakan puslatkab walaupun hanya beberapa cabang olahraga yang diambil dan tidak semuanya," lanjutnya kepada blokBojonegoro.com.

Ia juga berupaya pada P-APBN mendatang bisa merubah kembali pemangkasan anggaran Koni. Oleh karena itu, pihaknya menggandeng Komisi C sebagai patner terdekat Koni, yang juga bergerak dalam bidang keolahragaan.

"Mungkin P-APBN akan diselenggarakan pada bulan Juli. Sehingga, jika anggaran bisa kembali dirubah ketika itu, kita masih bisa menyelenggarakan Porkab pada bulan September maupun saat bersamaan dengan Hari Jadi Bojonegoro," pungkasnya.[din/ito]

Tag : koni, anggaran, olahraga


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 01 December 2019 17:00

    Pegawai Kemenag yang Hobi Pertanian (2)

    Demi Kesehatan Orang Tuanya, M. Nafi' Tanam Padi Organik

    Demi Kesehatan Orang Tuanya, M. Nafi' Tanam Padi Organik - Di dalam kehidupanya manusia tidak bisa terlepas dari sektor pertanian, baik secara langsung atau tidak. Produksi pertanian dengan arti luas merupakan kebutuhan primer yang mereka konsumsi sehari-hari....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat