22:00 . Diduga Akibat Obat Nyamuk, Rumah di Desa Banjaran Terbakar   |   21:00 . Bojonegoro Siaga Merah, Bupati Himbau Warga Tetap di Rumah   |   20:30 . 1 Positif Covid-19, Bojonegoro Zona Merah   |   20:00 . Harga Emas Antam Merosot Rp8.000 Per Gram   |   19:00 . Tinjau CPP Gundih, GM Pertamina EP Asset 4 Pastikan Kondisi Aman   |   18:00 . 5 Orang Selesai Pemantauan, 4 Tambahan ODP Baru di Bojonegoro   |   17:00 . Peringati Nisfu Sya'ban, Generasi Muda PPP Berbagi Sembako   |   16:00 . BPS Perpanjang Sensus Online Hingga 29 Mei 2020   |   14:00 . Bentuk Kepedulian Kapolres Kunjungi Posko di Perbatasan   |   13:00 . Kapolres Kunjungi Posko Covid-19 di Perbatasan   |   12:00 . Pasar Hewan Ditutup, Pedagang Kambing Pilih Jual Online   |   11:00 . CPP Gundih Terbakar, Pertamina EP Tangani Cepat   |   10:00 . Bersama PMI, Stikes Rajekwesi Amalkan Tri Dharma Perguruan Tinggi   |   09:00 . LIVE: Musrenbang Kabupaten Bojonegoro Tahun 2021   |   08:00 . Update Perkembangan Covid-19 Daerah Sekitar Bojonegoro Per 8 April   |  
Fri, 10 April 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 18 May 2018 11:00

Ternyata, Ngambon Bisa Jadi Pusat Penghasil Pisang

Ternyata, Ngambon Bisa Jadi Pusat Penghasil Pisang

Reporter: Sutopo
 
blokBojonegoro.com - Kecamatan Ngambon, Kabupaten Bojonegoro, terkenal dengan banyak lahan tadah hujan. Namun, siapa sangka tanah yang gersang ketika kemarau tersebut bisa berkah karena ditanami pisang.
 
Ya, pohon buah pisang, bisa kita temui hampir di setiap sudut pekarangan rumah warga setempat. Tak hanya pekarangan,  sebagian warga juga memanfaatkan kebun mereka untuk dijadikan budidaya tanam pohon pisang.
 
"Di sini merupakan daerah penghasil pisang. Banyak warga yang menanam pisang," kata Camat Ngambon, Muridan kepada blokBojonegoro.com, Jumat (18/5/2018) siang.
 
Diketahui, buah pisang sendiri memang mudah tumbuh di daerah setempat. Tumbuhan yang bernama latin musa paradisiaca itu tak membutuhkan pengairan yang banyak. Selain itu, juga tak membutuhkan perawatan yang ekstra.
 
Menurut Camat kelahiran 1966 itu, jika hasil panen pisang biasanya buahnya dijual belikan di Pasar Ngambon. Selanjutnya pisang-pisang tersebut di kirim dan dijual ke Surabaya.
 
Harga pisang sendiri, berfareasi, yaitu mulai dari Rp15.000 hingga Rp25.000 per tandan, tergantung jenis dan kualitas pisang. Bahkan, bisa lebih murah atau lebih mahal.
 
Di Kecamatan Ngambon, banyak sekali jenis pisang yang ditanam. Dari data yang terhimpun, jenis-jenis pisang itu natara lain, rojo lumut, rojo ketan, ambon (pisang ngambon), kepok, susu (pisang jambe),  samarinda dan lainnya.
 
"Pasar Ngambon biasanya adalah buka setiap hari legi (hitungan jawa). Di pasar banyak dijual pisang," tutur alumni APDN tahun 1990 itu. [top/lis]

Tag : Pisang, ngambon


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 30 March 2020 12:00

    Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh

    Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh Petani Desa Tinumpuk, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro berhasil menanam waluh (labu kuning) tumpangsari dengan pohon pisang di tegalannya. Suparno bisa memanen waluh muda 40 buah setiap hari, karena sayuran...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat