20:00 . Alat Jumbo JTB Terpanjang Kesulitan Belok   |   19:00 . Spot Petualang Menarik dan Menantang di Kota Migas Bojonegoro   |   18:00 . Mendebarkan, Aksi Barongsai - Leang Leong saat Imlek   |   17:00 . Kangen Bojonegoro? Intip Wisata, Budaya dan Keseniannya   |   16:00 . Serba-serbi Perayaan Imlek di Tahun 2020 Shio Tikus Logam   |   15:00 . Ciptakan Kader Militan, IPNU IPPNU Gedongarum Gelar Makesta   |   14:00 . Digelar 2 Hari, ini Rangkaian Alisco 2020   |   13:00 . Brimob Bojonegoro Ikut Amankan Perayaan Imlek   |   12:00 . Air Kali Pacal Meluap, Ratusan Rumah Terendam   |   11:00 . Meriah, Hari Ini Pembukaan Alisco 2020   |   10:00 . Wujudkan Ketahanan Wilayah, Koramil Kanor Gelar Karya Bakti   |   09:00 . Atraksi Barongsai Pukau Warga di Klenteng Hok Swie Bio   |   08:00 . Imlek, Mari Saling Menghormati Antar Sesama Pemeluk Agama   |   07:00 . Bagaimana Mengajarkan Anak bahwa Uang Bukan Jatuh dari Pohon?   |   06:00 . Alat Berat Parkir di Ngulanan   |  
Sun, 26 January 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 21 May 2018 06:00

Camat Ngambon, Muridan

Sempat Punya Cita-Cita Jadi Guru dan Pegawai

Sempat Punya Cita-Cita Jadi Guru dan Pegawai

Reporter: Sutopo

blokBojonegoro.com -
Menjadi pelayan publik seperti saat ini, mungkin tak pernah terbersit sebelumnya di benak Camat Ngambon, Muridan. Sejak kecil, pria kelahiran Bojonegoro, 28 April 1966 asal Desa Temu, Kecamatan Kanor itu mempunyai cita-cita menjadi orang yang berguna bagi nusa, bangsa, dan negara dengan menjadi guru.

"Selain guru, waktu kecil dulu cita-cita menjadi pegawai di kantor," ujar Camat yang mejabat di Kecamatan Ngambon sejak 2015 hingga sekarang ini.

Namun nasib hidup menentukan jalan yang sedikit berbeda. Alumni SMAN 1 Sumberejo itu, setelah menyelesaikan pendidian di Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN), mengawali karir di pada tahun 1993 sebagai mantri polisi (saat ini Polisi Pamong Praja atau Satpol PP).

Meski berbeda dengan cita-cita waktu kecil, namun bapak dari 2 anak itu selalu bersyukur dan menikmati perjalanan hidup sampai pada saat ini. Bagi dia, menjalani hidup haruslah bermanfaat bagi orang lain. Terlebih, dirinya sekarang merupakan seorang pelayan publik atau masyarakat. Sehingga, harus selalu memberikan pelayanan yang terbaik.

Tak hanya bermanfaat bagi orang lain, dalam hidup, kata dia, sebaiknya juga menjadi pribadi yang sederhana. Seperti halnya yang dilakukan di kampung halamannya. Meski menjadi pelayan masyarakat, namun tak melupakan kehidupan sosial.

"Di rumah aktif di jamaah tahlil dan  pengurus koperasi di lingkungan RT jamaah tahlil, Desa Temu. Prinsipnya menanamkan hidup yang sederhana. Bisa bermanfaat bagi sesama dalam kebaikan," tutur Muridan.

Cita-cita ke depan, lanjut Muridan, dirinya ingin mewujudkan Kecamatan Ngambon menuju kesejahteraan masyarakat melalui kerja keras dan memaksimalkan pontensi yang ada.

"Meningkatkan derajat masyarakat dengan pelayanan kesehatan yang ada di Ngambon dengan menggerakan kader (semacam penyuluh kesehatan) di Ngambon," harapnya.

Selain itu, dia juga berkeinginan untuk meningkat pendidakan bagi anak-anak di Ngambon. Agar mereka bisa tetap sekolah dan lulus minimal SMA (SLTA).  "Kami juga memberikan keterampilan seperti servis HP, membuat jajan dan lain-lain," terangnya. [top/ito]

Karir:

- 1993 Mantri Polisi
- Sekcam Kanor (2006-2011)
- Camat oktober 2011 - 2012
- Sekretaris DKP 2012- 2015
- Camat Ngambon 2015 - Sekarang

Tag : profil, camat, ngambon, muridan


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat