07:00 . Kunci Stamina Prima untuk Calon Pengantin   |   21:00 . Antisipasi Banjir, Pemkab Bojonegoro Gelar Pelatihan Anggota Satlinmas Desa   |   20:00 . Dalam Satu Hari, Damkar Bojonegoro Tangkap 4 Ular di Lokasi Berbeda   |   19:00 . Harga Cabai Rawit Melonjak Hingga Rp85 Ribu Per Kilogram   |   18:00 . Kades Kumpulrejo: Pilkades, Waspada Provokasi   |   17:00 . Puskesmas Ngraho Kenalkan Aplikasi Si Samin   |   15:00 . Setel Velg Tidak Pakai Lama   |   14:00 . 3 Kampung KB di Bojonegoro ini Layak jadi Percontohan   |   13:00 . Pelatihan Kerajinan Gedebok, Tingkatkan Kualitas dan Ekonomi   |   12:00 . Ada 1.296 Jamah Haji Bakal ke Tanah Suci Tahun 2020   |   10:00 . Diselesaikan Secara Kekeluargaan, Mbah Dul Enggan Kembali ke Rumah   |   09:00 . Tahun ini, 550 Ribu Benih Ikan Tawes ddan Nila Disebar di Embung   |   07:00 . Prediksi Tren Kecantikan 2020 dari Kaki Sampai Kepala   |   06:00 . Lagi Tren, Ini Resep Donat Lumer Bomboloni   |   21:00 . DLH Bojonegoro Gelar Pembinaan Bank Sampah   |  
Thu, 23 January 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 22 May 2018 10:00

Kemenag Pusat Rilis 200 Nama Mubaligh

Kemenag Bojonegoro Berharap 200 Nama Mubaligh Dievaluasi

Kemenag Bojonegoro Berharap 200 Nama Mubaligh Dievaluasi

Reporter: M. Safuan
 
blokBojonegoro.com - Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro mengaku selama ini tidak pernah diminta untuk menyetorkan nama-nama mubaligh atau penceramah yang ada di Kabupaten Bojonegoro, oleh Kementerian Agama Pusat. Padahal Kemenag Pusat telah merilis 200 nama mubaligh beberapa waktu lalu.
 
"Selama ini pihak Kemenag Bojonegoro tidak pernah menyetorkan nama mubaligh asal Bojonegoro ke Kementrian Pusat," kata Kepala Kemenag Bojonegoro, M. Syamsuri.
 
Kalaupun pihaknya disuruh menyetorkan nama-nama mubaligh, tentu Kemenag Bojonegoro siap. Terkait mubaligh Bojonegoro yang masuk rilis Kemenag Pusat, Kemenag Bojonegoro mengklaim tidak tahu.
 
"Kemungkinan mubaligh itu sudah sangat familier di kalangan masyarakat luas, jadi hal itu menjadi pertimbangan mubaligh asal Bojonegoro itu masuk dalam rilis mubaligh Kemenag pusat," terangnya kepada blokBojonegoro.com, Senin (22/5/2018).
 
Oleh karena itu, Kemenag Bojonegoro berharap agar nama 200 mubaligh yang telah ditetapkan tersebut dievaluasi kembali, agar tidak menimbulkan polemik di masyarakat.
 
"Saya harap direvisi kembali, karena ada beberapa kreteria yang harus dipenuhi bisa dikatakan mubaligh itu. Dan kita siap mendata," tandas Syamsuri. [saf/mu]

Tag : 200 mubaligh, kemnag pusat


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat