21:00 . Anggota DPR RI Ini Semprot Disinfektan dan Santuni Masyarakat   |   21:00 . Giliran Santri Lirboyo Kediri Pulang   |   20:00 . Pandemi Covid-19, Besok Bupati Lantik Calon Kades Terpilih Melalui Video Conference   |   19:00 . Putus Rantai Penyebaran Covid-19, Pemerintah Luncurkan Aplikasi 10 Rumah Aman   |   18:00 . Pemkab Tetapkan Perpanjangan Status KLB Non Alam Hingga 29 Mei 2020   |   17:00 . 7 ODP Baru, 2 Selesai Dalam Pemantauan   |   16:00 . Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field Berikan Paket Bantuan   |   15:00 . 112 Santri Lirboyo Kediri Pulang Kampung   |   14:00 . Pemuda Kedungadem, Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Rumahnya   |   13:00 . Tingkatkan Stok Darah, PMI Bojonegoro Beri Paket Sembako Bagi Pendonor   |   12:00 . Hujan dan Derasnya Air Kali Kedung, Jembatan di Kedungbondo Ambrol   |   11:00 . Kabar Baik, ODP di Bojonegoro Tinggal 44 Orang   |   10:00 . Perjalanan Kereta Dikurangi, Ramai-ramai Batalkan Tiket   |   09:00 . Lawan Corona, Fatayat NU Kanor Khotmil Quran Online   |   08:00 . Pelantikan Kades Digelar Online   |  
Wed, 01 April 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 22 May 2018 10:00

Kemenag Pusat Rilis 200 Nama Mubaligh

Kemenag Bojonegoro Berharap 200 Nama Mubaligh Dievaluasi

Kemenag Bojonegoro Berharap 200 Nama Mubaligh Dievaluasi

Reporter: M. Safuan
 
blokBojonegoro.com - Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro mengaku selama ini tidak pernah diminta untuk menyetorkan nama-nama mubaligh atau penceramah yang ada di Kabupaten Bojonegoro, oleh Kementerian Agama Pusat. Padahal Kemenag Pusat telah merilis 200 nama mubaligh beberapa waktu lalu.
 
"Selama ini pihak Kemenag Bojonegoro tidak pernah menyetorkan nama mubaligh asal Bojonegoro ke Kementrian Pusat," kata Kepala Kemenag Bojonegoro, M. Syamsuri.
 
Kalaupun pihaknya disuruh menyetorkan nama-nama mubaligh, tentu Kemenag Bojonegoro siap. Terkait mubaligh Bojonegoro yang masuk rilis Kemenag Pusat, Kemenag Bojonegoro mengklaim tidak tahu.
 
"Kemungkinan mubaligh itu sudah sangat familier di kalangan masyarakat luas, jadi hal itu menjadi pertimbangan mubaligh asal Bojonegoro itu masuk dalam rilis mubaligh Kemenag pusat," terangnya kepada blokBojonegoro.com, Senin (22/5/2018).
 
Oleh karena itu, Kemenag Bojonegoro berharap agar nama 200 mubaligh yang telah ditetapkan tersebut dievaluasi kembali, agar tidak menimbulkan polemik di masyarakat.
 
"Saya harap direvisi kembali, karena ada beberapa kreteria yang harus dipenuhi bisa dikatakan mubaligh itu. Dan kita siap mendata," tandas Syamsuri. [saf/mu]

Tag : 200 mubaligh, kemnag pusat


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 30 March 2020 12:00

    Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh

    Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh Petani Desa Tinumpuk, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro berhasil menanam waluh (labu kuning) tumpangsari dengan pohon pisang di tegalannya. Suparno bisa memanen waluh muda 40 buah setiap hari, karena sayuran...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat