11:00 . Hari Gizi, TK Aba Percontohan Gelar Festival Anak Sholeh   |   09:00 . Di Duga Korsleting Toko Bangunan di Ngasem Ludes Terbakar   |   08:00 . Tahu Lontong Mak Katinem, Rasa Khas Sejak Puluhan Tahun   |   07:00 . Waspada Kutu Air di Musim Hujan   |   20:00 . Alat Jumbo JTB Terpanjang Kesulitan Belok   |   19:00 . Spot Petualang Menarik dan Menantang di Kota Migas Bojonegoro   |   18:00 . Mendebarkan, Aksi Barongsai - Leang Leong saat Imlek   |   17:00 . Kangen Bojonegoro? Intip Wisata, Budaya dan Keseniannya   |   16:00 . Serba-serbi Perayaan Imlek di Tahun 2020 Shio Tikus Logam   |   15:00 . Ciptakan Kader Militan, IPNU IPPNU Gedongarum Gelar Makesta   |   14:00 . Digelar 2 Hari, ini Rangkaian Alisco 2020   |   13:00 . Brimob Bojonegoro Ikut Amankan Perayaan Imlek   |   12:00 . Air Kali Pacal Meluap, Ratusan Rumah Terendam   |   11:00 . Meriah, Hari Ini Pembukaan Alisco 2020   |   10:00 . Wujudkan Ketahanan Wilayah, Koramil Kanor Gelar Karya Bakti   |  
Sun, 26 January 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 23 May 2018 19:00

Hanya Pasrah, Suami-Istri Ini Sakit Tak Kunjung Sembuh

Hanya Pasrah, Suami-Istri Ini Sakit Tak Kunjung Sembuh

Kontributor: Imron Amirudin
 
blokBojonegoro.com - Semua orang pasti pernah merasakan sakit, baik itu sakit ringan atau berat yang membutuhkan waktu lama untuk penyembuhannya. Seperti salah satu keluarga di Dukuh Alasmati RT.01/RW.04, Desa Sudu Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro.
 
Sudah dua tahun ini, Rasimah terbaring di tempat tidur lantaran sakit yang dideritanya tak kunjung sembuh. Saat ditanya penyakit apa yang ia derita, Rasimah hanya menjawab campur-campur, seperti patah tulang dan juga sakit lambung.
 
"Sakit patah tulang juga lambung," jelasnya singkat saat terbaring di ranjang.
 
Awal mulanya, kata perempuan 50 tahun ini, ia terjatuh ketika mengambil padi di ladang, sejak saat itu hingga saat ini tak kunjung sembuh.
 
Dulu sempat dibawa ke RSUD dengan Jamkesda, lantaran waktu tunggu yang tak sebentar. Alhasil keluarga memilih dirawat di rumah, lantaran sang suami Masruh juga menderita sakit stroke ringan.
 
"Ya dirawat di rumah karena bapak juga sakit, tidak tahu seterusnya bagaimana," jelas ibu empat anak ini memelas.
 
Rasimah sendiri mempunyai empat anak, satu perempuan dan tiga laki-laki.
Sayang keempat anaknya tidak ada di rumah. Dua anaknya sudah menikah dan juga belum mapan, sedang dua anaknya lagi masih di pondok.
 
Sakit yang tak kunjung sembuh terkadang membuat Rasimah frustasi, dan tak jarang ia mengucapkan keinginannya untuk mengakhiri hidupnya.
 
"Ya Allah iki aku piye loro gak mari-mari, alok aku mati wae (ya Allah ini aku bagaimana sakit kok ga sembuh-sembuh, mendingan saya mati saja)," ucap Rasimah sambil menangis meratapi nasibnya.
 
Tak sedikit para tetangga berharap pemerintah turun tangan pemperhatikan hidup dan nasib rakyatnya, seperti keluarga Rasimah dan Masruh.Paling tidak bisa meringankan beban hidup yang diderita. [ron/col]

Tag : Penyakit, sakit, lansia


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat