21:00 . Banyak Pohon Tumbang, Ini Komentar DLH   |   20:00 . Cek Fakta Kebenaran Puting Beliung di Terminal Bojonegoro   |   19:00 . Gubernur dan Bupati Bantu Korban Puting Beliung   |   18:00 . Masya Allah...! Bojonegoro Darurat Bencana   |   17:00 . Khofifah Kunjungi Korban Puting Beliung di Bojonegoro   |   16:00 . Pekan Ini, Harga Cabai Berangsur Turun   |   15:00 . Lagi, Beredar Video Angin Puting Beliung Terjadi Bukan di Bojonegoro   |   14:00 . Puting Beliung Terjang 44 Desa di Bojonegoro, Kerugian 2,3 M   |   13:00 . Memilih Make Up Natural untuk Aktivitas Sehari-Hari   |   12:00 . Nonton Film Hanya Manusia   |   11:00 . Giliran Tuban dapat PPM dari Sahabat Pertamina   |   10:00 . Dua Hari Puting Beliung, Taksir Kerugian Rp2,3 M   |   09:00 . Diduga Ngantuk, Mobil Sedan Terjun ke Sungai Desa Banjarsari   |   08:00 . Lelang Jabatan 7 Kadin Dibuka   |   07:00 . Kenali 6 Khasiat Asam Jawa untuk Diabetes dan Pencernaan   |  
Wed, 13 November 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 23 May 2018 19:00

Hanya Pasrah, Suami-Istri Ini Sakit Tak Kunjung Sembuh

Hanya Pasrah, Suami-Istri Ini Sakit Tak Kunjung Sembuh

Kontributor: Imron Amirudin
 
blokBojonegoro.com - Semua orang pasti pernah merasakan sakit, baik itu sakit ringan atau berat yang membutuhkan waktu lama untuk penyembuhannya. Seperti salah satu keluarga di Dukuh Alasmati RT.01/RW.04, Desa Sudu Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro.
 
Sudah dua tahun ini, Rasimah terbaring di tempat tidur lantaran sakit yang dideritanya tak kunjung sembuh. Saat ditanya penyakit apa yang ia derita, Rasimah hanya menjawab campur-campur, seperti patah tulang dan juga sakit lambung.
 
"Sakit patah tulang juga lambung," jelasnya singkat saat terbaring di ranjang.
 
Awal mulanya, kata perempuan 50 tahun ini, ia terjatuh ketika mengambil padi di ladang, sejak saat itu hingga saat ini tak kunjung sembuh.
 
Dulu sempat dibawa ke RSUD dengan Jamkesda, lantaran waktu tunggu yang tak sebentar. Alhasil keluarga memilih dirawat di rumah, lantaran sang suami Masruh juga menderita sakit stroke ringan.
 
"Ya dirawat di rumah karena bapak juga sakit, tidak tahu seterusnya bagaimana," jelas ibu empat anak ini memelas.
 
Rasimah sendiri mempunyai empat anak, satu perempuan dan tiga laki-laki.
Sayang keempat anaknya tidak ada di rumah. Dua anaknya sudah menikah dan juga belum mapan, sedang dua anaknya lagi masih di pondok.
 
Sakit yang tak kunjung sembuh terkadang membuat Rasimah frustasi, dan tak jarang ia mengucapkan keinginannya untuk mengakhiri hidupnya.
 
"Ya Allah iki aku piye loro gak mari-mari, alok aku mati wae (ya Allah ini aku bagaimana sakit kok ga sembuh-sembuh, mendingan saya mati saja)," ucap Rasimah sambil menangis meratapi nasibnya.
 
Tak sedikit para tetangga berharap pemerintah turun tangan pemperhatikan hidup dan nasib rakyatnya, seperti keluarga Rasimah dan Masruh.Paling tidak bisa meringankan beban hidup yang diderita. [ron/col]

Tag : Penyakit, sakit, lansia

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat