20:00 . Hanya Ada 18 Siswa, di SD Ini Ada Kelas Tanpa Murid   |   19:00 . Bahagia Tidur di Kebun Pinggir Hutan Bersama Ternak   |   18:00 . Wakili Bupati, Staff Ahli Paparkan Faktor Pendukung Pembangunan Desa   |   17:00 . Hanya 1 Pendaftar CPNS Difabel, BKPP Tak Buka Kesempatan Lagi   |   16:00 . Stok Darah Melimpah, PMI Batasi Layanan DD di Tempat Umum   |   15:00 . Inilah Syarat dan Ketentuan Dana Pinjaman Bunga 0 Persen dari Pegadaian   |   14:00 . Pembangunan SDM 5 Tahun Kedepan Lebih Utama   |   13:00 . PMI Gelar Muskerkab untuk Meningkatkan Pelayanan   |   12:00 . Datangkan Ketua PBNU, IAI-UNUGIRI Perdalam Konsep Islam Nusantara   |   11:00 . EMCL Gelar Lokakarya dan Peluncuran Program Pembangunan Desa Berwawasan Kependudukan   |   10:00 . Warga Nglampin Berharap Jalan Segera Diperbaiki   |   09:00 . 2019, Jilbab Waterproof Jadi Idola Kaum Hawa   |   08:00 . Tiga Minggu UMK Ditetapkan, Disperinaker Belum Terima Penangguhan   |   07:00 . 5 Kebiasaan yang Dapat Merusak Gigi Anak   |   00:00 . Wabup Kunjungi Museum Petroleum Geo Heritage Wonocolo   |  
Tue, 10 December 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 27 May 2018 15:00

Ramadan, Es Cincau Purwosari Laris Manis

Kontributor: Imron Amirudin

blokBojonegoro.com -
Saat sore menjelang waktu berbuka di mana puasa berakhir, masyarakat menyiapkan hidangan aneka macam mulai dari yang segar-segar seperti es hingga yang mengenyangkan perut seperti gorengan.

Tentu hal itu menjadi ladang bisnis bagi mereka yang bisa menangkap peluang, salah satunya Baker, yang berdagang es cincau di pasar Desa/Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro saat sore hari. Mulai pukul 15.00 Wib, Baker sudah bersiap membuka lapak dagangan bersama pedagang lain.

"Alhamdulillah Ramadan ini es cincau saya laris manis, semoga makin berkah," kata Baker menerangkan.

Ramadan ini, Cak Baker sapaan akrabnya, menambah jumlah dagangannya lantaran permintaan dari masyarakat tinggi. "Ini saya tambah, seumpama biasanya 5 kilogram cincau ya sekarang jadi 10 hingga 15 kilogram," katanya.

Tentu kondisi seperti ini selalu dinanti-nanti para pedagang baik yang berjualan takjil, es, maupun yang lainnya. "Alhamdullilah dengan penghasilan ini, mudah mudahan bisa mencukupi keluarga," jelas Baker. [ron/ito]

Tag : es, cincau, hijau


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat