00:00 . Ikuti GPS, Truk Pasir 40 Ton Buat Jembatan Ambruk   |   23:00 . Ketua PBNU: Tak Harmonisnya Agama dan Budaya Penyebab Konflik Timur Tengah   |   22:30 . Di Kecamatan Gondang, 3 Rumah Roboh Disapu Angin Kencang   |   22:00 . Gara-gara GPS, Truk Pasir Buat Jembatan Ambruk   |   21:30 . Ansor Sumberejo Berduka, Banser Terbaik Gugur   |   21:00 . Hujan Disertai Angin Kencang Landa 17 Desa di 4 Kecamatan   |   20:00 . Detik-detik Pohon Tumbang Hampir Timpa Kendaraan   |   19:30 . Dihantam Mobil, Warga Sambongrejo Meninggal Seketika   |   19:00 . Tangkal Paham Radikal, IAI-UNUGIRI Bumikan Islam Nusantara Melalui Seminar Nasional   |   18:30 . Dinding Pemkab Terkelupas dan Teras Taman Rajekwesi Ambruk   |   18:00 . Penampakan Gedung Pemkab, Pasca Disapu Angin   |   17:30 . Lagi, Hujan Disertai Angin Porak-porandakan Kota Bojonegoro   |   17:00 . Disapu Angin Gedung Pemda Kocar Kacir   |   11:00 . UKM Sinergi Belajar Jurnalis Bareng bB   |   10:00 . Berburu Sinyal di Atas Bukit   |  
Thu, 12 December 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 28 May 2018 07:00

Minum Jus Buah Tiap Hari Tingkatkan Potensi Obesitas pada Anak

Minum Jus Buah Tiap Hari Tingkatkan Potensi Obesitas pada Anak

Reporter: -

blokBojonegoro.com -
Anak-anak yang mengonsumsi jus buah saat sarapan cenderung mengalami obesitas.

Jus -meski dianggap sebagai pilihan yang sehat, justru dapat berakibat buruk bagi kesehatan anak-anak. Ini terjadi karena kandungan gula di dalamnya.

Oleh karena itu, pakar kesehatan menyarankan agar orangtua tidak mengganti buah-buhan segar dengan jus sebagai menu sarapan anak-anak.

Dilansir laman the Independent, riset dari Medical University of Vienna telah membuktikan kesimpulan ini.

Terungkap bahwa anak-anak yang mengonsumsi jus jeruk atau apel saat sarapan, 50 persen lebih potensial untuk mengalami kelebihan berat badan.

Sebaliknya, mereka yang mengonsumsi air putih mengalami penurunan risiko obesitas hingga 40 persen.

Selain itu, riset juga membuktikan, melewatkan sarapan juga berefek sama karena membuat anak-anak lebih mungkin untuk "ngemil" di siang hari.

Riset ini telah dipublikasikan dalam the European Congress on Obesity di Vienna.

Untuk mendapatkan hasil yang akurat, periset meneliti kebiasaan sarapan 652 anak-anak berusia 13 tahun.

Sebagian besar jenis makanan memang tidak memiliki hubungan yang jelas dengan berat badan.

Tapi, periset menemukan mereka yang mengonsumsi jus buah lebih dari tiga kali seminggu 50 persen lebih potensial mengalami kelebihan berat badan, bahkan obesitas.

Hasil riset juga membuktikan, mereka yang sarapan memiliki bobot tubuh rata-rata satu kilogram lebih ringan, daripada mereka yang melewatkan sarapan.

Menurut peneliti, hasil riset ini bukan bermaksud membuktikan jika jus buah tak memiliki manfaat apapun bagi kesehatan anak-anak.

"Kami tertarik untuk mempromosikan manfaat jus buah karena memang memiliki vitamin dan mineral, dan jus juga mengandung banyak serat."

Demikian dikatakan Aisling Pigott, pakar diet anak dari Pigott, British Dietetic Association.

Namun menurut Aisling Pigott, mengonsumsi jus buah dalam jumlah besar tak akan memberikan manfaat tambahan.

Oleh karena itu, sebaiknya jus buah ini dikonsumsi dalam jumlah kecil.

Pigott juga menyarankan agar orangtua menambahkan air saat membuat jus untuk anak-anaknya.

Rasio terbaik antara jus buah dan air untuk konsumsi anak-anak adalah 1:4, satu bagian untuk buah dicampur empat untuk air.

Sementara itu, mereka yang berusia lebih dewasa bisa mengggunakan rasio 0,5:0,5.


Sumber: https://lifestyle.kompas.com/read/2018/05/27/160000720/
minum-jus-buah-tiap-hari-tingkatkan-potensi-obesitas-pada-anak

Tag : makan, buah, anak, obesitas


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat