06:00 . Lagi Tren, Ini Resep Donat Lumer Bomboloni   |   21:00 . DLH Bojonegoro Gelar Pembinaan Bank Sampah   |   20:00 . Salah Faham, Klarifikasi Kakek yang Diusir Karena Beda Pilihan Calon Kades   |   19:00 . Polemik Pengusiran Kakek Asal Kumpulrejo Hanya Salah Faham   |   18:30 . HUT, Bupati Bersama Pengurus PDIP Ziarohi Bung Karno   |   18:00 . Tingkatkan Minat Baca, Siswa SLB Kunjungi Perpusda   |   17:30 . Beda Pilihan Calon Kades, Kakek Diusir   |   17:00 . Musim Hujan, Disnakkan Minta Peternak Unggas Perlu Waspada 2 Penyakit ini   |   16:00 . BKPP: Status SN Masih Diberhentikan Sementara   |   15:00 . Tak Kunjung Turun, Harga Cabai Malah Melambung Hingga Rp72.000 per Kilogram   |   14:00 . Diduga Beda Pilihan Pilkades, Kakek 80 Tahun Diusir dari Rumah   |   13:00 . Talkshow: Cerita Inspiratif Founder Drone Emprit Asal Desa - Part 2   |   12:00 . Pemkab Bojonegoro Bakal Gelar Tes Simulasi CAT CPNS   |   11:00 . 3 Lowongan Kepala Dinas Masih Sepi Pendaftar   |   10:00 . 2019 Target Pengunjung Perpusda Terpenuhi Dominasi Usia 17-25 Tahun   |  
Wed, 22 January 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 31 May 2018 14:00

Sidak, Petugas Temukan Makanan Terindikasi Boraks dan Formalin

Sidak, Petugas Temukan Makanan Terindikasi Boraks dan Formalin

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Petugas gabungan yang terdiri dari sejumlah anggota Kepolisian, Satpol PP, Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Kesehatan Bojonegoro menemukan makanan tak layak konsumsi dan mengandung bahan berbahaya seperti boraks dan formalin yang beredar di Pasar Tradisional Kalitidu Bojonegoro. Makanan dan minuman tak layak konsumsi itu ditemukan saat inspeksi mendadak.

Makanan yang teriNdikasi mengandung bahan berbahaya seperti pentol dan kerupuk langsung disita petugas. Tak hanya itu saja, petugas juga menemukan ikan bakar yang mengandung formalin dan jenis bahan pengawet berbahaya lainnya.

"Kita langsung sita untuk dijadikan sample produk uji laboratorium," terang salah satu satgas pangan Bojonegoro, Ahmad Jupari.

Selain itu, satgas pangan juga menemukan bahan pengawet di bahan pokok garam. Namun ini masih masuk indikasi, sehingga masih akan melakukan uji lab terlebih dahulu untuk memastikan. Namun penemuan tersebut hanya di temukan pada satu atau dua pedagang saja.

"Untuk memastikanya lebih lanjut kita tetap akan mengujinya terlebih dahulu, jika benar adanya kita akan sita semua," tutur Jupari.

Setelah diadakanya inspeksi mendadakan tersebut dirinya berharap tidak ada lagi makanan dan minuman yang mengandung zat berbahaya yang beredar. Namun, jika nanti masih saja ada yang bandel menjualnya, tim satgas akan bertidak dengan menyegel toko yang menjual zat-zat makanan berbahaya.

"Kita bersikap tegas karena ingin memberikan rasa aman kepada konsumen atau masyarakat, agar mereka tidak sakit setelah mengkonsumsinya," tutup Jupari.[din/lis

Tag : bpom, makanan


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat