16:00 . 896 Pegawai dari 19 OPD di Bojonegoro Ikuti Rapid Test   |   15:00 . Agustus 2020, Pemkab Hanya Keluarkan SE Pemasangan Umbul-umbul dan Bendera   |   14:00 . Tak Lakukan Daftar Ulang, Peserta Tes SKB Dipastikan Gugur   |   13:00 . Warga Margomulyo Ditemukan Meninggal di Bengawan   |   12:00 . ESJC Bakorwil Sediakan Fasilitas Internet Gratis Pembelajaran Online   |   11:00 . Hobi Crafter, Kini Sukses Tekuni Usaha Backdrop   |   07:00 . Nasihat Ahli untuk Para Jomblo Menghadapi Kesepian di Masa Pandemi   |   21:00 . Ada 2 Orang Sembuh, 3 Pasien Dinyatakan Positif   |   20:00 . Usaha Kerupuk Girut, Pelanggan Hingga Luar Daerah   |   19:00 . RUPS Pemkab dan PT SER Sepakati Direktur Baru PT ADS   |   18:00 . PMI Serahkan Bantuan untuk 15 Ponpes dan 9 Sibat Desa   |   16:00 . Diduga Depresi, Pasien Shelter PPKS Dinsos Bojonegoro Melarikan Diri   |   15:00 . Sidang Perdana Gugatan PI Blok Cepu Ditunda, ini Sebabnya...   |   14:00 . Pandemi Covid-19, Pengangguran di Bojonegoro Capai 39.182 Orang   |   13:00 . Ini Daftar Harga Kebutuhan Pokok Usai Idul Adha   |  
Wed, 05 August 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 31 May 2018 14:00

Sidak, Petugas Temukan Makanan Terindikasi Boraks dan Formalin

Sidak, Petugas Temukan Makanan Terindikasi Boraks dan Formalin

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Petugas gabungan yang terdiri dari sejumlah anggota Kepolisian, Satpol PP, Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Kesehatan Bojonegoro menemukan makanan tak layak konsumsi dan mengandung bahan berbahaya seperti boraks dan formalin yang beredar di Pasar Tradisional Kalitidu Bojonegoro. Makanan dan minuman tak layak konsumsi itu ditemukan saat inspeksi mendadak.

Makanan yang teriNdikasi mengandung bahan berbahaya seperti pentol dan kerupuk langsung disita petugas. Tak hanya itu saja, petugas juga menemukan ikan bakar yang mengandung formalin dan jenis bahan pengawet berbahaya lainnya.

"Kita langsung sita untuk dijadikan sample produk uji laboratorium," terang salah satu satgas pangan Bojonegoro, Ahmad Jupari.

Selain itu, satgas pangan juga menemukan bahan pengawet di bahan pokok garam. Namun ini masih masuk indikasi, sehingga masih akan melakukan uji lab terlebih dahulu untuk memastikan. Namun penemuan tersebut hanya di temukan pada satu atau dua pedagang saja.

"Untuk memastikanya lebih lanjut kita tetap akan mengujinya terlebih dahulu, jika benar adanya kita akan sita semua," tutur Jupari.

Setelah diadakanya inspeksi mendadakan tersebut dirinya berharap tidak ada lagi makanan dan minuman yang mengandung zat berbahaya yang beredar. Namun, jika nanti masih saja ada yang bandel menjualnya, tim satgas akan bertidak dengan menyegel toko yang menjual zat-zat makanan berbahaya.

"Kita bersikap tegas karena ingin memberikan rasa aman kepada konsumen atau masyarakat, agar mereka tidak sakit setelah mengkonsumsinya," tutup Jupari.[din/lis

Tag : bpom, makanan


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Monday, 20 July 2020 23:00

    Ultah 9 Tahun blokBojonegoro.com

    Inilah Juara Video Pendek New Normal

    Inilah Juara Video Pendek New Normal Sebanyak 50 video telah naik di saluran youtube blokBojonegoroTV sebagai peserta lomba video pendek dalam rangka 9 tahun blokBojonegoro.com....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 16 June 2020 19:00

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau Guna meningkatkan SDM petani, khususnya petani tembakau, Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro mengadakan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) tembakau di kelompok tani Sumber Rejeki, Desa Bulu, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat